Kamis, 02 November 2017

Dinas Pendidikan Gowa dan Kejari Gowa, Gelar Sosialisasi Bahaya Obat PCC Ataupun Obat Daftar G di Sekolah-Sekolah

Tags



BN Online, Gowa----Mengantisipasi bahaya peredaran obat Paracetamol Cafein Carisprodol (PCC)dilingkungan sekolah, dinas pendidikan Kabupaten Gowa melakukan Sosialisasi di sekolah-sekolah bersama Kejari Gowa.

Kepala dinas Pendidikan Kab.Gowa DR.Salam M.Pd, Kamis (02/11/17), mengatakan kami telah mengambil langkah-langka cepat dalam rangka mengantisipasi beredaran obat PCC, Obat Daftar G ataupun Isap lem dikalangan pelajar, khususnya di sekolah yang ada di Kab.Gowa.

“Pihak sekolah diperintahkan untuk meggelar Sosialiasi di Bulan Oktober lalu, dengan melibatkan Kepala sekolah, Guru serta kerja sama dengan Kejari Gowa.

Selain sosialisasi pihaknya melakukan pemahaman bahaya obat PCC ataupun obat daftaf G untuk tidak dikonsumsi sembarang, tanpa resep dokter.

"Seperti di ketahui pada bulan kemarin 7 pelajar di Gowa kedapatan menghisap lem, tentu menjadi perhatian penuh oleh semua Steck Holder ataupun pihak kepolisian di Kabupaten Gowa.

Lanjut, Kadis Pendidikan, DR Salam, ini menurut sudut pandang pendidikan tujuan akhirnya adalah target utama bagaimana meningkatkan kualiatas mutu pendidikan siswa. Dalam mewujudkan itu banyak tantangan-tantangan di hadapi termasuk dihadapi interaksi terhadap anak didik bagaimana mencegah bahaya narkoba.

" Dengan hal tersebut kejari Kab.Gowa, Dinas Pendidikan secara massif melakukan Door To door ke sekolah-sekolah melakukan sosialisasi. Program utama sistim persekolahan berbasis lingkungan, diantaranya Linkungan Sehat, bersih dan lingkungan astistik (Berseni) untuk mencegaj bahaya dampak obat-obat terlarang tadi.

Harapan saya selaku Kadis Pendidikan Kab.Gowa,  pihak sekolah berkewajiban termasuk guru untuk setiap saat melakukan pembinaan dan pengawasan termasuk hal-hal tersebut, dan kami tidak teloril anak yang menggunakan alat semacan itu," imbuhnya.



Editor : BN | Sulsel | Dny


News Of This Week