Jumat, 30 Oktober 2026

Perkuat Soliditas dan Budaya Sehat, Rutan Bantaeng Ikuti Lomba Jalan Sehat Antar Instansi


BN Online Bantaeng, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantaeng menunjukkan komitmen nyata dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan kerja. Hal ini dibuktikan melalui partisipasi aktif jajaran pegawai beserta peserta magang dalam kompetisi kebugaran antarinstansi berupa jalan sehat sejauh 1,6 kilometer, Jumat (30/10/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini berlangsung dengan penuh antusias. Rute yang telah ditentukan dilalui dengan semangat kebersamaan, menjadikan momen ini bukan sekadar kompetisi fisik, melainkan ajang mempererat tali silaturahmi dan kekompakan antarwarga Rutan.


Dalam pelaksanaannya, Rutan Bantaeng juga mengadopsi pemanfaatan teknologi digital. Seluruh aktivitas fisik peserta dipantau dan dicatat melalui aplikasi SATUSEHAT. Langkah ini merupakan bentuk dukungan instansi terhadap gerakan nasional pemanfaatan teknologi untuk pemantauan kesehatan masyarakat.


Kepala Rutan Bantaeng, Ambo Asse A., menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis lebih dari sekadar olahraga. Menurutnya, kebugaran jasmani adalah fondasi utama dalam menunjang produktivitas kerja.


"Menjaga kebugaran bukan hanya kebutuhan pribadi, tetapi bagian dari upaya kita membangun sumber daya manusia yang sehat, disiplin, dan profesional. Kondisi tubuh yang prima akan mendukung setiap jajaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan pemasyarakatan secara optimal," ujar Ambo Asse di sela kegiatan.


Ambo Asse berharap, semangat sportivitas dan solidaritas yang terbangun saat jalan sehat ini dapat terimplementasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Ia menginginkan kegiatan semacam ini terus membudaya dan menjadi agenda rutin untuk menjaga kesehatan mental maupun fisik seluruh pegawai.


Melalui partisipasi ini, Rutan Bantaeng menegaskan posisinya sebagai instansi yang peduli terhadap kesejahteraan pegawai, sekaligus berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang produktif, solid, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Rabu, 28 Oktober 2026

Rutan Bantaeng Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Kalapas Bantaeng Tekankan Pentingnya Tindakan Nyata dan Persatuan


BN Online Bantaeng, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantaeng menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu (28/10/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat di lapangan upacara Rutan Bantaeng ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat nasionalisme dan meneguhkan komitmen kebangsaan di lingkungan pemasyarakatan.


Upacara tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai Rutan Bantaeng, perwakilan dari Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II TPI Bantaeng, serta perwakilan warga binaan pemasyarakatan. Kehadiran warga binaan dalam upacara ini menjadi simbol bahwa semangat persatuan dan cinta tanah air melekat pada setiap individu, tanpa memandang latar belakang atau status hukum.


Kepala Rutan Bantaeng, Ambo Asse A, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan amanat bahwa peringatan Sumpah Pemuda tidak boleh sekadar menjadi rutinitas seremonial tahunan. Ia menekankan bahwa esensi dari ikrar pemuda 1928 harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan karakter yang tangguh.


“Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 mengingatkan kita bahwa masa depan Indonesia dibangun melalui karakter, persatuan, dan kontribusi nyata. Kita membutuhkan generasi yang mencintai tanah air, tidak mudah menyerah dalam berjuang, serta memiliki empati terhadap kesulitan sesama. Nilai-nilai tersebut harus berjalan selaras demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju,” tegas Ambo Asse A dalam amanatnya.


Lebih lanjut, Ambo Asse mengajak seluruh insan pengayoman di Rutan Bantaeng untuk menginternalisasi semangat pemuda ke dalam etos kerja sehari-hari. Ia menyoroti pentingnya kedisiplinan, sinergitas antar-jabatan, serta keharmonisan lingkungan kerja sebagai fondasi dalam menjalankan tugas pemasyarakatan yang profesional.


“Sinergitas yang kita bangun hari ini, termasuk kolaborasi dengan pihak Imigrasi, adalah wujud nyata dari persatuan. Mari kita jadikan semangat ini sebagai landasan untuk menciptakan lingkungan rutan yang aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.


Rangkaian upacara diakhiri dengan doa dan foto bersama, menyisakan harapan agar api semangat Sumpah Pemuda terus menyala. Rutan Bantaeng berharap momentum ini mampu menginspirasi warga binaan untuk memperbaiki diri dan memotivasi petugas untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

Bupati Bantaeng Ikuti Verifikasi Lapangan PUG KemenPPPA, Tegaskan Komitmen Kesetaraan Gender


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, mengikuti Verifikasi Lapangan Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia. Kegiatan yang digelar secara daring ini bertempat di Mall Pelayanan Publik Bantaeng, Rabu (28/10/2026).


Turut hadir mendampingi orang nomor satu di Bantaeng tersebut, Ketua Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak (YBH PA) Bangkit Bantaeng, Putri Fatima Nurdin.


Kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin ini menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng terus berkomitmen mengintegrasikan prinsip kesetaraan gender dalam setiap tahap pembangunan. Mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi.


"Kami menyadari bahwa pengarusutamaan gender adalah salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengurangi kesenjangan, serta mendorong partisipasi aktif seluruh warga dalam pembangunan daerah," ujar Bupati Bantaeng.


Sebagai kepala daerah termuda di Sulawesi Selatan, Uji Nurdin menambahkan bahwa melalui kegiatan verifikasi lapangan ini, ia berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai capaian, tantangan, maupun peluang yang ada di lapangan.


"Masukan dan rekomendasi dari Tim Verifikasi akan menjadi bahan berharga bagi kami untuk memperbaiki dan memperkuat implementasi Pengarusutamaan Gender di masa mendatang," tambahnya.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng juga secara khusus meminta arahan dari Tim Verifikasi KemenPPPA guna menyempurnakan penyelenggaraan PUG di Kabupaten Bantaeng pada tahun-tahun berikutnya.


"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Verifikasi atas kehadiran dan dedikasinya. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat yang optimal bagi kemajuan Kabupaten Bantaeng," pungkasnya.


Komitmen ini menunjukkan keseriusan Pemkab Bantaeng dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inklusif dan responsif gender demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat di daerah tersebut.


Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Bupati Bantaeng: Kemajuan Sejati Berawal dari Kualitas Manusia


BN Online Bantaeng, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 Tahun 2026. Acara berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Bantaeng, Rabu (28/10/2026).


Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, bertindak selaku inspektur upacara. Peringatan tahun ini mengusung tema "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia", yang dimaknai sebagai panggilan bagi generasi muda untuk terus berkontribusi bagi bangsa.


Dalam sambutannya, Bupati membacakan teks Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Ia menekankan bahwa esensi Sumpah Pemuda tidak boleh hanya menjadi ritual tahunan, melainkan harus terinternalisasi dalam jiwa setiap anak muda.


“Semangat itu harus terus hidup. Bukan hanya dalam ingatan kita, tetapi juga dalam karakter setiap generasi penerus bangsa,” tegas Fathul Fauzy membacakan pesan Menpora.


Lebih lanjut, disampaikan bahwa tolak ukur kemajuan sebuah bangsa tidak semata-mata terletak pada infrastruktur fisik.


“Pembangunan Indonesia tidak semata-mata diukur dari kemegahan gedung, kecanggihan teknologi, ataupun melimpahnya kekayaan. Lebih dari itu, kemajuan sejati berawal dari kualitas manusia, karakter, serta kecintaan terhadap tanah air,” tambahnya.


Momentum ini juga dijadikan ajang untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mewujudkan Indonesia yang maju.


Pemkab Bantaeng mengajak para pemuda untuk menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan dalam berkarya, baik di tingkat daerah maupun nasional.


Upacara peringatan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat strategis. Tampak hadir Kapolres Bantaeng AKBP Andi Mayasari Patongai, Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng Hadi Sukma Siregar, serta Dandim 1410 Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis.


Selain itu, acara juga dihadiri oleh para Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, Lurah, perwakilan organisasi kepemudaan (OKP), serta para pelajar se-Kabupaten Bantaeng.

Bupati Bantaeng Lepaskan 19 Atlet PELTI Bantaeng ke Kejuaraan Nasional IMTC Piala Ketua PELTI Sulsel


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Bina Prestasi (BINPRES) Persatuan Lawn Tennis Indonesia (PELTI) Kabupaten Bantaeng. Acara pelepasan berlangsung di Lapangan PELTI Bantaeng, Selasa (27/10/2026).


Sebanyak 19 atlet tenis muda Kabupaten Bantaeng diberangkatkan untuk berkompetisi di Kejuaraan Nasional IMTC Piala Ketua PELTI Sulawesi Selatan. Kompetisi yang diselenggarakan oleh PELTI Provinsi Sulawesi Selatan ini diikuti oleh perwakilan pengurus cabang PELTI dari berbagai daerah di Sulsel, serta menjadi ajang strategis untuk pembinaan dan pengembangan kemampuan atlet tenis kelompok umur.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi tinggi kepada para atlet muda yang akan membawa nama baik daerah. Ia menekankan bahwa pembinaan atlet usia dini merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi olahraga yang berprestasi di masa depan.


"Saya merasa bangga kepada adik-adik atlet yang akan berangkat bertanding hari ini. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang terus memberikan dukungan, serta seluruh pengurus dan pelatih PELTI yang telah membina atlet-atlet kita selama ini," ujarnya.


Bupati menambahkan, Pemerintah Daerah berkomitmen memberikan perhatian serius terhadap pengembangan potensi olahraga, termasuk pembinaan tenis sejak usia dini. Menurutnya, para atlet muda sangat membutuhkan dukungan dan kesempatan untuk mengasah kemampuan melalui berbagai kompetisi.


"Saya akan terus memberikan dukungan dan hadir untuk melepas calon-calon atlet masa depan Kabupaten Bantaeng. Mudah-mudahan keikutsertaan dalam kejuaraan ini dapat memberikan pengalaman, meningkatkan kemampuan, dan melahirkan prestasi yang membanggakan bagi daerah," tambahnya.


Keikutsertaan 19 atlet ini diharapkan menjadi momentum bagi para petenis muda Bantaeng untuk mengukur kemampuan, memperluas pengalaman bertanding, serta membangun mental juara dan semangat sportivitas dalam menghadapi lawan dari berbagai daerah.


Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh olahraga daerah, antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, H. Misbah; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bantaeng, Drs. Abdullah; Ketua KONI Kabupaten Bantaeng, H. Tasrif Labandu; Ketua PELTI Kabupaten Bantaeng, Iswan Nurdin; serta Ketua Kontingen BINPRES PELTI Bantaeng, Masraf Suleman.


Turut hadir pula jajaran pengurus PELTI Bantaeng, seluruh atlet, dan anggota kontingen yang siap mengharumkan nama daerah di kancah provinsi.

Selasa, 27 Oktober 2026

Buka Temu Karya Karang Taruna, Bupati Bantaeng Tekankan Peran Pemuda dalam Karya Nyata


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, resmi membuka kegiatan Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Bantaeng yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (27/10/2026).


Kegiatan ini menjadi agenda strategis bagi organisasi kepemudaan tersebut, selain sebagai ajang konsolidasi, forum ini juga menjadi momentum pelaksanaan pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten Bantaeng untuk periode mendatang.


Mengusung tema “Aditya Karya Mahatva Yodha – Bangkit Bersama Karya Nyata untuk Bantaeng”, Bupati Fathul Fauzy dalam sambutannya menegaskan bahwa peran pemuda sangat vital dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh anggota Karang Taruna untuk tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, namun lebih pada aksi pemberdayaan dan inovasi sosial.


"Karang Taruna memiliki peran strategis dalam membangun kepedulian sosial. Saya berharap, melalui Temu Karya ini, lahir gagasan-gagasan inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bantaeng," ujar Bupati Bantaeng


Bupati juga menitipkan harapan agar soliditas organisasi terus terjaga. Ia menginginkan kepengurusan baru yang terpilih nanti mampu menjadi jembatan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, serta menghadirkan program-program yang berorientasi pada pemberdayaan pemuda.


"Jadikan momen ini untuk memperkuat kebersamaan. Kita butuh kepemimpinan yang mampu membawa Karang Taruna semakin aktif dan berkontribusi nyata," tambahnya.


Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan, Harmasyah; Karateker Ketua Karang Taruna Kabupaten Bantaeng, Zulkifli Thahir; Anggota DPRD Bantaeng, M. Amhi; Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bantaeng; serta perwakilan berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Kabupaten Bantaeng.


Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan Karang Taruna Bantaeng dalam mewujudkan generasi muda yang produktif dan peduli terhadap lingkungan sosialnya

Bupati Bantaeng Apresiasi PKK Sukses Turunkan Angka Stunting Jadi 5,8 Persen pada HKG ke-54


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Bantaeng. Kegiatan ini digelar di Gedung Balai Kartini, Selasa (27/10/2026).

Peringatan HKG PKK tahun ini mengusung tema strategis, yakni "Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045." Tema ini menjadi pengingat bahwa gerakan PKK harus berjalan beriringan dan mendukung arah pembangunan nasional.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran TP PKK, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan, atas kontribusi nyata mereka dalam menangani isu kesehatan masyarakat, khususnya stunting.


Bupati mengungkapkan bahwa aktifnya kader PKK di berbagai lini telah memberikan dampak signifikan terhadap penurunan prevalensi stunting di daerah tersebut.


"Saat ini angka stunting kita berhasil turun dari 7 persen menjadi 5,8 persen. Capaian ini tentunya tidak mungkin kita raih tanpa dukungan penuh dari ibu-ibu PKK. Terima kasih atas kinerja yang diberikan yang sangat berdampak kepada masyarakat Kabupaten Bantaeng," ungkap Bupati.


Sementara itu, Ketua TP PKK Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, menekankan bahwa pelaksanaan program PKK tidak boleh hanya dipandang sebagai rutinitas tahunan, melainkan sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.


"Kita dituntut untuk tidak hanya menjalankan program sebagai rutinitas, melainkan sebagai investasi jangka panjang. Melalui kekuatan 10 Program Pokok PKK, kita memiliki fondasi kuat untuk mendukung Asta Cita pemerintah," tegasnya.


Ia memaparkan sejumlah fokus program yang harus diperkuat, di antaranya ketahanan pangan di pekarangan rumah, percepatan penurunan stunting, peningkatan literasi, pendidikan anak, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.


Menurutnya, penguatan ini harus dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga, demi mencetak generasi unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.


"Anda semua adalah pahlawan tanpa tanda jasa di lini terdepan kesejahteraan keluarga. Tetaplah menjaga kekompakan dan kuatkan implementasi program demi mewujudkan keluarga Indonesia yang berdaya dan sejahtera," pungkasnya.


Turut hadir dalam acara tersebut Ketua GOW Kabupaten Bantaeng, Hj. Rahma Arsyad, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir, unsur Forkopimda, anggota DPRD, para Kepala OPD, Pimpinan BUMN/BUMD, serta para Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kabupaten Bantaeng.

Senin, 26 Oktober 2026

Dorong Transformasi Layanan, Ketua TP PKK Bantaeng Buka Rakor Posyandu Era Baru


BN Online Bantaeng, – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bantaeng yang juga menjabat Ketua Tim Pembina Posyandu, Gunya Paramasukhaputri, resmi membuka Rapat Koordinasi Registrasi Posyandu Era Baru melalui Sistem Informasi Posyandu (SIP). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Senin (26/10/2026).


Agenda strategis ini diikuti oleh 75 peserta yang terdiri atas perwakilan dari 46 desa, 21 kelurahan, dan 8 kecamatan se-Kabupaten Bantaeng. Rakor tersebut digelar sebagai langkah awal menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi dalam proses registrasi Posyandu Era Baru, yang akan menjadi dasar perencanaan program di tingkat provinsi pada tahun anggaran mendatang.


Dalam sambutannya, Gunya Paramasukhaputri menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (PMDPPPA) Kabupaten Bantaeng serta seluruh pihak terkait atas inisiasi kegiatan ini.


“Atas nama Tim Penggerak Posyandu Kabupaten Bantaeng, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dinas PMDPPPA beserta seluruh pihak yang telah menginisiasi dan mendukung terselenggaranya rapat koordinasi ini,” ujar Gunya.


Ia menegaskan bahwa transformasi menuju Posyandu Era Baru bukan sekadar perubahan administrasi, melainkan upaya mewujudkan pelayanan yang lebih terintegrasi dan berkualitas.


“Rakor ini memiliki arti penting sebagai wadah membangun komitmen bersama. Posyandu kini diarahkan untuk menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lebih luas dan terintegrasi melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM),” jelasnya.


Keenam bidang SPM yang dimaksud meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, serta sosial.


Guna memastikan keberhasilan implementasi Posyandu Era Baru, Gunya menyoroti lima poin krusial yang harus menjadi perhatian bersama, yakni:

1.Memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor.


2.Meningkatkan kapasitas dan kualitas kader Posyandu.


3.Memperkuat pendataan dan pemetaan kebutuhan masyarakat melalui SIP.


4.Mendorong partisipasi aktif masyarakat.


5.Memastikan adanya tindak lanjut yang nyata dari hasil pendataan.


“Melalui registrasi yang optimal via SIP, kita harapkan ini menjadi landasan bagi penguatan perencanaan dan peningkatan kualitas pelayanan Posyandu di Kabupaten Bantaeng,” tambahnya.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas PMDPPPA Kabupaten Bantaeng, Hariyanto, para Camat, Lurah, Kepala Desa, pengurus Tim Pembina Posyandu, serta para kader Posyandu se-Kabupaten Bantaeng.

Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng Lantik Nur Asmi sebagai Ketua PKK Desa Pattallassang, Tekankan Sinergitas 10 Program Pokok


BN Online Bantaeng, – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, secara resmi melantik Nur Asmi sebagai Ketua TP PKK Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu. Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Pattallassang pada Senin, 26 Oktober 2026.


Acara pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting di wilayah tersebut, di antaranya Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bantaeng, Hj. Rahma Arsyad, Camat Tompobulu, Misnawatih, serta Kepala Desa Pattallassang, Muhammad Mikail Pebrianto. Turut hadir pula para pengurus PKK Kabupaten Bantaeng, Ketua TP PKK Kecamatan Tompobulu, dan segenap pengurus PKK Desa Pattallassang.


Dalam sambutannya, Ny. Gunya Paramasukhaputri menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka. Menurutnya, momen ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan PKK sekaligus meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan di tingkat desa.


"Untuk Ibu yang hari ini dilantik sebagai Ketua TP PKK Desa Pattallassang, kami ucapkan selamat. Kami percaya Ibu mampu menjalankan amanah ini dengan penuh dedikasi, keikhlasan, dan semangat kebersamaan," ujarnya.


Lebih lanjut, ia berpesan agar 10 Program Pokok PKK dijadikan pedoman utama dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan kegiatan di desa.


Program-program tersebut diharapkan dapat disinergikan secara optimal dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta seluruh unsur yang ada di Desa Pattallassang.


"Sinergikan program dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh unsur di desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh keluarga di Desa Pattallassang," pesannya.


Menutup arahannya, Ny. Gunya menyampaikan harapan agar pelantikan ini dapat menjadi awal dari semangat baru bagi jajaran TP PKK Desa Pattallassang. Ia optimis langkah ini akan membawa berkah, energi positif, dan hasil nyata bagi peningkatan kesejahteraan keluarga di desa tersebut.


Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, TP PKK Desa Pattallassang diharapkan semakin solid dalam menggerakkan peran serta masyarakat untuk mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.



Peringati HSN 2026, TP PKK Bantaeng Dorong Santri Cerdas, Sehat, dan Bebas Kekerasan


BN Online Bantaeng, – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, secara resmi membuka Seminar Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan serta Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Bantaeng.


Acara berlangsung di Aula Husni Kamil Manik, Kantor KPU Kabupaten Bantaeng, Senin (26/10/2026).


Mengusung tema “Remaja Cerdas, Sehat Reproduksi dan Bebas Kekerasan Menuju Generasi Santri Berdaya”, seminar ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran santri di era modern.


Dalam sambutannya, Gunya Paramasukhaputri menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial belaka. Menurutnya, ini adalah langkah nyata dalam upaya membangun generasi muda yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki kemampuan proteksi diri dari berbagai bentuk kekerasan.


“Santri hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Mereka tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan agama yang kuat, tetapi juga perlu dibekali wawasan kesehatan, keterampilan hidup, kecerdasan emosional, serta pemahaman tentang hak dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Gunya.


Lebih lanjut, Gunya menyebutkan bahwa peringatan Hari Santri Nasional harus dimaknai untuk mengenang peran besar ulama dan santri dalam perjuangan bangsa, sekaligus memperkuat komitmen mempersiapkan generasi penerus yang berilmu dan beriman.


Ia menyoroti tiga poin krusial yang menjadi fokus perhatian bersama dalam seminar ini. Pertama, pentingnya membangun remaja yang cerdas dan berkarakter. Kedua, meningkatkan pemahaman kesehatan reproduksi agar remaja mampu menjaga diri secara bertanggung jawab. Ketiga, memperkuat sinergi dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.


Sinergi Perlindungan Perempuan dan Anak

Salah satu momen penting dalam rangkaian kegiatan ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Bantaeng dengan Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak (YBH PA) Bangkit.


Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat jejaring perlindungan hukum dan pendampingan bagi korban kekerasan, khususnya bagi perempuan dan anak di lingkungan pesantren dan masyarakat luas.


Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan pemangku kepentingan di Kabupaten Bantaeng, di antaranya Ketua PC Fatayat NU Bantaeng, Ahriana S.; Direktur RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng, dr. Yusri Lisangan; serta Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bantaeng, Sangkala Irwan.


Turut hadir pula Ketua Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Bantaeng, Aspar Ramli; perwakilan Ketua YBH PA Bangkit, A. Muh. Fuad Ikramullah; pengurus harian YBH PA Bangkit, Mutmainah; kepala madrasah MTs Ma’arif Lasepang dan MTs DDI Mattoanging, serta perwakilan Forum Anak Butta Toa Bantaeng.

Jumat, 23 Oktober 2026

Perangi Kanker Serviks, Unhas dan Pemkab Bantaeng Gelar Layanan Pap Smear Gratis untuk 300 Perempuan


BN Online Bantaeng – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, resmi membuka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang digelar oleh Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas). Acara berlangsung di Gedung Balai Kartini, Kabupaten Bantaeng, Jumat (23/10/2026).


Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Bantaeng, khususnya kaum perempuan, untuk mendapatkan edukasi serta layanan kesehatan preventif. Mengusung tema “Perempuan Sehat, Masa Depan Hebat: Kenali Kesehatan Reproduksi dan Cegah Kanker Serviks Sejak Dini”, acara ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara FK Unhas, RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng, Tim Penggerak PKK, dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Bantaeng.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzi menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran puluhan dokter spesialis dan residen dari Makassar. Ia menekankan bahwa kesehatan ibu dan reproduksi adalah prioritas yang membutuhkan sinergi lintas sektor, terutama dengan pihak akademisi.


“Kami memang membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari Universitas Hasanuddin untuk membantu mengidentifikasi berbagai faktor penyebab permasalahan kesehatan ibu hamil, sehingga langkah penanganan yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran,” ujar Fathul Fauzi di hadapan peserta seminar.


Bawa 25 Dokter Spesialis dan 66 Residen


Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi FK Unhas, Prof. Dr. dr. Sahrul Rauf, mengungkapkan bahwa kegiatan ini melibatkan tenaga ahli dalam jumlah besar untuk memastikan pelayanan prima bagi masyarakat Bantaeng. Tim yang diterjunkan terdiri dari 25 dokter spesialis Obgyn—yang sebagian besar merupakan dokter konsultan—serta 66 dokter residen.


"Kehadiran kami di sini adalah wujud nyata pengabdian perguruan tinggi untuk melayani masyarakat Bantaeng secara langsung," ungkapnya.


Layanan Gratis Pap Smear dan USG


Selain seminar dan edukasi, nilai utama dari kegiatan ini adalah adanya layanan medis gratis yang didukung penuh oleh BPJS Kesehatan. Sebanyak 300 peserta terdaftar untuk mendapatkan layanan pemeriksaan Pap smear guna deteksi dini kanker serviks.


Tak hanya itu, kegiatan ini juga menyediakan layanan ultrasonography (USG) untuk skrining kehamilan bagi 30 peserta. Pelayanan ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan canggih dan mendorong deteksi dini berbagai permasalahan kesehatan reproduksi perempuan yang sering kali terlambat tertangani.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir; Sekretaris Program Studi Spesialis Obgyn FK Unhas, Dr. dr. Imam Ahmadi Farid; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. H. Andi Ihsan; Direktur RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng, dr. Yusri Lisangan; Ketua YKI Cabang Bantaeng, serta para ketua organisasi perempuan se-Kabupaten Bantaeng.

Bupati Bantaeng Resmikan Vertical Dryer Jagung 10 Ton, Solusi Pengeringan Panen Saat Musim Hujan


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi meresmikan fasilitas Vertical Dryer (pengering vertikal) jagung berkapasitas 10 ton milik Kelompok Tani Matahari. Peresmian berlangsung di Panaikang, Kelurahan Bonto Manai, Kecamatan Bissappu, pada Kamis (22/10/2026).


Fasilitas pengering jagung modern tersebut merupakan bantuan langsung dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kehadirannya diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas hasil panen, khususnya pada komoditas jagung, sekaligus menjadi solusi bagi petani dalam menghadapi kendala proses pengeringan saat musim hujan tiba.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan pemerintah pusat melalui berbagai bantuan fasilitas pertanian. Ia menekankan bahwa fasilitas ini harus memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi kelompok tani di Kabupaten Bantaeng.


"Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan bantuan Vertical Dryer jagung berkapasitas 10 ton untuk Kelompok Tani Matahari di Kecamatan Bissappu. Ini merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian yang diharapkan dapat membantu petani, khususnya dalam menjaga kualitas hasil panen jagung, terutama saat musim hujan," ujar Muh. Fathul Fauzy Nurdin.


Bupati juga berpesan agar keberadaan alat ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani, tidak hanya untuk menjaga kualitas jagung pasca-panen, tetapi juga untuk meningkatkan nilai ekonomi dari produksi jagung tersebut.


Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Mahyudin, menjelaskan bahwa orientasi pembangunan sektor pertanian saat ini telah bergeser. Tidak lagi hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga harus menitikberatkan pada kualitas hasil panen.


"Pembangunan pertanian tidak lagi cukup hanya berorientasi pada peningkatan hasil produksi. Kita juga harus memperhatikan kualitas agar hasil produksi jagung kita memiliki daya saing dan manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya petani," tegas Mahyudin.


Diketahui, selain satu unit yang telah diresmikan, saat ini terdapat dua unit Vertical Dryer lainnya yang masih dalam proses pengerjaan di wilayah Kabupaten Bantaeng. Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap seluruh fasilitas tersebut dapat segera selesai dan dimanfaatkan secara maksimal.


Dengan adanya fasilitas ini, petani diharapkan lebih terlindungi dari risiko penurunan kualitas jagung akibat cuaca yang tidak menentu, sehingga kesejahteraan petani di Bantaeng dapat terus meningkat.

News Of This Week