Kamis, 07 Mei 2026

Dusun Kajang Desa Sukosari Kecamatan Kasembon Ciptakan Bibit Bencana Banjir Dan Longsor

Aktifitas Galian C Ilegal di wilayah dusun Kajang
desa Sukosari kecamatan Kasembon 


KABUPATEN MALANG - JATIM, BIDIK NASIONAL MEDIA GROUP || Tambang Galian C Ilegal di Dusun Kajang Desa Sukosari Kecamatan Kasembon sedang ramai - ramainya dieksplorasi.

Tampak puluhan truck keluar masuk lokasi pertambangan melalui jalan sawah menuju titik penambangan yang berada di sekitaran sempadan sungai yang merupakan Wilayah Balai Besar Sungai (WBBS) Kali Konto.


Awak media bidiknasional.co.id saat mengunjungi lokasi tampak puluhan truck keluar masuk bergantian  melewati jalan sawah menuju sempadan sungai dan turut serta dalam kegiatan pertambangan ilegal tersebut. Rabu, 06/05/2025.


Terpantau  dumptruck  Nopol AG 8551 UH  sedang memasuki area penambangan untuk muat material uruk ke lokasi yang menurut informasi warga sekitar dikelola oleh Pak Kasun atau yang akrab dipanggil  Mbah Wo Kajang Hariyono.

Dumptruck menuju lokasi tambang Galian C untuk muat 


Di wilayah pertambangan tersebut terpantau tidak ada satu pun papan informasi terkait perijinan tambang, sehingga patut diduga bahwa tambang tersebut tidak berijin atau ilegal.


Kepala Desa Sukosari kecamatan Kasembon dikonfirmasi awak media di Kantor Desa/Kelurahan Sukosari sedang persiapan berangkat ke Kota Batu untuk rapat dengan DPRD, hal tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris Desa kepada awakmedia saat kunjungan ke kantor desa.


Kariyaji Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Indonesia (LPKNI) Cabang Kediri menyayangkan adanya aktifitas tambang Galian C tersebut yang patut diduga sebagai aktifitas ilegal, tidak berijin dan melanggar hukum serta merusak lingkungan.


"Tanah uruk yang berdiri di sekitar sungai tersebut adalah benteng antara luapan air sungai dan persawahan warga. Apa jadinya jika tanah uruk tersebut rata dengan sungai dan banjir bandang akan menggerus persawahan serta menerjang sedimen fondasi penyangga desa, dampak kedepan nya adalah banjir bandang/robb, gagal panen, dan longsor, tinggal tunggu waktu saja", ungkap Kariyaji.


Kariyaji juga menambahkan bahwa seharusnya aparat penegak hukum (APH) tidak tutup mata atas adanya pelanggaran hukum di wilayahnya. Pertambangan harus memiliki izin secara legal formal harus terpenuhi semuanya, baik Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), Ijin Pertambangan Rakyat (IPR), Rekomendasi Teknis, bahkan Penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) serta Pengelolaan Lingkungan Hidup.

(Hrb)

Desa Sukosari Kecamatan Kasembon Punya Kasun Nakal Penambang Liar

Kantor Desa Sukosari Kecamatan Kasembon (atas) dan
Aktifitas Galian C Ilegal (bawah),


KABUPATEN MALANG - JATIM, BIDIK NASIONAL MEDIA GROUP || Hariyono adalah Kepala Dusun Kajang Desa Sukosari Kecamatan Kasembon. Selain profesi nya sebagai abdi masyarakat, seringkali dia berada di sekitaran  sempadan sungai yang merupakan Wilayah Balai Besar Sungai (WBBS) Kali Konto.


Terpantau dalam dua bulan terakhir  puluhan truck dan beberapa pekerja berkerumun di sekitaran Kali Konto melakukan aktifitas penambangan tanah uruk secara membabi buta yang notabene dikelola oleh Pak Kasun atau yang akrab dipanggil orang - orang dengan panggilan Mbah Wo Kajang.


Sebagai publik figur seharusnya dia sadar hukum dan menjadi contoh bagi masyarakat dan tidak malah terlibat dalam  kejahatan pertambangan.


Awak media bidiknasional.co.id saat mengunjungi lokasi tampak puluhan truck keluar masuk bergantian  melewati jalan sawah menuju sempadan sungai dan turut serta dalam kegiatan pertambangan ilegal tersebut. Rabu, 06/05/2025.


Di wilayah pertambangan tersebut terpantau tidak ada satu pun papan informasi terkait perijinan tambang, sehingga patut diduga bahwa tambang tersebut tidak berijin atau ilegal.


Pernah sekali Pak Kasun atau Mbah Wo Kajang dengan percaya diri nya menunjukkan dokumen ijin pertambangan kepada awak media ini dan seolah - olah aktifitas mereka adalah legal.

Kenyataannya, dokumen yang dipunyai hanyalah Nomor Induk Berusaha (NIB) atas nama Nita Mega Selvia dan bukan atas namanya, juga ditunjukkan  Ijin Pertambangan Rakyat (IPR) Nomor : 180/0002/IPR/421.302/2014 atas nama Hariyono yang terbit pada 13 Januari 2014 dan berlaku selama 3 tahun sampai dengan 13 Januari 2017.

Dokumen NIB dan IPR yang kadaluwarsa


Kepala Desa Sukosari kecamatan Kasembon dikonfirmasi awak media di Kantor Desa/Kelurahan Sukosari sedang persiapan berangkat ke Kota Batu untuk rapat dengan DPRD, hal tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris Desa kepada awakmedia saat kunjungan ke kantor desa.


Terpisah, Kariyaji Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Indonesia (LPKNI) Cabang Kediri mengatakan bahwa aktifitas tambang Galian C tersebut patut diduga sebagai aktifitas ilegal, tidak berijin dan melanggar hukum.


"Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, artinya semua warga negara berhak atas tanah tersebut dan bukan hanya untuk kepentingan dan keuntungan segelintir orang saja", ungkap Kariyaji.


Kariyaji juga berjanji akan melanjutkan laporan dan/ atau pengaduan  masyarakat kepada pihak berwenang serta melaporkan ke Bidpropam Polda Jatim dan Kompolnas  jika aparat penegak hukum (APH) tutup mata dan main - main dalam menyikapi  penegakan hukum ini.

(Hrb/Kap)

Rabu, 06 Mei 2026

Kejaksaan Negeri Bantaeng Gelar Upacara HUT ke-75 PERSAJA, Teguhkan Komitmen Penegakan Hukum Berintegritas


BN Online Bantaeng – Kejaksaan Negeri Bantaeng melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) Tahun 2026 dengan khidmat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Bantaeng, Rabu (6/5/2026).


Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng, Hadi Sukma Siregar, S.H., C.N., selaku inspektur upacara, dan diikuti oleh para jaksa serta seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Bantaeng.


Dalam kesempatan tersebut, Kajari Bantaeng membacakan amanat Jaksa Agung Republik Indonesia, Burhanuddin, yang menekankan bahwa usia 75 tahun PERSAJA merupakan cerminan perjalanan panjang pengabdian dan dedikasi dalam memperkuat institusi Kejaksaan sebagai pilar penting penegakan hukum di Indonesia.


Disampaikan bahwa PERSAJA memiliki peran strategis sebagai organisasi profesi yang tidak hanya menjadi wadah pemersatu insan Adhyaksa, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam menjaga integritas, profesionalisme, serta kehormatan profesi jaksa.


Peringatan HUT ke-75 PERSAJA tahun ini mengusung tema “PERSAJA sebagai Hiposentrum Penguatan Kejaksaan Republik Indonesia dalam Mengawal Kedaulatan dan Stabilitas Nasional”, yang mencerminkan tekad bersama untuk memperkuat peran Kejaksaan sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum.


Dalam amanatnya, Jaksa Agung juga menegaskan bahwa di tengah dinamika penegakan hukum yang semakin kompleks, PERSAJA dituntut untuk mampu memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjadi pengawal moral bagi seluruh insan Adhyaksa melalui penegakan nilai-nilai kejujuran, independensi, dan tanggung jawab profesional.


Selain itu, momentum tahun 2026 yang ditandai dengan implementasi KUHP dan KUHAP baru menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para jaksa untuk beradaptasi dengan paradigma hukum yang lebih humanis, restoratif, dan berorientasi pada keadilan substantif.


“Jaksa tidak hanya menjalankan fungsi penuntutan, tetapi juga memiliki peran sentral dalam menjaga kepastian hukum, kemanfaatan, dan rasa keadilan di tengah masyarakat,” sebagaimana disampaikan dalam amanat tersebut.


Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat, mencerminkan semangat kebersamaan, soliditas, serta jiwa korsa seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Bantaeng.


Melalui peringatan ini, seluruh insan Adhyaksa diharapkan semakin memperkuat komitmen untuk menjaga kepercayaan publik, meningkatkan profesionalisme, serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi penegakan hukum dan kemajuan bangsa.


Peringatan HUT ke-75 PERSAJA ini juga menjadi momentum untuk mempererat solidaritas serta meneguhkan peran PERSAJA sebagai pilar penting dalam mewujudkan Kejaksaan yang modern, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.


Dirgahayu PERSAJA ke-75. PERSAJA Solid, Kejaksaan Berintegritas, Indonesia Berdaulat.

Selasa, 05 Mei 2026

Resmi di Lantik 21 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas oleh Wakil Bupati Bantaeng


BN Online Bantaeng,- Sebanyak 21 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Lingkup Kabupaten Bantaeng resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin. Pelantikan ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat Wakil Bupati Bantaeng, Senin (4/5).


Beberapa pejabat yang dilantik pada hari ini diantaranya Iwan Setiawan, yang sebelumnya menduduki jabatan selaku Sekretaris Dinas Kesehatan, dilantik menduduki jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan. Amiruddin Nur, selaku Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, dilantik pada jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan.


Sementara itu Abdul Azis, yang sebelumnya menjabat Camat Gantarangkeke, dilantik menduduki jabatan Sekretaris pada Dinas Pemuda dan Olahraga. Salmawati, yang sebelumnya merupakan Kepala UPT Laboratorium Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup, menduduki jabatan baru sebagai Camat Gantarangkeke.


Pada kesempatan itu, Wabup Bantaeng menyampaikan bahwa pejabat administrator dan pejabat pengawas memiliki peran yang sangat strategis yang merupakan "mesin penggerak" birokrasi dan ujung tombak pelayanan publik.


"Pada kesempatan yang baik ini, saya ingin menekankan beberapa pesan penting untuk segera dipedomani dan dilaksanakan diantaranya tanamlan core values BerAkhlak, bekerjalah cepat dan inovatif, jaga integritas dan loyalitas, bangun sinergi dan kolaborasi", ujarnya.


Wabup juga menyampaikan selamat kepada pejabat yang baru saja dilantik karena ini adalah bentuk kepercayaan dan amanah sekaligus tantangan yang diberikan.


"Selamat bekerja dan selamat mengabdi jadikan jabatan ini sebagai ladang ibadah dan pengabdian terbaik bagi daerah kita Kabupaten Bantaeng, Nusa dan Bangsa", tuturnya.


Pelantikan ini turut dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Minggu, 03 Mei 2026

Bupati Bantaeng Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu


BN Online Bantaeng, — Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri Upacara Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Bantaeng, Sabtu 2 Mei 2026.


Upacara Hardiknas tahun ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Tema tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng, Muh.Fathul Fauzy Nurdin membacakan naskah pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia disampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi, meneguhkan serta menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.


Disampaikan pula bahwa pendidikan pada hakikatnya merupakan proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih, dan sayang untuk memanusiakan manusia. Berdasarkan landasan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai program prioritas guna meningkatkan kualitas pendidikan serta mewujudkan tujuan pendidikan nasional.


Lebih lanjut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan lima kebijakan strategis, yaitu, Pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran sebagai program hasil terbaik cepat, Pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan guru, Integrasi pembelajaran mendalam dengan penguatan karakter melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, Peningkatan kualitas pembelajaran dan capaian pendidikan melalui gerakan literasi, numerasi, serta penguatan STEM, Perluasan akses pendidikan melalui layanan yang mudah, terjangkau, dan fleksibel.


Hardiknas Tahun 2026, telah dilaksanakan berbagai kegiatan di antaranya lomba gerak jalan tepat waktu yang berlangsung pada 20 hingga 29 April dan diikuti oleh lebih dari 100 tim gabungan dari berbagai jenjang pendidikan.


Selain itu, juga dilaksanakan kegiatan Sanitasi Sekolah yang berlangsung mulai 28 hingga 30 April 2026, diikuti Satuan pendidikan jenjang TK,SD dan SMP, Lomba Rangking I tingkat SD dan SMP yang berlangsung selama dua hari dan Lomba Karnaval Paud di ikuti peserta didik dan KB serta jalan santai rukun bersama teman.


Turut hadir pada upacara tersebut, Kabag Log Polres Bantaeng, Kompol Supriadi mewakili Kapolres Bantaeng, Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Kejaksaan Bantaeng, Sepriyadi mewakili Kajari Bantaeng, Pasi Pers kodim 1410 Bantaeng, Kapten Inf Sahabuddin mewakili Dandim 1410 Bantaeng, Hakim Pengadilan Negeri Bantaeng, Kinasih Puji Utami mewakili Pengadilan Negeri Bantaeng, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H.Abd.Wahab, Asisten I Bidang Pemerintahan dan kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kab. Bantaeng, Asruddin, Para Unsur Pimpinan OPD lingkup Kab. Bantaeng, Para Kepala Sekolah, Pengawas se-Kab.Bantaeng, Para Guru dan Siswa-siswi se-kabupaten Bantaeng.

Sabtu, 02 Mei 2026

Bupati Bantaeng Dorong Kegiatan Positif Lewat Turnamen Gel Blaster


BN Online Bantaeng,---  Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi membuka Turnamen Fun War Gel Blaster (WGB) yang dilaksanakan di Lapangan Panjat Tebing Bantaeng, Jumat(1/5).


Kegiatan ini berlangsung meriah dengan diikuti berbagai tim dari kalangan pemuda dan dilaksanakan selama dua hari, yakni 1–2 Mei 2026. Turnamen ini digelar sebagai ajang hiburan sekaligus mempererat silaturahmi antar peserta.


Water Gel Blaster (WGB) sendiri merupakan permainan simulasi tembak-tembakan menggunakan peluru gel berbahan dasar air yang relatif aman. Permainan ini umumnya dimainkan secara berkelompok dengan skenario tertentu, serta mengutamakan penggunaan perlengkapan pelindung demi menjaga keselamatan pemain.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten bersama Forkopimda, dari TNI, Polri, dan Kejaksaan Negeri Bantaeng mendukung penuh pelaksanaan kegiatan Turnamen War of Water (Water Gel Blaster) ini, dengan catatan tetap dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.


"Oleh raga ini agak susah di mainkan karna kami pernah melaksanakan kegiatan ini dan harus disiapkan peralatan yang lengkap. Kegiatan ini semoga kedepan lebih meriah lagi dan kami sebagai Bupati Bantaeng akan mencari tempat yang strategis".


Selain itu, ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding. Tidak boleh ada kemenangan yang diraih dengan cara curang. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjunjung nilai "sipakatau" sebagai jati diri masyarakat Bantaeng.


"Tidak ada yang menang karena curang. Kita orang Bantaeng, harus sipakatau. Jaga nama Bantaeng, habis pelaksanaan pertandingan foto, video, pasti viral. Tunjukkan Indonesia bahwa Bantaeng itu keren, aman, dan ramah", ujarnya.


Dalam permainan tersebut, peserta dibagi menjadi beberapa tim. Setiap pertandingan mempertemukan dua tim yang masing-masing beranggotakan lima orang. Mekanisme permainan dilakukan dengan menjatuhkan target yang berada di belakang barisan lawan. Tim yang berhasil lebih dulu menjatuhkan target dinyatakan sebagai pemenang.


Turut hadir pada acara pembukaan yakni, Perwakilan dari jajaran Forkopimda Kabupaten Bantaeng, serta para komunitas.

Jumat, 01 Mei 2026

Aksi Humanis Siswa Bintara Polri Angkatan 54: Salurkan Bansos untuk Korban Kebakaran di Bantaeng


BN Online Bantaeng, – Wujud kepedulian dan empati terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh Siswa Latja DIKTUKBA Bintara Polri Angkatan 54 Tahun Anggaran 2026 Polres Bantaeng. Melalui kegiatan kohesi, para siswa turun langsung menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran rumah.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 15.00 WITA, bertempat di Kampung Dampang, Kelurahan Gantarang Keke, Kecamatan Gantarang Keke, Kabupaten Bantaeng.


Dalam aksi kemanusiaan tersebut, para siswa menyerahkan bantuan berupa sembako yang terdiri dari beras, telur, dan mie instan kepada dua warga terdampak kebakaran, yakni Saniang dan Eni.


Sebanyak 11 siswa Latja terlibat langsung dalam kegiatan ini, didampingi oleh mentor Aiptu Syamsuddin Latif dan Briptu Amirullah Palallo, serta perwakilan pejabat korps.


Kegiatan kohesi ini tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran lapangan bagi para siswa Bintara Polri, tetapi juga sebagai bentuk nyata implementasi nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang harus dimiliki oleh setiap anggota Polri.


Dengan penuh kehangatan, para siswa berinteraksi langsung dengan warga, memberikan dukungan moril sekaligus meringankan beban korban pasca musibah kebakaran.


Kabag SDM Polres Bantaeng, Kompol Abdul Rahim, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter siswa agar senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial, serta memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.


Kehadiran para siswa Latja ini pun mendapat apresiasi dari warga setempat. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat sedikit meringankan beban korban dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali pasca musibah.


Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan penuh keakraban, mencerminkan semangat Polri yang humanis dan semakin dekat dengan masyarakat.


Bupati Bantaeng Hadiri Jalan Sehat Hardiknas 2026, Perkuat Semangat Kebersamaan Dunia Pendidikan


BN Online Bantaeng, — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar kegiatan “Jalan Sehat Rukun Sama Teman” yang dipusatkan di Lapangan Hitam Seruni, Jumat 1 Mei 2026.


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bantaeng, Muh.Yusuf, bersama jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, peserta didik, serta masyarakat umum.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, Muh.Fathul Fauzy Nurdin  menyampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional merupakan agenda rutin tahunan yang memiliki makna penting dalam meningkatkan kesadaran akan peran strategis pendidikan.


“Setiap tahun kita agendakan kegiatan ini karena momen Hari Pendidikan Nasional sangat penting. Kita diingatkan kembali betapa besar jasa para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan jalan sehat ini tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan antara seluruh elemen pendidikan.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Muhammad Yusuf dalam sambutannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Hardiknas tahun ini melibatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP.


“Dalam rangka memperingati Hardiknas 2026, kami menggerakkan seluruh satuan pendidikan untuk berpartisipasi aktif. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan, di antaranya lomba gerak jalan tepat waktu yang berlangsung pada 20 hingga 29 April dan diikuti oleh lebih dari 100 tim gabungan dari berbagai jenjang pendidikan,” jelasnya.


Selain itu, juga dilaksanakan kegiatan Sanitasi Sekolah yang berlangsung mulai 28 hingga 30 April 2026, diikuti Satuan pendidikan jenjang TK,SD dan SMP, Lomba Rangking I tingkat SD dan SMP yang berlangsung selama dua hari dan Lomba Karnaval Paud di ikuti peserta didik dan KB.


Puncak kegiatan pada hari ini berupa jalan sehat diikuti oleh sekitar 5.000 peserta yang terdiri dari siswa dari berbagai jenjang pendidikan, tenaga pendidik serta orang tua siswa.


Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat, mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung kemajuan pendidikan serta memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah dan masyarakat.

 

Hadiri Musrenbang RPJMD, Bupati Bantaeng Siap Selaraskan Program Gubernur Sulsel


 

BN Online Makassar,- Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy  Nurdin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD 2025–2029 dan Musrenbang RKPD 2026 Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (30/4/2026).


Kegiatan yang dibuka langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman ini,  turut dihadiri Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bappenas RI, Pungkas Bahjuri Ali, unsur Forkopimda, serta para kepala daerah se-Sulawesi Selatan.


Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa selama lebih dari satu tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan konsisten mengarahkan kebijakan pembangunan melalui skema multiyears project (MYP) senilai Rp2,7 triliun pada sektor infrastruktur jalan, pembangunan irigasi, dan dua rumah sakit regional.



"Selain pembangunan infrastruktur, intervensi sosial juga terus diperkuat. Program-program seperti penanganan stunting, layanan kesehatan bergerak, hingga subsidi transportasi menjadi fokus utama dalam upaya mengurangi disparitas antarwilayah.

Di sektor ekonomi, pemerintah mendorong penguatan pertanian dan perikanan melalui program berbasis produktivitas dan hilirisasi, " katanya. 


Sementara itu, digitalisasi pendidikan, pemberdayaan UMKM, penguatan desa mandiri, serta perlindungan sosial juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Ia menambahkan, tahun 2027 akan menjadi fase akselerasi, di mana seluruh program yang telah dirancang tidak hanya berjalan, tetapi juga harus memberikan dampak nyata dan terukur bagi masyarakat.


“Musrenbang RKPD 2027 bukan sekadar forum perencanaan, tetapi menjadi ruang untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.


Sementara Bupati Bantaeng Uji Nurdin menilai, Musrenbang RPJMD 2025–2029 dan Musrenbang RKPD 2026 Provinsi Sulawesi Selatan sangat penting dalam memastikan keselarasan program pembangunan daerah dengan kebijakan Provinsi dan Nasional.


"Kita harus memastikan keselarasan program dan komitmen demi mewujudkan Sulawesi Selatan yang maju dan berkarakter, terkhusus di daerah kita masing-masing," pungkasnya.

Kapolres Bantaeng Pimpin Apel Siaga Dalam Menyambut Hari Buruh Internasional


BN Online Bantaeng,-- Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026, Polres Bantaeng Polda Sulsel melaksanakan apel siaga di lapangan Assiama Mapolres Bantaeng pada Jum'at pagi (1/5/2026). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S.I.K., M.H., dan diikuti seluruh jajaran personel.


Kegiatan ini menjadi langkah antisipatif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya dalam menghadapi potensi kerawanan yang mungkin muncul saat momentum May Day.


May Day yang diperingati setiap 1 Mei merupakan momentum tahunan bagi kaum pekerja untuk menyampaikan aspirasi, baik melalui kegiatan sosial maupun aksi terbuka di ruang publik.


Seluruh personel diinstruksikan untuk siaga dan meningkatkan kewaspadaan terhadap segala kemungkinan yang dapat berkembang sewaktu-waktu, baik di tingkat daerah maupun nasional.


Kapolres Bantaeng menegaskan "Pentingnya profesionalitas dan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas. Dengan kesiapan tersebut, Polres Bantaeng berkomitmen memastikan peringatan May Day 2026 berjalan aman, tertib, dan kondusif,"ujarnya.


“Laksanakan tugas dengan sikap humanis melalui senyum dan sapa. Namun tetap profesional dan tegas sesuai prosedur apabila ditemukan potensi gangguan kamtibmas, Mari kita ciptakan suasana aman dan kondusif agar seluruh lapisan masyarakat di kabupaten Bantaeng dapat beraktifitas tanpa cemas dengan adanya potensi gangguan keamanan," tutup Kapolres Bantaeng.


Kamis, 30 April 2026

Ka SPN Polda Sulsel Berkunjung ke Mapolres Bantaeng


BN Online Bantaeng- Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S.I.K., M.H., menerima kunjungan Kepala Sekolah Polisi (KA.SPN) Polda Sulsel KOMBES Pol Syamsu Ridwan, S.I.K., M.M., dalam kunjungannya di Mapolres Bantaeng pada Kamis (30/4/2026) guna memonitor langsung kegiatan para siswa yang sementara melaksanakan Latihan Kerja (Latja)


Kepala Sekolah Polisi (KA.SPN) Polda Sulsel KOMBES Pol Syamsu Ridwan, S.I.K., M.M., didampingi Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S.I.K., M.M., beserta PJU menyempatkan melihat langsung para siswa yang sementara menjalani latihan kerja (Latja) dengan pengenalan fungsi teknis kepolisian seperti satuan reskrim, satuan samapta, satuan binmas, satuan lantas dan satuan intelkam.


Dalam kesempatan tersebut KOMBES Syamsu Ridwan mengharapkan para siswa-siswa kami dilatih menghadapi berbagai situasi di lapangan terutama dalam tugas kewilayahan kedepan nanti.


Hal tersebut disambut baik oleh Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S..I.K., M.H., pihaknya siap memperkenalkan cara bertindak dan menghadapi berbagai tantangan dalam bertugas di lapangan.


“Meski hanya dua Minggu, namun kami akan memaksimalkan latihan kerja ini sehingga para siswa dapat membawa pulang ilmu-ilmu yang penting dalam bertugas kelak,” ungkap Kapolres Bantaeng.


Kapolres menjelaskan, setiap harinya para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melaksanakan latihan kerja di masing-masing bagian dan fungsi di Polres Bantaeng.


“Para siswa dipastikan mengenal tugas kepolisian di berbagai fungsi, agar siap ditempatkan di fungsi manapun,” ungkapnya.


"Kepada para siswa yang sedang melaksanakan latihan kerja agar selalu menjaga sikap dan menghindari pelanggaran sekecil apapun selama sisa waktu pelatihan kerja di wilayah, Agar selalu mematuhi peraturan yang ada dan hindari pelanggaran sekecil apapun baik saat latihan kerja maupun sampai pelantikan nanti" tutup Kapolres 


Sejumlah 75 siswa Bintara Polri dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulsel sementara menjalani latihan kerja (Latja) di Polres Bantaeng sejak 24 April 2026 lalu. Rencananya latihan kerja akan dilaksanakan selama dua pekan ke depan.

Rabu, 29 April 2026

Bunda PAUD Bantaeng Lepas Ratusan Peserta Karnaval Hardiknas 2026


BN Online Bantaeng,- Ketua TP. PKK Bantaeng yang juga Bunda PAUD Kabupaten Bantaeng Ny. Gunya Paramasukhaputri, melepas ratusan peserta karnaval PAUD/TK Tingkat Kabupaten Bantaeng, di Lapangan Hitam Pantai Seruni Bantaeng, Rabu (29/4).


Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, dengan mengusung tema" Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua".


Bunda PAUD Kabupaten Bantaeng menyampaikan bahwa bahwa Karnaval hari ini bukan hanya tentang berjalan dan memakai kostum yang indah, tetapi juga tentang keberanian, kreativitas, dan kebersamaan.


"Hari ini adalah hari yang penuh warna, penuh keceriaan, dan penuh kebahagiaan. Kalian semua adalah generasi hebat, generasi masa depan Kabupaten Bantaeng yang kita cintai. Anak-anakku yang hebat, tunjukkan semangat kalian, tunjukkan keceriaan kalian, jadilah anak yang percaya diri dan membanggakan", tuturnya.


Ia juga menambahkan bahwa pemerintah telah mendorong program wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari pendidikan usia dini. Oleh karena itu, anak-anak usia 4 sampai 6 tahun sangat dianjurkan dan diharapkan mengikuti pendidikan di TK atau PAUD sebelum melanjutkan ke sekolah dasar.


"Mari kita bersama-sama mendukung anak kita agar mendapatkan haknya untuk belajar, bermain, dan tumbuh secara optimal. Karena dari langkah kecil mereka hari ini, akan lahir langkah besar untuk masa depan bangsa", ujarnya.

News Of This Week