Minggu, 16 Agustus 2026

Meriahkan HUT ke-81 RI, Bupati Bantaeng Buka Konvoi Kendaraan Klasik dari Lapangan Hitam Seruni ke Pantai Marina


BN Online Bantaeng – Suasana semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Kabupaten Bantaeng. Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, secara resmi membuka kegiatan konvoi motor dan mobil klasik, Minggu (16/8/2026).


Acara pelepasan konvoi tersebut dilaksanakan di Lapangan Hitam Seruni. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian perayaan kemerdekaan tahun ini, yang bertujuan untuk menyemarakkan suasana kebangsaan sekaligus mengakomodasi hobi para pecinta kendaraan antik di daerah tersebut.


Sekitar 140 unit kendaraan turut serta memeriahkan acara ini. Rinciannya, sebanyak 40 unit mobil klasik dan sekitar 100 unit kendaraan lainnya yang terdiri dari komunitas Vespa, motor klasik, serta jenis kendaraan klasik lainnya.


Ketua Panitia Pelaksana, dr. Sultan, dalam laporannya menjelaskan bahwa konvoi ini dirancang dengan mengutamakan aspek keselamatan dan ketertiban. Ia menegaskan bahwa rombongan akan bergerak secara tertib, dengan barisan motor berada di bagian depan, diikuti oleh armada mobil klasik di belakangnya.


"Seluruh peserta diharapkan menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan hingga tiba di lokasi tujuan, yakni Pantai Marina," ujar dr. Sultan.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan pihak yang terlibat. Ia menilai partisipasi masyarakat dalam kegiatan semacam ini merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap tanah air.


“Terima kasih yang sebesar-besarnya karena Bapak dan Ibu sekalian sudah mau ikut serta dalam kegiatan rangkaian untuk meramaikan HUT Republik Indonesia yang ke-81 tahun ini,” ucap Bupati Fathul.


Bupati juga berpesan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa adanya insiden kecelakaan. Lebih jauh, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai sarana mempererat persatuan dan menumbuhkan optimisme bersama terhadap masa depan bangsa.


Konvoi kendaraan klasik ini menempuh rute yang cukup strategis di wilayah Kota Bantaeng. Start dari Lapangan Hitam Seruni, rombongan melintasi Jalan Raya Lanto, Jalan Mangga, Jalan Manggis, Jalan Elang, Jalan Merpati, kembali ke Jalan Raya Lanto, lalu menuju Jalan Ratulangi. Rute berlanjut melalui pertigaan Tanetea, pertigaan Kampung Beru, Bajiminasa, dan berakhir (finish) di Pantai Marina.


Hadir mendampingi Bupati dalam acara tersebut antara lain Kapolres Bantaeng AKBP Andi Mayasari Patongai, Kajari Bantaeng Hadi Sukma Siregar, Dandim 1410/Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, PJ Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng Dr. Muhammad Tafsir, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 27 Dim 1410/Bantaeng Seni Anggelina, serta para Kepala OPD dan perwakilan komunitas motor dan mobil klasik se-Kabupaten Bantaeng.


Duga Hilangkan Ayam, Pria 61 Tahun di Bantaeng Amankan Parang dan Lukai Tetangga


BN Online Bantaeng – Seorang pria berinisial S (61) diamankan oleh petugas Kepolisian Resor (Polres) Bantaeng setelah diduga melakukan penganiayaan berat terhadap seorang warga lainnya. Peristiwa yang bermula dari kesalahpahaman terkait hilangnya seekor ayam ini terjadi di Dusun Masarang, Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, pada Sabtu (15/8/2026).


Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bantaeng, bersama personel Satuan Intelijen Keamanan (Sat Intelkam) dan Polsek Tompobulu, berhasil mengamankan tersangka sekitar pukul 18.30 WITA. Tersangka ditemukan bersembunyi di dalam kamar rumahnya dan diamankan tanpa perlawanan.


Kasus ini bermula sekitar pukul 17.00 WITA, ketika korban berinisial SH (50) mendatangi rumah terduga pelaku. Kedatangan korban bertujuan untuk mempertanyakan tuduhan yang dilontarkan oleh S sehari sebelumnya.


Berdasarkan penuturan awal, S mengaku sempat mencari ayam miliknya yang hilang. Ia kemudian melihat SH membawa seekor ayam yang ciri-cirinya dianggap mirip dengan ayam miliknya. Namun, setelah dikonfirmasi lebih lanjut, ternyata ayam tersebut bukan milik S.


Meski demikian, ketegangan memuncak saat SH datang ke kediaman S pada Sabtu sore. Menurut keterangan sementara, korban datang dengan membawa parang terhunus dan menantang S. Pertemuan itu berujung pada pertengkaran hebat yang memicu aksi saling serang.


Dalam insiden tersebut, S diduga menggunakan sebilah parang untuk melukai SH. Korban mengalami sejumlah luka serius, termasuk luka robek pada leher sebelah kiri, siku, lengan, serta jari tangan sebelah kiri.


Kepala Satuan Reskrim Polres Bantaeng, AKP Andi Aldiansyah, S.E., M.M., membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa polisi juga mengamankan satu bilah parang sebagai barang bukti yang diduga digunakan dalam kejadian itu.


"Peristiwa ini telah dilaporkan dengan Nomor LP/B/188/VIII/2026/SPKT/POLRES BANTAENG/POLDA SULAWESI SELATAN. Tim URC yang dipimpin Aipda Sabil langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan," ujar AKP Andi Aldiansyah melalui keterangan tertulisnya, Minggu (16/8/2026).


Kapolres Bantaeng, AKBP Andi Mayasari Patongai, S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim menegaskan bahwa proses pendalaman kasus masih terus dilakukan. Pihak kepolisian sedang memeriksa seluruh keterangan saksi dan tersangka untuk memastikan kronologi lengkap serta motif di balik tindakan penganiayaan tersebut.


"Terduga pelaku beserta barang bukti telah diserahkan kepada piket Reskrim Mapolres Bantaeng untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," tutupnya.


Hingga berita ini diturunkan, kondisi kesehatan korban SH masih dalam pemantauan medis, sementara S ditahan di tahanan Polres Bantaeng untuk pemeriksaan lanjutan.


Meriahkan HUT ke-81 RI, Ketua TP PKK dan GOW Bantaeng Ikuti Lomba Penuh Keakraban


BN Online Bantaeng, – Semangat kemerdekaan terasa begitu kental di Halaman Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, Sabtu (15/8/2026). Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bantaeng, Hj. Rahma Arsyad, turut ambil bagian dalam ajang Lomba PKK Kemerdekaan RI ke-81.


Kegiatan yang digelar sehari sebelum puncak peringatan kemerdekaan ini berlangsung meriah dan disemarakkan oleh antusiasme para peserta. Berbagai perlombaan dikemas secara sederhana namun sarat dengan nilai kekompakan, sportivitas, dan kegembiraan, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di antara para kader PKK dan anggota GOW.


Adapun sejumlah lomba yang dipertandingkan dalam acara tersebut meliputi estafet bola pingpong, estafet sarung, bola sarung, dan bola sodok. Jenis-jenis permainan tradisional dan ringan ini dipilih untuk menekankan aspek kolaborasi dan keceriaan, bukan sekadar kompetisi.


Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, tampak sangat antusias mengikuti setiap rangkaian perlombaan bersama jajaran TP PKK lainnya. Kehadiran pimpinan organisasi perempuan tingkat kabupaten ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan rasa solidaritas di antara kader dan keluarga besar PKK Kabupaten Bantaeng.


"Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong, kekompakan, serta rasa cinta tanah air di tengah masyarakat," ujar sumber dari panitia kegiatan.


Dengan diadakannya kegiatan semacam ini, diharapkan nilai-nilai luhur perjuangan para pahlawan dapat terus diteruskan melalui tindakan nyata berupa kebersamaan dan kerja sama yang solid di lingkungan masyarakat Bantaeng.


72 Anggota Paskibraka Bantaeng 2026 Resmi Dikukuhkan Bupati, Siap Tugaskan di HUT ke-81 RI


BN Online Bantaeng – Sebanyak 72 putra dan putri terbaik Kabupaten Bantaeng yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 resmi dikukuhkan. Upacara pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzi Nurdin, dan berlangsung khidmat di Gedung Balai Kartini Bantaeng, pada Sabtu (15/8/2026).


Para anggota Paskibraka tahun ini terdiri dari 35 orang putri dan 37 orang putra. Pengukuhan ini menjadi momentum krusial sebelum mereka menjalankan tugas mulia mengibarkan Sang Merah Putih dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Rencananya, upacara puncak tersebut akan dilaksanakan di Tribun Pantai Seruni, Kabupaten Bantaeng.


Dalam sambutannya, Bupati M. Fathul Fauzi Nurdin menekankan bahwa menjadi bagian dari Paskibraka adalah sebuah kehormatan besar yang dibarengi dengan tanggung jawab berat. Ia berharap para anggota dapat menjadi teladan bagi generasi muda lainnya, khususnya dalam menanamkan nilai kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


“Menjadi Paskibraka bukan hanya tentang mengibarkan bendera Merah Putih, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” ujar Bupati Fathul.


Prosesi pengukuhan ditandai dengan penyematan lencana Merah Putih Garuda dan pemasangan kendit sebagai simbol resmi keanggotaan. Penyematan dilakukan oleh pembina upacara, namun momen paling menyentuh terjadi ketika orang tua masing-masing anggota turut serta menyematkan lencana kepada putra-putri mereka. Hal ini dilakukan sebagai wujud dukungan, doa, serta kebanggaan keluarga atas kepercayaan yang diberikan kepada anak-anak mereka untuk bertugas di hari bersejarah bangsa.


Acara pengukuhan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat Forkopimda dan unsur pemerintahan Kabupaten Bantaeng, antara lain: Ketua DPRD Bantaeng, H. Budi Santoso, ,Kapolres Bantaeng, AKBP Andi Mayasari Patongai,Kajari Bantaeng, Hadi Sukma Siregar, Dandim 1410/Bantaeng, Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, PJ. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Muhammad Tafsir


Turut hadir pula para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pendamping pelatih, serta orang tua dari anggota Paskibraka yang menyaksikan langsung momen kebanggaan tersebut.


Dengan telah dikukuhkannya 72 anggota ini, seluruh persiapan menuju upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bantaeng semakin matang, dengan harapan pelaksanaan tugas berjalan lancar dan penuh makna.


Sabtu, 15 Agustus 2026

Gempa 7,7 Magnitudo di NTT Terasa di Bantaeng, Bupati Fauzy Nurdin Pantau Langsung Wilayah Pesisir


BN Online Bantaeng – Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026, turut dirasakan hingga ke Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Meski tidak menimbulkan kerusakan signifikan di daerah ini, getaran gempa memicu kepanikan sesaat di kalangan warga, khususnya mereka yang bermukim di kawasan pesisir.


Menyikapi situasi tersebut, Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, langsung bergerak cepat melakukan pemantauan lapangan. Kepala daerah termuda di Sulawesi Selatan ini terlihat menggunakan sepeda motor pribadi untuk meninjau kondisi masyarakat di garis pantai.


"Alhamdulillah, meski gempa di NTT terasa cukup kuat hingga ke sini, kita tidak mengalami dampak kerusakan. Namun, memang ada beberapa warga pesisir yang sempat panik," ujar Fauzy Nurdin saat ditemui di lokasi.


Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kabupaten Bantaeng termasuk dalam wilayah yang masuk status peringatan siaga ancaman tsunami pasca-gempa tersebut. Menyadari hal ini, Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin ini menghimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada.


"Kita tetap menyikapi dengan tenang, jangan panik, namun tetap dalam kondisi siaga. Saya mengimbau untuk menghindari dulu kunjungan atau aktivitas berlebihan di wilayah pesisir sembari menunggu petunjuk lebih lanjut dari BMKG," jelasnya.


Selain memberikan instruksi keselamatan, Bupati Fauzy Nurdin juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara mereka di NTT dan sekitarnya.


"Saya mewakili seluruh masyarakat Bantaeng turut berbelasungkawa atas apa yang dirasakan masyarakat NTT. Mari kita berdoa semoga ujian ini bisa kita lewati dengan baik," pungkasnya.


Hingga berita ini diturunkan, situasi di Kabupaten Bantaeng terpantau kondusif, meskipun kewaspadaan terhadap potensi gelombang susulan atau dampak lanjutan tetap dijaga oleh pihak berwenang dan masyarakat.


Meriahkan HUT RI ke-81, Bupati Bantaeng Buka Lomba Pacuan Kuda di Desa Biangkeke


BN Online Bantaeng – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81, Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi membuka Lomba Pacuan Kuda yang digelar di Desa Biangkeke, Kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng, pada Sabtu (15/8/2026).


Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan disambut antusias oleh masyarakat setempat maupun dari daerah tetangga. Bupati Fathul memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara tersebut, mengingat tingginya minat masyarakat terhadap olahraga berkuda, khususnya di wilayah selatan Sulawesi Selatan.


"Kita melihat setiap tahun ini semakin meriah di wilayah selatan, terkhusus lagi di Bantaeng dan Jeneponto. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa laksanakan kembali di sini dan dirangkaikan dengan kegiatan lainnya. Jadi, yang pertama ada penggemukan sapi dan kedua ada pacuan kuda," ujar Bupati Fathul dalam sambutannya.


Sementara itu, Kepala Desa Biangkeke, Firdaus, mengungkapkan bahwa lomba pacuan kuda ini merupakan upaya untuk membangkitkan dan melestarikan budaya lokal di tengah masyarakat. Ia juga menyampaikan rasa syukur karena acara ini berhasil menarik peserta dari berbagai daerah.


"Alhamdulillah peserta lomba turut dimeriahkan dari daerah lain. Ada Bone, Sinjai, Jeneponto, dan Bulukumba. Kita berharap terus diberikan dukungan agar kegiatan ini dapat berlanjut dan ke depan kita bisa terus berlaga di luar Kabupaten Bantaeng," kata Firdaus.


Hadir pula Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, H. Abdul Rahman Tompo, yang menekankan bahwa pacuan kuda bukan sekadar ajang hiburan atau olahraga, melainkan memiliki nilai strategis bagi pengembangan sektor peternakan serta pelestarian identitas daerah.


"Pacuan kuda ini bukan hanya olahraga, tetapi ini adalah salah satu warisan budaya, identitas daerah dan mengajarkan kita tentang kerja keras. Karena kuda ini tidak boleh dipisahkan dengan jokinya. Atas nama dukungan pemerintah daerah dan pemerintah provinsi kami tentunya memberikan dukungan terhadap kegiatan ini," tegasnya.


Acara pembukaan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, termasuk perwakilan unsur Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bantaeng H. Tasrif Labandu, Camat Pa'jukukang Darmawati Hasan, para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar, serta tokoh masyarakat setempat.


Dengan adanya event ini, diharapkan dapat memperkuat tali silaturahmi antar-daerah sekaligus mendorong potensi ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis budaya di Kabupaten Bantaeng.

Hadiri Jambore Nasional di Cibubur, Kahar Adinata Suntik Motivasi Kontingen Bantaeng


BN Online Cibubur– Suasana kekeluargaan dan semangat kebersamaan mewarnai kunjungan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Bantaeng, Kahar Adinata, ke Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta. Di tengah kesibukan pelaksanaan Jambore Nasional, Kahar menyempatkan diri mengunjungi tenda kontingen peserta asal Kabupaten Bantaeng pada Jumat, 14 Agustus 2026.


Kunjungan mendadak ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud kepedulian nyata dan ajang silaturahmi untuk memberikan dukungan moril kepada para peserta didik andalan dari Bumi Tompoqta. Mereka saat ini tengah berjuang keras membawa nama baik daerah di ajang bergengsi tingkat nasional.


Bagi Kahar Adinata, momen ini dinilai sangat berharga dan sayang untuk dilewatkan. Ia menekankan bahwa Jambore Nasional merupakan agenda akbar yang hanya berlangsung lima tahun sekali.


"Ini adalah momentum yang hanya terjadi satu kali dalam lima tahun. Kapan lagi kalau bukan sekarang kita menunjukkan dukungan langsung kepada generasi muda Bantaeng yang sedang berproses dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional," ujar Kahar dengan penuh semangat di hadapan para peserta.


Kehadiran seorang wakil rakyat di tengah tenda perkemahan disambut dengan antusiasme tinggi oleh para anggota kontingen. Rasa terkejut bercampur bangga terlihat jelas di wajah mereka atas perhatian khusus yang diberikan.


Salah satu perwakilan peserta mengungkapkan apresiasi mendalam atas kunjungan tersebut. Menurut mereka, kehadiran Kahar Adinata menjadi suntikan motivasi tambahan agar kontingen Bantaeng dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jambore Nasional dengan percaya diri dan semangat juang yang tinggi.


Kunjungan singkat namun bermakna itu ditutup dengan sesi bincang-bincang santai dan foto bersama. Sebelum meninggalkan lokasi, Kahar juga berpesan agar seluruh peserta senantiasa menjaga kesehatan, mempererat kekompakan tim, serta selalu menjunjung tinggi nama baik Kabupaten Bantaeng selama berada di Cibubur.


Jumat, 14 Agustus 2026

Warga Jalan Rambutan Desa Tanah Harapan Gotong Royong Hias Lingkungan, Semarakkan HUT RI ke-81


BN Online Bulukumba Desa Tanah Harapan – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai aktivitas warga di sepanjang Jalan Rambutan, Desa Tanah Harapan. Puluhan warga, mulai dari kalangan lanjut usia hingga remaja, bahu-membahu melakukan gotong royong untuk menghias lingkungan mereka dengan nuansa Merah Putih. Kegiatan ini merupakan wujud perayaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut dimulai dengan berkumpulnya warga di titik kumpul yang telah disepakati. Mereka membawa berbagai alat dan bahan hiasan secara swadaya, seperti kain merah putih, bambu, tali, kertas warna-warni, hingga lampu hias. Semua pekerjaan dilakukan secara sukarela tanpa adanya paksaan, mencerminkan nilai-nilai kekeluargaan yang kuat di tengah masyarakat.

Ketua RK 02 RT 01 menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme warga. "Saya sangat bangga melihat kekompakan warga. Tanpa menunggu perintah, semua datang dengan sukarela untuk menghias lorong kita. Inilah wujud semangat kemerdekaan yang sesungguhnya — kebersamaan dan gotong royong," ujarnya.

Dalam proses pengerjaannya, terlihat pembagian tugas yang alami. Para ibu-ibu dan remaja sibuk membuat hiasan dari kertas, merakit bendera kecil, serta menyiapkan umbul-umbul. Ornamen-ornamen tersebut kemudian dipasang di pagar rumah, tiang listrik, dan sepanjang dinding lorong. Tak hanya itu, beberapa warga juga turut memasang lampu hias yang diharapkan dapat memperindah suasana lorong saat malam hari tiba.

Dana dan materiil yang digunakan dalam kegiatan ini murni berasal dari iuran sukarela warga. Pengelolaannya dilakukan secara transparan dan digunakan seperlunya untuk kebutuhan dekorasi. Melalui kegiatan ini, warga berharap keindahan lorong tidak hanya menjadi pemandangan sesaat, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga.

"Senang sekali bisa bekerja sama seperti ini. Lorong jadi cantik, dan yang lebih penting, kita makin akrab. Semoga semangat gotong royong ini terus terjaga," ungkap Ibu Dhita, salah satu warga yang terlibat, sambil tersenyum bahagia.

Kegiatan penghiasan lingkungan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk terus menjaga nilai-nilai gotong royong sebagai modal sosial dalam membangun komunitas yang harmonis dan cinta tanah air.


Mobil Pick Up Mengangkut 12 Orang Terjatuh ke Jurang di Bantaeng, Diduga Rem Blong


BN Online Bantaeng, – Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Poros Dusun Barombong, Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Insiden ini melibatkan sebuah mobil pick up Suzuki APV yang terjatuh ke jurang saat melintasi jalan menurun.

Kendaraan bernomor polisi DD 8889 FQ berwarna hitam tersebut diketahui mengangkut 12 orang, termasuk sang pengemudi. Berdasarkan laporan dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bantaeng, mobil bergerak dari arah utara menuju selatan saat kejadian berlangsung.

Pengemudi kendaraan diidentifikasi sebagai Muh. Waliyyu Fadhlan F (21), seorang mahasiswa asal Kota Makassar. Saat tiba di lokasi kejadian yang memiliki kontur jalan menurun, pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan akibat gangguan pada sistem pengereman. Akibatnya, mobil keluar dari jalur dan terjun ke jurang.

Kasat Lantas Polres Bantaeng, IPTU Muhammad Irdham Syah, S.H., M.M., membenarkan terjadinya insiden tersebut. Hal ini didasarkan pada hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan oleh Piket Sat Lantas dan Unit Gakkum.

"Kami masih melakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait kecelakaan ini untuk memastikan penyebab pasti hilangnya kendali kendaraan hingga terjatuh ke jurang," ujar IPTU Irdham.

Dalam insiden itu, seluruh occupants kendaraan, yakni pengemudi dan 11 penumpang, mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Sebagian besar korban mengeluhkan nyeri pada bagian tubuh, memar, hingga luka lecet.

Pengemudi dilaporkan mengalami nyeri pada paha dan lutut kanan. Sementara itu, para penumpang mengalami keluhan sakit pada berbagai bagian tubuh seperti kaki, pinggang, tangan, bahu, tulang belakang, serta wajah.

Seluruh korban segera dilarikan ke RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Hingga berita ini diturunkan, kondisi para korban terus dipantau oleh pihak medis.

Akibat peristiwa tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta. Pihak kepolisian menghimbau kepada para pengguna jalan, khususnya saat melintasi jalur menurun, untuk selalu memeriksa kelayakan kendaraan, terutama sistem rem, demi keselamatan bersama.

Bupati Bantaeng Pimpin Apel Hari Pramuka ke-65, Teguhkan Komitmen Cetak Generasi Berkarakter

BN Online Bantaeng, — Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, selaku Ketua Majelis Bimbingan Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Bantaeng, menghadiri Apel Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Bira-Bira, Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Jumat, 14 Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bantaeng, Muh.Fathul Fauzy Nurdin membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn.) Drs.Budi Waseso, dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 sekaligus Jambore Nasional (Jamnas) ke-XII Tahun 2026.

Dalam sambutan tersebut, disampaikan ucapan selamat memperingati Hari Pramuka ke-65 dan pelaksanaan Jambore Nasional ke-XII Tahun 2026 yang mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”

Tema tersebut merupakan wujud komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita ke-2 Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan, energi, dan air sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan serta kemandirian nasional.

“Enam puluh lima tahun perjalanan Gerakan Pramuka merupakan perjalanan yang cukup panjang, yang dipenuhi dengan pengabdian, karya, keteladanan, dan dedikasi dalam membentuk generasi muda Indonesia yang beriman, bertakwa, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki rasa cinta tanah air," ujarnya.

Bupati Bantaeng juga menyampaikan bahwa nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma yang menjadi pedoman hidup setiap anggota Pramuka telah terbukti mampu membentuk pribadi yang tangguh dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan zaman.

Menurutnya, peringatan Hari Pramuka tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter bangsa.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 diharapkan menjadi momentum untuk terus memperkuat kontribusi Gerakan Pramuka dalam pembangunan nasional, khususnya dalam menyiapkan generasi muda yang mampu menghadapi tantangan masa depan dan berperan aktif menuju terwujudnya Indonesia Emas yang semakin maju, berdaulat, bermartabat dan sejahtera.

Turut dihadiri pada acara tersebut, Wakapolres Bantaeng Kompol A. Ikbal yang mewakili Kapolres Bantaeng; Kasi Pemulihan Aset Kejaksaan Negeri Bantaeng, Sepriyadi mewakili Kajari Bantaeng; Pasi Ter Kodim 1410/Bantaeng; Kapten Inf. Harpil mewakili Dandim 1410/Bantaeng; Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Bantaeng dr. H. Andi Ihsan; Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat ; Asruddin, Kapolsek Bissappu; Iptu H.Karim, Camat Bissappu; Muzzakir, Ketua harian Kwartir Cabang gerakan Pramuka Bantaeng; H.Nurdin Halim, Ketua Kwartir Ranting Bantaeng; Saeni.

Launching Nasional 3.365 Jembatan Garuda Dan 3.000 Titik Air Bersih di Kediri Dihadiri Kodim 0809, Bupati, Kapolres Dan Pengusaha

Kegiatan Launching Jembatan Garuda di Kab. Kediri. (Foto : Hari)


KEDIRI – JATIM, BIDIK NASIONAL MEDIA GROUP ||  Presiden Republik Indonesia Launching 3.365 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Kamis 13/08/2026.


Di wilayah Kabupaten Kediri  kegiatan berlangsung di Jembatan Garuda, Dusun Ngancar, Desa Ngancar, Kecamatan Ngancar, dan terhubung secara daring dengan kegiatan utama yang dilaksanakan dari Istana Negara Jakarta serta sejumlah titik pelaksanaan di berbagai daerah.


Launching nasional dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto.


Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda dan penyediaan titik air bersih merupakan bentuk nyata kehadiran negara untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.


Kegiatan di wilayah Kediri dihadiri oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Kapolres Kediri AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si, Dandim 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos., M.A.P., Pabung Kodim 0809/Kediri, para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0809/Kediri, Kapolsek Ngancar beserta anggota, unsur Pemerintah Kabupaten Kediri, Asisten Pemkot Kediri Samsul Bahri, Forkopimcam Ngancar, pemerintah desa, serta masyarakat.


Hadir juga Santoso Sanjaya salah satu pengusaha asal Pare yang loyalitas tanpa batas ikut mendampingi dalam acara launching tersebut.


Jembatan Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi hasil pertanian, membuka akses pendidikan dan kesehatan, serta meningkatkan aktivitas perekonomian warga. Sementara itu, program air bersih ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang telah dibangun agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.


Bagi Kodim 0809/Kediri, pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program pembangunan kewilayahan. Kehadiran Jembatan Garuda di wilayah Ngancar diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas sosial maupun perekonomian.


Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui semangat TNI bersama rakyat membangun negeri, Kodim 0809/Kediri terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Hrb)

Kamis, 13 Agustus 2026

Bupati Bantaeng Resmikan Jembatan Perintis Garuda Tahap III, Buka Akses Aman bagi Warga Karatuang

BN Online Bantaeng, — Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, bersama Dandim 1410/Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis dan jajaran Forkopimda menghadiri sekaligus meresmikan Jembatan Perintis Garuda Tahap III Tahun 2026 di Kampung Libboa, Kelurahan Karatuang, Kecamatan Bantaeng, Kamis, 13 Agustus 2026.

Peresmian tersebut merupakan bagian dari peresmian Jembatan Perintis Garuda dan pompa air secara terpusat melalui konferensi video (zoom) yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden meresmikan secara serentak 3.395 titik jembatan yang dibangun oleh TNI dan Polri serta 3.000 sumber air bersih yang dibangun oleh TNI AD di berbagai wilayah Indonesia.

Dandim 1410/Bantaeng, Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan dan akses jalan tersebut dilaksanakan mulai 9 April hingga 5 Juli 2026 atau selama 87 hari. Menurutnya, pembangunan dapat diselesaikan berkat kerja keras, kebersamaan, serta dukungan dari berbagai pihak.

"Selain jembatan, pembangunan juga mencakup jalan setapak sepanjang kurang lebih 200 meter dengan lebar 1,5 meter yang menghubungkan kampung Libboa, Kelurahan Karatuang menuju kampung Sampara, Kelurahan Malilingi Kabupaten Bantaeng. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat setempat", tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bantaeng, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar Kodim 1410/Bantaeng atas terlaksananya pembangunan tersebut.

"Ini adalah satu program yang sangat luar biasa. Sebagai jawaban kebutuhan masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses, terutama saat musim hujan dan debit air sungai meningkat", kata Bupati. 

Sebelum adanya jembatan, masyarakat harus menyeberangi aliran sungai yang kondisinya sangat bergantung pada cuaca. Kondisi tersebut turut menyulitkan anak-anak untuk berangkat ke sekolah ketika air sungai meluap. Selain akses pendidikan, Bupati juga menyoroti manfaat jembatan bagi masyarakat yang hendak menuju area pemakaman umum. Ia menyebut, derasnya arus sungai pada musim hujan sebelumnya menjadi tantangan bagi warga.

Setelah peresmian, kegiatan lalu dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Bantaeng bersama jajaran Forkopimda serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 27 Dim 1410/Bantaeng.

Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 27 Dim 1410/Bantaeng, Ny. Seni Angelina, Kapolsek Bantaeng; Iptu Syamsul alam, Kasubsi I Intelejen; Muh.Aqsha Darma putra, Danramil 1410-02 Eremerasa; Kapten Inf Jufri, para Kepala OPD, Camat Bantaeng; Zulkarnain, Lurah dan Kepala Desa.

News Of This Week