Kedatangan Abd Rahman sebagai perwakilan masyarakat Bantaeng yang telah berdomisili di Jakarta selama satu dekade terakhir, turut menambah rasa kegembiraan dan semangat bagi para peserta Jamnas XII dari tanah Butta Toa.
Dalam ungkapannya, Abd Rahman berbagi cerita inspiratif mengenai perjalanan hidupnya yang erat kaitannya dengan dunia kepramukaan. Ia mengungkapkan bahwa di masa lalu, ia dibina oleh Muhammad Iqbal S.Pd., seorang pembina pramuka. Pada saat itu, berangkat ke Bumi Perkemahan Cibubur merupakan mimpi terbesar baginya, namun belum sempat terwujud semasa sekolah.
"Di masa silam, saya dibina oleh Pak Muhammad Iqbal S.Pd. Waktu itu, berangkat ke Cibubur adalah mimpi terbesar yang tidak kesampaian saat sekolah. Namun, siapa sangka, 10 tahun kemudian takdir membawa kami tinggal di kawasan Cibubur, Jakarta, yang lokasinya sangat dekat dengan Bumi Perkemahan," kenang Abd Rahman dengan penuh syukur.
Lebih lanjut, Abd Rahman menyampaikan harapan besar agar para peserta Jamnas XII dari Kabupaten Bantaeng dapat menjadi simbol nyata dari Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Ia menekankan pentingnya generasi muda untuk menjadi patriot yang loyal terhadap bangsa, negara, serta daerah asal mereka, Bantaeng atau yang dikenal dengan julukan Butta Toa.
Menurutnya, di era digitalisasi saat ini, tantangan bagi generasi muda semakin kompleks. Gempuran budaya asing dan pergaulan bebas menuntut adanya generasi penerus yang memiliki kemampuan mawas diri serta identitas yang kuat.
"Kita butuh generasi yang mawas diri, terutama di era digitalisasi ini. Mereka harus mampu mempertahankan identitas yang kuat berlandaskan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Di tengah gempuran kebudayaan dan pergaulan yang luar biasa sekarang, komitmen dan konsistensi terhadap nilai-nilai kepramukaan harus tetap melekat pada diri setiap anggota pramuka," tegas Abd Rahman.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya menjadi momen rekreasi, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antara perantau Bantaeng di Jakarta dengan generasi muda pramuka dari daerah asal, sambil terus menanamkan nilai-nilai luhur kepramukaan.










