Jumat, 28 Agustus 2026

Dr. Andi Abu Bakar S. IP M. Si Deputi Tata Kelola Kearsipan ANRI Jadi Narasumber Kunci dalam Seminar Nasional di Tengah Rakernas JKPI XII di Ternate


BN Online Ternate,– Deputi Tata Kelola Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Dr. Andi Abubakar, S.IP., M.Si., dijadwalkan hadir sebagai salah satu narasumber utama dalam Seminar Nasional bertajuk “Transformasi City Gallery sebagai Ruang Inklusif untuk Memperkuat Kota Pusaka”. Acara ini akan berlangsung pada hari ini, Jumat (28/8/2026), bertempat di Aula Banau, Kampus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun, Ternate.


Seminar nasional ini merupakan bagian integral dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2026. Tahun ini, Kota Ternate mendapat kehormatan menjadi tuan rumah bagi ajang strategis yang mempertemukan para pemangku kepentingan pelestarian warisan budaya dan sejarah di seluruh Indonesia.


Kehadiran pejabat tinggi ANRI tersebut dinilai sangat strategis untuk memperkuat perspektif kearsipan dalam konteks pelestarian kota pusaka. Materi yang akan disampaikan diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam mengenai pentingnya pengelolaan arsip dan warisan sejarah bukan sekadar sebagai dokumen masa lalu, melainkan sebagai fondasi identitas serta pembangunan kota yang inklusif.


Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ternate yang juga merupakan Penanggung Jawab Kegiatan (PIC) seminar, Nona Lethulur, S.Pd., M.Si., menyatakan bahwa kehadiran Dr. Andi Abubakar merupakan sebuah kehormatan sekaligus peluang besar untuk memperkaya substansi diskusi.


“Kehadiran Deputi Tata Kelola Kearsipan ANRI tentu memberikan nilai strategis bagi seminar ini. Kami berharap perspektif kearsipan dapat memperkuat pemahaman kita bahwa pembangunan kota pusaka tidak hanya berbicara tentang bangunan dan kawasan bersejarah, tetapi juga bagaimana memori, dokumen, dan sejarah kota dikelola serta diwariskan kepada generasi mendatang,” ujar Nona Lethulur.


Ia menambahkan, tema seminar memiliki keterkaitan erat dengan upaya transformasi City Gallery menjadi ruang publik yang mampu menyajikan informasi sejarah, budaya, dan perkembangan kota secara terbuka. Konsep inklusivitas menjadi kunci agar ruang tersebut dapat diakses dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.


“City Gallery harus mampu menjadi ruang edukasi, informasi, dan interaksi publik. Karena itu, konsep inklusif menjadi sangat penting agar keberadaan ruang tersebut benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk kelompok yang selama ini membutuhkan akses informasi yang lebih luas,” jelasnya.


Sementara itu, Sekretaris Panitia Seminar Nasional, Dr. Rusman Rasyid, S.Pd., M.Pd., membenarkan jadwal kehadiran Dr. Andi Abubakar. Menurutnya, partisipasi ANRI sangat relevan dengan tema yang diangkat, khususnya dalam melihat arsip sebagai elemen vital dari memori kolektif dan identitas kota.


“Betul, Dr. Andi Abubakar dijadwalkan menjadi narasumber. Kehadiran beliau sangat relevan, khususnya dalam melihat arsip sebagai bagian penting dari memori kolektif dan identitas sebuah kota,” kata Rusman.


Dr. Rusman menekankan bahwa seminar ini bukan sekadar forum akademik, melainkan wadah untuk menghasilkan gagasan konkret bagi pengembangan Kota Ternate. Melalui pertemuan berbagai perspektif dari pemerintah, akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan terbangun kesadaran bersama bahwa pelestarian kota pusaka harus berjalan beriringan dengan inovasi, keterbukaan informasi, pemanfaatan teknologi, dan prinsip inklusivitas.


“Ternate memiliki sejarah panjang dan kekayaan pusaka yang luar biasa. Melalui seminar ini, kita ingin mendorong bagaimana kekayaan tersebut tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dikemas dan dihadirkan dalam ruang publik yang edukatif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini,” tambah Rusman.


Momentum Rakernas XII JKPI Tahun 2026 di Kota Ternate diharapkan dapat memperkenalkan potensi sejarah dan budaya Ternate ke kancah nasional, sekaligus mendorong lahirnya model pengelolaan kota pusaka yang berkelanjutan dan berdaya saing.


Kamis, 27 Agustus 2026

Perkuat Sinergitas antar Lembaga Kapolres Bantaeng silaturahmi ke DPRD Bantaeng


BN Online Bantaeng – Dalam upaya memperkuat koordinasi dan sinergitas antar-lembaga, Kapolres Bantaeng AKBP Andi Mayasari Patongai, S.I.K., M.M., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantaeng, pada Rabu siang (26/8/2026).


Kedatangan orang nomor satu di Polres Bantaeng tersebut didampingi oleh Kasat Intelkam AKP Edwar, S.H., M.M., serta Kasat Reskrim AKP Andi Aldiansyah, S.E., M.M. Rombongan polisi disambut secara langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bantaeng H. Budi Santoso, S.Sos., M.M., Sekretaris Dewan (Sekwan) Muh. Azwar, S.H., serta anggota dewan lainnya yakni M. Amhi dan H. Gazali.


Dalam sambutannya, Ketua DPRD Bantaeng, H. Budi Santoso, mengucapkan selamat datang kepada Kapolres beserta rombongan. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin baik antara legislatif dan eksekutif, khususnya dengan Polres Bantaeng, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


"Kami berharap sinergi ini dapat terus ditingkatkan, terutama dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat Butta Toa," ujar H. Budi Santoso.


Menanggapi sambutan tersebut, AKBP Andi Mayasari Patongai memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di jajaran Polres Bantaeng. Ia mengungkapkan terima kasih atas sambutan hangat dari pimpinan DPRD dan menegaskan komitmennya untuk membangun komunikasi yang terbuka dan transparan dengan seluruh unsur pemerintahan daerah.


Kapolres menekankan bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif tidak bisa dicapai oleh kepolisian semata, melainkan membutuhkan kolaborasi solid dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD.


“Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Apabila terdapat masukan, kendala, maupun permasalahan yang berkaitan dengan pelayanan kepolisian ataupun situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Bantaeng, kami siap berkoordinasi dan mencari solusi bersama,” tegas AKBP Andi Mayasari.


Ia menambahkan, harapan besarnya adalah hubungan baik yang sudah ada semakin erat, sehingga mampu mendukung pembangunan daerah, meningkatkan pelayanan publik, serta mewujudkan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif bagi warga Bantaeng.


Silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan hangat. Setelah bertukar pandangan mengenai berbagai isu strategis di wilayah Bantaeng, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen penguatan hubungan kelembagaan antara Polres dan DPRD Kabupaten Bantaeng.


Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda silaturahmi Kapolres Bantaeng dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, tokoh agama, dan elemen strategis lainnya. Melalui pendekatan komunikatif dan kolaboratif ini, diharapkan stabilitas keamanan terjaga sekaligus pelayanan publik menjadi lebih optimal bagi masyarakat.


TP PKK Bantaeng Galakkan Literasi Digital, Ingatkan Warga Waspada Modus Penipuan Online


BN Online Bantaeng, – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bantaeng terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi digital. Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan 10 Program Pokok PKK yang digelar di Aula Kantor Camat Pa’jukukang, Kamis (27/8/2026).


Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, yang membuka acara secara resmi, menekankan pentingnya sikap bijak dan waspada dalam memanfaatkan media sosial dan platform digital. Dalam sambutannya, ia menyoroti bagaimana aplikasi seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok, hingga marketplace kini tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi, tetapi juga menjadi sarana utama dalam mencari informasi, berbelanja, hingga menjalankan usaha.


Ny. Gunya mengingatkan bahwa modus penipuan saat ini telah berkembang sangat beragam dan semakin canggih. Pelaku kejahatan siber dapat menghubungi korban melalui berbagai saluran dengan menyamar sebagai pihak-pihak terpercaya.


"Modus penipuan saat ini semakin beragam. Pelaku dapat menghubungi kita melalui pesan WhatsApp, SMS, telepon, media sosial, maupun aplikasi tertentu dengan berbagai alasan. Ada yang mengaku sebagai teman, klien, keluarga, petugas bank, pegawai pemerintah, kurir, penjual online, bahkan menggunakan identitas orang yang kita kenal," ujar Ny. Gunya.


Ia juga menjabarkan bentuk-bentuk penipuan lain yang marak terjadi, seperti penyebaran tautan (link) palsu, undangan digital mencurigakan, iming-iming hadiah atau giveaway, investasi ilegal, pinjaman online (pinjol), lowongan pekerjaan palsu, serta permintaan kode OTP atau data pribadi lainnya.


Menghadapi ancaman tersebut, Ketua TP PKK Bantaeng mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para ibu dan pelaku UMKM perempuan, untuk menerapkan prinsip keamanan digital yang sederhana namun efektif.


"Jangan mudah percaya, jangan terburu-buru, dan jangan sembarangan memberikan data pribadi. Bagi para pelaku UMKM perempuan, saya juga mengingatkan agar berhati-hati dalam melakukan transaksi secara online. Saring sebelum sharing, cek sebelum percaya, dan pikir sebelum klik," tegasnya.


Kegiatan penyuluhan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan narasumber kunci, antara lain Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bantaeng, Hj. Rahma Arsyad, serta Camat Pa’jukukang, Darmawati Hasan. Sebagai narasumber teknis dalam sesi materi, hadir pula Aipda Khaerul Ihsan yang memberikan wawasan tambahan terkait aspek keamanan dan hukum dalam penggunaan teknologi digital.


Melalui kegiatan ini, TP PKK Bantaeng berharap dapat membangun ketahanan keluarga dan masyarakat terhadap risiko kejahatan siber, sekaligus memaksimalkan manfaat positif dari transformasi digital bagi kesejahteraan ekonomi dan sosial.


Peringati HUT Kejaksaan ke-81, Kejari Bantaeng Gelar Fun Football Bersama Forkopimda dan OKP


BN Online Bantaeng, – Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai suasana di Lapangan Lompo Battang, Kabupaten Bantaeng, pada Kamis (27/8/2026). Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng menggelar pertandingan persahabatan fun football yang melibatkan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan Organisasi Kemasyarakatan dan Kepemudaan (OKP).


Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat strategis daerah. Mewakili Bupati Bantaeng, Muh Fathul Fauzy Nurdin, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bantaeng, dr. Sultan, turut hadir mendampingi para unsur Forkopimda lainnya.


Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng, Hadi Sukma Siregar; Dandim 1410/Bantaeng, Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis; Kabag Log Polres Bantaeng, Kompol Supriadi yang mewakili Kapolres Bantaeng; serta Hakim Pengadilan Negeri Bantaeng, Syailendra Anantya Prawira yang mewakili Ketua PN Bantaeng. Turut hadir pula Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Abdullah, Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian, H. Subhan, serta berbagai unsur terkait lainnya.


Dalam pertandingan yang berlangsung meriah tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Kejari Bantaeng dan jajaran Forkopimda berhadapan dengan perwakilan dari berbagai elemen OKP di Kabupaten Bantaeng. Meski bersifat kompetitif, nuansa keakraban dan saling menghargai tetap menjadi fokus utama dalam setiap gerak permainan di atas lapangan.


Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng, Hadi Sukma Siregar, menyampaikan bahwa kegiatan fun football ini bukan sekadar ajang olahraga biasa. Lebih dari itu, kegiatan ini dirancang sebagai wadah strategis untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara instansi penegak hukum, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat.


"Melalui olahraga bersama, kami berharap hubungan antarpemangku kepentingan di Kabupaten Bantaeng semakin solid. Sinergi yang terbangun ini menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas daerah," ujar Hadi.


Sementara itu, perwakilan Pemkab Bantaeng mengapresiasi inisiatif Kejari Bantaeng dalam menyelenggarakan acara tersebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Kejaksaan RI ke-81. Kegiatan ini dinilai sebagai momentum positif untuk membangun komunikasi yang lebih erat dan terbuka antarlembaga.


Dengan terjalinnya koordinasi yang baik melalui pendekatan yang humanis seperti olahraga, diharapkan dapat mendukung berbagai program pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Bantaeng ke depannya.


Rabu, 26 Agustus 2026

Ketua TP PKK Bantaeng Buka Gerakan GENTING, Tegaskan Stunting Urusan Masa Depan Generasi

BN Online Bantaeng, – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, secara resmi membuka kegiatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Aula Kantor Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu, pada Rabu (26/8/2026).

Dalam sambutannya, Ny. Gunya menekankan bahwa isu stunting bukan sekadar masalah pertumbuhan fisik anak, melainkan menyangkut keberlangsungan dan kualitas masa depan generasi bangsa. Oleh karena itu, pencegahan stunting memerlukan sinergi dan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat.

"Melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, saya berharap terbangun semangat gotong royong dan kepedulian bersama untuk memberikan dukungan kepada keluarga yang memiliki risiko stunting, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi, kesehatan, pengasuhan, sanitasi, dan edukasi keluarga," ujar Ny. Gunya.

Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi Tim Penggerak PKK dan para kader yang terus aktif turun ke tengah masyarakat. Ny. Gunya mengajak agar GENTING tidak hanya dipandang sebagai seremonial semata, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan.

"Mari kita jadikan GENTING bukan sekadar sebuah kegiatan, tetapi sebagai gerakan bersama yang berkelanjutan, sehingga tidak ada anak di Kabupaten Bantaeng yang kehilangan kesempatan untuk tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas," tuturnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bantaeng, Fiqih Seftiriyanti Luhulima, turut mengajak masyarakat untuk memahami bahwa percepatan penurunan angka stunting adalah tanggung jawab kolektif. Ia menyoroti pentingnya peran ayah dalam keluarga sebagai bagian dari solusi.

"GENTING ini menunjukkan bagaimana kita bergotong royong untuk saling membantu. Bukan hanya soal pola asuh, tetapi bagaimana kepedulian kita bersama bisa hadir untuk membantu keluarga dalam mencegah stunting. Para bapak-bapak juga perlu mensosialisasikan bahwa tanggung jawab dalam keluarga adalah ayah. Dengan keluarga yang kuat, insyaallah Bantaeng bangkit," kata Fiqih.

Sebagai bentuk konkret dukungan terhadap peningkatan sanitasi lingkungan—yang merupakan salah satu faktor kunci pencegahan stunting—Ny. Gunya Paramasukhaputri juga meresmikan fasilitas Jamban Sehat pada kesempatan tersebut. Fasilitas ini merupakan bantuan dari Klinik DOI 79 Bantayang yang ditujukan untuk mendukung upaya kesehatan di Desa Bonto Salluang.

Hadir dalam acara pembukaan tersebut antara lain Camat Bissappu, Muzakkir; Kepala Desa Bonto Salluang, Marzuki; jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Bantaeng, serta para kader kesehatan desa.

Bupati Bantaeng Hadiri Ekspos Manajemen Talenta Tahap II Sulsel, Minta Pendampingan BKN



BN Online Makassar,– Dalam upaya memetakan, mengembangkan, dan menempatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) secara objektif berdasarkan kinerja serta kompetensi, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin menghadiri agenda Ekspos Manajemen Talenta Tahap II se-Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan yang bertujuan mewujudkan birokrasi yang profesional ini dilaksanakan di Toraja Room, Lobby Utama Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, pada Rabu (26/8).


Pada kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng didampingi langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bantaeng, Muh. Arief.


Menyikapi pentingnya akurasi data dalam sistem kepegawaian, Bupati Fathul menyampaikan harapannya agar mendapatkan pendampingan intensif dari pihak terkait.


"Kami tentunya berharap pihak BKN terus melakukan pendampingan dalam pembenahan kelengkapan data-data ASN yang merupakan indikator-indikator penting dalam mewujudkan pelaksanaan Manajemen Talenta di Kab. Bantaeng," tutur Bupati Fathul.


Kegiatan Ekspos Manajemen Talenta ini dinilai sebagai langkah strategis dalam peningkatan pelayanan publik. Dengan manajemen talenta yang baik, diharapkan dapat mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing, sehingga mampu mempercepat pembangunan daerah.


Sebelumnya, kegiatan Ekspos Manajemen Talenta Tahap II se-Provinsi Sulawesi Selatan telah dimulai sejak 25 Agustus dan dijadwalkan berlangsung hingga 27 Agustus 2026. Agenda ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, bersama dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Lantik 6 Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan, Gunya Paramashukaputri: Amanah Ini Tanggung Jawab Besar untuk Masyarakat


BN Online Bantaeng– Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramashukaputri Fauzy, resmi melantik empat Ketua TP PKK Kecamatan dan dua Ketua TP PKK Kelurahan di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Rabu (26/8/2026).


Dalam sambutannya, Gunya menyampaikan ucapan selamat kepada para ketua yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa jabatan yang disandang bukan sekadar titel, melainkan sebuah amanah besar untuk mengabdi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Selamat dan sukses untuk ibu-ibu yang dilantik hari ini. Amanah yang diberikan sebagai bentuk tanggung jawab besar,” ujar Gunya.


Ia menegaskan bahwa momen pelantikan tersebut bukanlah seremoni belaka, melainkan menjadi titik awal dari komitmen pengabdian. Oleh karena itu, setiap kader diminta menjalankan tugasnya dengan penuh keikhlasan, komitmen tinggi, serta semangat kerja sama.


“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan awal dari sebuah tanggung jawab dan pengabdian kepada masyarakat. Amanah yang diberikan ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan, komitmen, dan kerja sama,” tambahnya.


Gunya juga tidak lupa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengurus PKK sebelumnya yang telah berdedikasi memajukan gerakan PKK di Kabupaten Bantaeng. Ia berharap seluruh pengabdian mereka dinilai sebagai ibadah di sisi Allah SWT.


Peran Strategis di Tengah Tantangan Kompleks


Menyikapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks, Gunya meminta para ketua yang baru dilantik untuk mampu beradaptasi dan mengambil peran strategis. Ia mengingatkan agar Sepuluh Program Pokok PKK dijadikan instrumen utama pemberdayaan keluarga dan masyarakat, serta disinergikan dengan program nasional.


“Saya berharap kepada seluruh Ketua Tim Penggerak PKK yang telah dilantik agar dapat menjadi penggerak, penghubung, dan penguat keluarga serta masyarakat di wilayah masing-masing. Karena sesungguhnya kekuatan PKK berada pada kedekatan kader dengan masyarakat,” ungkapnya.


Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya sinkronisasi program lokal dengan arahan pusat. “Sepuluh Program Pokok PKK harus kita jadikan sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat dan keluarga, sekaligus disinergikan dengan Asta Cita Presiden,” tegas Gunya.


Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual Berbasis Teknologi


Rangkaian acara pelantikan tersebut juga diisi dengan kegiatan peningkatan kapasitas bagi perempuan dalam bidang politik, hukum, sosial, dan ekonomi. Pertemuan pengurus TP PKK Kabupaten Bantaeng kali ini mengangkat tema khusus, yakni “Kekerasan Seksual Berbasis Teknologi”.


Sebagai pemateri, hadir Aipda Haerul Ihsan, S.Pd., anggota Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bantaeng. Melalui sesi ini, para pengurus diharapkan semakin memahami modus operandi kekerasan seksual di ruang digital serta meningkatkan kewaspadaan untuk melindungi perempuan dan anak dari ancaman teknologi yang semakin berkembang.


Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran PKK tidak hanya sebagai pendamping keluarga, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan, khususnya di era digital.


KPU Bantaeng Raih Predikat Pelayanan 'Sangat Baik', Indeks Kepuasan Masyarakat Capai 88,62


BN Online Bantaeng – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantaeng kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam aspek pelayanan publik. Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) untuk Triwulan II dan Semester I Tahun 2026, lembaga ini berhasil meraih Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 88,62. Angka tersebut menempatkan kualitas pelayanan KPU Bantaeng dalam kategori A atau "Sangat Baik".


Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kinerja dan layanan yang diberikan oleh jajaran KPU Kabupaten Bantaeng. Hasil survei ini tidak hanya sekadar angka, melainkan instrumen vital bagi institusi penyelenggara pemilu tersebut untuk melakukan evaluasi berkelanjutan guna meningkatkan standar pelayanan.


Tren Positif Konsisten


Jika dilihat dari tren perkembangan dalam beberapa tahun terakhir, KPU Bantaeng menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan. Data publikasi KPU menunjukkan bahwa nilai IKM sempat berada di angka 84,50 pada tahun 2023, kemudian merangkak naik menjadi 88,25 pada tahun 2024, dan mencapai puncak 88,89 pada tahun 2025.


Memasuki tahun 2026, capaian tetap terjaga di level tinggi. Pada Triwulan I 2026, nilai IKM tercatat sebesar 88,96. Meskipun pada Triwulan II dan Semester I 2026 terjadi sedikit penyesuaian menjadi 88,62, angka tersebut tetap konsisten berada dalam kategori mutu pelayanan A (Sangat Baik). Hal ini menegaskan stabilitas dan konsistensi kualitas layanan yang diberikan kepada publik.


Metode Survei dan Evaluasi Berkelanjutan


Survei Kepuasan Masyarakat ini dilaksanakan melalui pengumpulan data langsung dari pengguna layanan, baik secara daring (online) maupun luring (offline). Responden berasal dari berbagai lapisan masyarakat yang pernah berinteraksi dengan layanan KPU Bantaeng.


Masukan dan penilaian dari masyarakat ini menjadi bahan refleksi penting bagi KPU Bantaeng. Tujuannya adalah memastikan setiap aspek pelayanan—mulai dari kemudahan akses, kecepatan proses, transparansi, hingga responsivitas petugas—terus diperbaiki sesuai kebutuhan masyarakat.


Komitmen "Bangga Melayani Bangsa"


Menanggapi hasil tersebut, pihak KPU Kabupaten Bantaeng menyatakan komitmennya untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan di periode berikutnya. Langkah ini sejalan dengan semangat "Bangga Melayani Bangsa" serta penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yang menekankan pada pelayanan yang profesional, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.


“Capaian IKM sebesar 88,62 dengan kategori A (Sangat Baik) merupakan bentuk apresiasi sekaligus masukan bagi KPU Kabupaten Bantaeng untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Kepuasan masyarakat menjadi salah satu tolok ukur penting dalam memastikan pelayanan yang diberikan semakin baik dan berkelanjutan,” ujar perwakilan KPU Bantaeng.


Dengan hasil ini, KPU Kabupaten Bantaeng berharap dapat terus memperkuat kepercayaan publik terhadap kelembagaan KPU, sekaligus menjadikan hasil survei sebagai motor penggerak perbaikan berkelanjutan dalam ekosistem pelayanan publik di daerah tersebut.


Pererat Sinergi TNI-Pemda, Bupati Bantaeng dan Dandim 1410/Bantaeng Gelar Gowes Bersama


BN Online Bantaeng – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng dengan jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI), Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, bersama Komandan Kodim (Dandim) 1410/Bantaeng, Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, melaksanakan kegiatan bersepeda atau gowes bersama, Selasa (25/8/2026).


Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini diikuti oleh seluruh jajaran Kodim 1410/Bantaeng serta pejabat terkait di lingkungan Pemkab Bantaeng. Selain sebagai sarana olahraga untuk menjaga kebugaran tubuh, gowes ini juga menjadi momentum strategis untuk membangun komunikasi yang lebih intensif antarlembaga.


Rombongan memulai perjalanan dari Rumah Jabatan (Rujab) Dandim 1410/Bantaeng. Dengan rute yang telah ditentukan, para pesepeda menyusuri sejumlah ruas jalan utama hingga memasuki wilayah pedesaan di Kabupaten Bantaeng, menikmati pemandangan alam sambil mengayuh sepeda dengan semangat.


Perjalanan dimulai dari Rujab Dandim, kemudian berbelok kiri menuju Jalan Andi Mannappiang, dilanjutkan belok kiri ke arah Lumpangan Bate Balla. Rombongan terus melaju lurus ke arah Tanahloe, lalu belok kiri hingga tembus di Palanjong.


Selanjutnya, rombongan berbelok kiri menuju Jalan Poros Tanete, melewati kawasan Tombolo, dan belok kiri lagi menuju Poros Kaloling. Titik istirahat pertama atau etape pertama dicapai di Bajiminasa, tepatnya di lokasi Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).


Dari Bajiminasa, perjalanan dilanjutkan dengan berbelok kanan menuju Poros Layoa, melewati Baruga, dan belok kanan menuju Jalan Poros Marina. Rombongan akhirnya tiba di Pantai Marina yang ditetapkan sebagai etape kedua. Setelah beristirahat sejenak menikmati suasana pantai, rombongan melanjutkan perjalanan melalui Poros Marina dan kembali menuju Makodim 1410/Bantaeng sebagai titik akhir kegiatan.


Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa olahraga bersama seperti ini memiliki manfaat ganda, yakni bagi kesehatan fisik serta sebagai media penguatan hubungan kerja.


"Kegiatan olahraga bersama seperti ini memiliki banyak manfaat, tidak hanya bagi kesehatan dan kebugaran, tetapi juga dalam membangun komunikasi serta kebersamaan antarlembaga," ujar Bupati Fathul.


Ia berharap, kekompakan dan semangat yang ditunjukkan dalam kegiatan gowes ini dapat terus dipelihara. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat sinergi antara Pemkab Bantaeng, TNI, serta seluruh unsur terkait lainnya.


"Dengan sinergi yang kuat, kita akan lebih optimal dalam mendukung pembangunan daerah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bantaeng," tutupnya.


Kegiatan berakhir dengan suasana hangat dan penuh kesan persaudaraan, menegaskan komitmen bersama antara sipil dan militer dalam memajukan Kabupaten Bantaeng.


Bupati Bantaeng Takjub, Sebut Perayaan HUT RI di Kampung Bissampole Lebih Meriah dari Acara Pemkab


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kampung Bissampole, Jalan Bungung Barania, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng. Penutupan tersebut ditandai dengan acara Malam Ramah Tamah yang digelar pada Senin malam, 24 Agustus 2026.


Acara penutupan kali ini mengusung tema "Bangkitnya peradaban bissampole di Baa-taeng", yang menjadi puncak dari serangkaian kemeriahan yang telah berlangsung sebelumnya di wilayah tersebut.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat Bissampole. Ia menilai kekompakan dan antusiasme warga dalam memeriahkan HUT ke-81 RI tahun ini sangat luar biasa.


Bupati bahkan memberikan pujian khusus dengan menyatakan bahwa kemeriahan acara yang digagas oleh masyarakat kampung tersebut mampu melampaui skala acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bantaeng.


"Selama menjadi bupati, belum pernah saya menghadiri kegiatan yang semeriah ini. Acara Bissampole ini bahkan sudah mengalahkan acaranya Pemerintah Daerah, jadi saya sangat takjub," ujar Bupati Fathul Fauzy.


Ia berharap semangat kebersamaan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang. "Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih meriah lagi. Tentunya kita berharap kekompakan keluarga besar Bissampole harus kita jaga bersama. Semoga ini bisa menjadi percontohan bagi kampung-kampung lain," tambahnya.


Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Bantaeng, Hj. Emmiwati, perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Bantaeng Zulkarnain, Lurah Pallantikang, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.


Kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat ini menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan melalui kegiatan yang berbasis pada kearifan lokal dan gotong royong.


Selasa, 25 Agustus 2026

Polres Bantaeng Gelar "Polwan Goes To School" Peringati Hari Jadi ke-78 Polwan RI


BN Online Bantaeng,– Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia, Polres Bantaeng menggelar kegiatan edukasi bertajuk "Polwan Goes To School". Kegiatan ini berlangsung di Sekolah Muhammadiyah Panaikang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, pada Minggu (24/8/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Bantaeng, AKP DR. Nurhayati, S.H., M.H., bersama jajaran anggota Polwan Polres Bantaeng. Ratusan siswa-siswi tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang digelar pagi hari tersebut.


Dalam sesi materi, para Polwan menyampaikan berbagai topik penting yang relevan dengan kehidupan pelajar saat ini. Materi yang disampaikan meliputi pencegahan kenakalan remaja, bahaya bullying (perundungan), pentingnya bijak dalam bermedia sosial, serta pengenalan tugas dan peran Polwan di masyarakat.


AKP Nurhayati menjelaskan bahwa kehadiran Polri di sekolah-sekolah bertujuan untuk memberikan edukasi sejak dini kepada generasi muda.


"Kami hadir ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi sejak dini. Harapannya anak-anak bisa menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan menjauhi narkoba," ujar AKP Nurhayati.


Selain penyampaian materi, suasana kegiatan juga dipermeriah dengan sesi tanya jawab interaktif, kuis berhadiah, dan foto bersama antara para Polwan dengan siswa-siswi. Pihak sekolah menyambut positif inisiatif ini sebagai bentuk sinergi nyata antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan dunia pendidikan dalam membentuk karakter pelajar.


Melalui program "Polwan Goes To School", Polres Bantaeng ingin menunjukkan wajah humanis Polri. Kegiatan ini menegaskan bahwa Polwan tidak hanya bertugas di lapangan penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai sahabat, kakak, dan pelindung bagi generasi muda Indonesia


Peserta Jambore Nasional XII Kwarcab Pramuka Bantaeng Tiba dengan Selamat di Butta Toa, Orang Tua Haru Sambut Kepulangan



 

BN Online Bantaeng, – Suasana haru menyelimuti kedatangan peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Kontingen Cabang (Koncab) Kwarcab Pramuka Bantaeng yang kembali ke tanah kelahiran, Butta Toa, pada Selasa 25 Agustus 2026 sekira pukul 08.30 WITA.


Rombongan tiba dengan selamat setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanjung Priok, Jakarta, dengan transit di Surabaya, sebelum akhirnya bersandar di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar pada pukul 02.00 dini hari tadi.


Kedatangan para peserta disambut antusias oleh para orang tua dan keluarga yang telah lama menanti. Rasa lega bercampur haru terlihat jelas di wajah para orang tua saat melihat putra-putri mereka kembali dengan sehat dan selamat setelah berjuang memperagakan ilmu serta keterampilan yang telah dipelajari selama mengikuti bimbingan di ajang nasional tersebut. Tangis kebahagiaan pun tak dapat dibendung saat momen reuni terjadi.


Salah satu orang tua peserta Jamnas XII Kwarcab Pramuka Bantaeng mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada para pembina.


"Terima kasih banyak kepada Kakak Pinkoncab dan Kakak Bina Damping atas bimbingannya selama ini. Ilmu yang diberikan sangat bermanfaat bagi putra kami. Ini akan menjadi bekal berharga baginya, semoga ia bisa terus mengikuti kegiatan lainnya di Pramuka. Insya Allah, kami akan selalu mendukung putra kami dalam kegiatan seperti ini untuk membentuk karakternya," ujarnya.


Sementara itu, Tim Koncab Jamnas XII Kwarcab Pramuka Bantaeng, Andi Nurbaeti, S.Si., juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim pembina. Ia menilai kekompakan tim menjadi kunci keberhasilan kontingen Bantaeng sejak awal keberangkatan hingga kepulangan.


"Sungguh luar biasa kepada Kakak Bina Damping atas kekompakannya. Bekerja dengan tim dari awal kita tiba di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, sampai kita kembali ke kampung halaman Butta Toa. Saya menghaturkan banyak terima kasih yang tak terhingga. Kami tak bisa berbuat apa-apa jika kalian tidak ada," ungkap Andi Nurbaeti.


Kepulangan peserta Jamnas XII ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Pramuka di Bantaeng untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.






News Of This Week