Rabu, 28 Oktober 2026

Bupati Bantaeng Lepaskan 19 Atlet PELTI Bantaeng ke Kejuaraan Nasional IMTC Piala Ketua PELTI Sulsel


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Bina Prestasi (BINPRES) Persatuan Lawn Tennis Indonesia (PELTI) Kabupaten Bantaeng. Acara pelepasan berlangsung di Lapangan PELTI Bantaeng, Selasa (27/10/2026).


Sebanyak 19 atlet tenis muda Kabupaten Bantaeng diberangkatkan untuk berkompetisi di Kejuaraan Nasional IMTC Piala Ketua PELTI Sulawesi Selatan. Kompetisi yang diselenggarakan oleh PELTI Provinsi Sulawesi Selatan ini diikuti oleh perwakilan pengurus cabang PELTI dari berbagai daerah di Sulsel, serta menjadi ajang strategis untuk pembinaan dan pengembangan kemampuan atlet tenis kelompok umur.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi tinggi kepada para atlet muda yang akan membawa nama baik daerah. Ia menekankan bahwa pembinaan atlet usia dini merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi olahraga yang berprestasi di masa depan.


"Saya merasa bangga kepada adik-adik atlet yang akan berangkat bertanding hari ini. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang terus memberikan dukungan, serta seluruh pengurus dan pelatih PELTI yang telah membina atlet-atlet kita selama ini," ujarnya.


Bupati menambahkan, Pemerintah Daerah berkomitmen memberikan perhatian serius terhadap pengembangan potensi olahraga, termasuk pembinaan tenis sejak usia dini. Menurutnya, para atlet muda sangat membutuhkan dukungan dan kesempatan untuk mengasah kemampuan melalui berbagai kompetisi.


"Saya akan terus memberikan dukungan dan hadir untuk melepas calon-calon atlet masa depan Kabupaten Bantaeng. Mudah-mudahan keikutsertaan dalam kejuaraan ini dapat memberikan pengalaman, meningkatkan kemampuan, dan melahirkan prestasi yang membanggakan bagi daerah," tambahnya.


Keikutsertaan 19 atlet ini diharapkan menjadi momentum bagi para petenis muda Bantaeng untuk mengukur kemampuan, memperluas pengalaman bertanding, serta membangun mental juara dan semangat sportivitas dalam menghadapi lawan dari berbagai daerah.


Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh olahraga daerah, antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, H. Misbah; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bantaeng, Drs. Abdullah; Ketua KONI Kabupaten Bantaeng, H. Tasrif Labandu; Ketua PELTI Kabupaten Bantaeng, Iswan Nurdin; serta Ketua Kontingen BINPRES PELTI Bantaeng, Masraf Suleman.


Turut hadir pula jajaran pengurus PELTI Bantaeng, seluruh atlet, dan anggota kontingen yang siap mengharumkan nama daerah di kancah provinsi.

Selasa, 27 Oktober 2026

Buka Temu Karya Karang Taruna, Bupati Bantaeng Tekankan Peran Pemuda dalam Karya Nyata


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, resmi membuka kegiatan Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Bantaeng yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (27/10/2026).


Kegiatan ini menjadi agenda strategis bagi organisasi kepemudaan tersebut, selain sebagai ajang konsolidasi, forum ini juga menjadi momentum pelaksanaan pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten Bantaeng untuk periode mendatang.


Mengusung tema “Aditya Karya Mahatva Yodha – Bangkit Bersama Karya Nyata untuk Bantaeng”, Bupati Fathul Fauzy dalam sambutannya menegaskan bahwa peran pemuda sangat vital dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh anggota Karang Taruna untuk tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, namun lebih pada aksi pemberdayaan dan inovasi sosial.


"Karang Taruna memiliki peran strategis dalam membangun kepedulian sosial. Saya berharap, melalui Temu Karya ini, lahir gagasan-gagasan inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bantaeng," ujar Bupati Bantaeng


Bupati juga menitipkan harapan agar soliditas organisasi terus terjaga. Ia menginginkan kepengurusan baru yang terpilih nanti mampu menjadi jembatan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, serta menghadirkan program-program yang berorientasi pada pemberdayaan pemuda.


"Jadikan momen ini untuk memperkuat kebersamaan. Kita butuh kepemimpinan yang mampu membawa Karang Taruna semakin aktif dan berkontribusi nyata," tambahnya.


Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan, Harmasyah; Karateker Ketua Karang Taruna Kabupaten Bantaeng, Zulkifli Thahir; Anggota DPRD Bantaeng, M. Amhi; Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bantaeng; serta perwakilan berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Kabupaten Bantaeng.


Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan Karang Taruna Bantaeng dalam mewujudkan generasi muda yang produktif dan peduli terhadap lingkungan sosialnya

Bupati Bantaeng Apresiasi PKK Sukses Turunkan Angka Stunting Jadi 5,8 Persen pada HKG ke-54


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Bantaeng. Kegiatan ini digelar di Gedung Balai Kartini, Selasa (27/10/2026).

Peringatan HKG PKK tahun ini mengusung tema strategis, yakni "Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045." Tema ini menjadi pengingat bahwa gerakan PKK harus berjalan beriringan dan mendukung arah pembangunan nasional.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran TP PKK, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan, atas kontribusi nyata mereka dalam menangani isu kesehatan masyarakat, khususnya stunting.


Bupati mengungkapkan bahwa aktifnya kader PKK di berbagai lini telah memberikan dampak signifikan terhadap penurunan prevalensi stunting di daerah tersebut.


"Saat ini angka stunting kita berhasil turun dari 7 persen menjadi 5,8 persen. Capaian ini tentunya tidak mungkin kita raih tanpa dukungan penuh dari ibu-ibu PKK. Terima kasih atas kinerja yang diberikan yang sangat berdampak kepada masyarakat Kabupaten Bantaeng," ungkap Bupati.


Sementara itu, Ketua TP PKK Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, menekankan bahwa pelaksanaan program PKK tidak boleh hanya dipandang sebagai rutinitas tahunan, melainkan sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.


"Kita dituntut untuk tidak hanya menjalankan program sebagai rutinitas, melainkan sebagai investasi jangka panjang. Melalui kekuatan 10 Program Pokok PKK, kita memiliki fondasi kuat untuk mendukung Asta Cita pemerintah," tegasnya.


Ia memaparkan sejumlah fokus program yang harus diperkuat, di antaranya ketahanan pangan di pekarangan rumah, percepatan penurunan stunting, peningkatan literasi, pendidikan anak, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.


Menurutnya, penguatan ini harus dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga, demi mencetak generasi unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.


"Anda semua adalah pahlawan tanpa tanda jasa di lini terdepan kesejahteraan keluarga. Tetaplah menjaga kekompakan dan kuatkan implementasi program demi mewujudkan keluarga Indonesia yang berdaya dan sejahtera," pungkasnya.


Turut hadir dalam acara tersebut Ketua GOW Kabupaten Bantaeng, Hj. Rahma Arsyad, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir, unsur Forkopimda, anggota DPRD, para Kepala OPD, Pimpinan BUMN/BUMD, serta para Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kabupaten Bantaeng.

Senin, 26 Oktober 2026

Dorong Transformasi Layanan, Ketua TP PKK Bantaeng Buka Rakor Posyandu Era Baru


BN Online Bantaeng, – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bantaeng yang juga menjabat Ketua Tim Pembina Posyandu, Gunya Paramasukhaputri, resmi membuka Rapat Koordinasi Registrasi Posyandu Era Baru melalui Sistem Informasi Posyandu (SIP). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Senin (26/10/2026).


Agenda strategis ini diikuti oleh 75 peserta yang terdiri atas perwakilan dari 46 desa, 21 kelurahan, dan 8 kecamatan se-Kabupaten Bantaeng. Rakor tersebut digelar sebagai langkah awal menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi dalam proses registrasi Posyandu Era Baru, yang akan menjadi dasar perencanaan program di tingkat provinsi pada tahun anggaran mendatang.


Dalam sambutannya, Gunya Paramasukhaputri menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (PMDPPPA) Kabupaten Bantaeng serta seluruh pihak terkait atas inisiasi kegiatan ini.


“Atas nama Tim Penggerak Posyandu Kabupaten Bantaeng, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dinas PMDPPPA beserta seluruh pihak yang telah menginisiasi dan mendukung terselenggaranya rapat koordinasi ini,” ujar Gunya.


Ia menegaskan bahwa transformasi menuju Posyandu Era Baru bukan sekadar perubahan administrasi, melainkan upaya mewujudkan pelayanan yang lebih terintegrasi dan berkualitas.


“Rakor ini memiliki arti penting sebagai wadah membangun komitmen bersama. Posyandu kini diarahkan untuk menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lebih luas dan terintegrasi melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM),” jelasnya.


Keenam bidang SPM yang dimaksud meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, serta sosial.


Guna memastikan keberhasilan implementasi Posyandu Era Baru, Gunya menyoroti lima poin krusial yang harus menjadi perhatian bersama, yakni:

1.Memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor.


2.Meningkatkan kapasitas dan kualitas kader Posyandu.


3.Memperkuat pendataan dan pemetaan kebutuhan masyarakat melalui SIP.


4.Mendorong partisipasi aktif masyarakat.


5.Memastikan adanya tindak lanjut yang nyata dari hasil pendataan.


“Melalui registrasi yang optimal via SIP, kita harapkan ini menjadi landasan bagi penguatan perencanaan dan peningkatan kualitas pelayanan Posyandu di Kabupaten Bantaeng,” tambahnya.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas PMDPPPA Kabupaten Bantaeng, Hariyanto, para Camat, Lurah, Kepala Desa, pengurus Tim Pembina Posyandu, serta para kader Posyandu se-Kabupaten Bantaeng.

Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng Lantik Nur Asmi sebagai Ketua PKK Desa Pattallassang, Tekankan Sinergitas 10 Program Pokok


BN Online Bantaeng, – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, secara resmi melantik Nur Asmi sebagai Ketua TP PKK Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu. Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Pattallassang pada Senin, 26 Oktober 2026.


Acara pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting di wilayah tersebut, di antaranya Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bantaeng, Hj. Rahma Arsyad, Camat Tompobulu, Misnawatih, serta Kepala Desa Pattallassang, Muhammad Mikail Pebrianto. Turut hadir pula para pengurus PKK Kabupaten Bantaeng, Ketua TP PKK Kecamatan Tompobulu, dan segenap pengurus PKK Desa Pattallassang.


Dalam sambutannya, Ny. Gunya Paramasukhaputri menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka. Menurutnya, momen ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan PKK sekaligus meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan di tingkat desa.


"Untuk Ibu yang hari ini dilantik sebagai Ketua TP PKK Desa Pattallassang, kami ucapkan selamat. Kami percaya Ibu mampu menjalankan amanah ini dengan penuh dedikasi, keikhlasan, dan semangat kebersamaan," ujarnya.


Lebih lanjut, ia berpesan agar 10 Program Pokok PKK dijadikan pedoman utama dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan kegiatan di desa.


Program-program tersebut diharapkan dapat disinergikan secara optimal dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta seluruh unsur yang ada di Desa Pattallassang.


"Sinergikan program dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh unsur di desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh keluarga di Desa Pattallassang," pesannya.


Menutup arahannya, Ny. Gunya menyampaikan harapan agar pelantikan ini dapat menjadi awal dari semangat baru bagi jajaran TP PKK Desa Pattallassang. Ia optimis langkah ini akan membawa berkah, energi positif, dan hasil nyata bagi peningkatan kesejahteraan keluarga di desa tersebut.


Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, TP PKK Desa Pattallassang diharapkan semakin solid dalam menggerakkan peran serta masyarakat untuk mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.



Peringati HSN 2026, TP PKK Bantaeng Dorong Santri Cerdas, Sehat, dan Bebas Kekerasan


BN Online Bantaeng, – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, secara resmi membuka Seminar Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan serta Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Bantaeng.


Acara berlangsung di Aula Husni Kamil Manik, Kantor KPU Kabupaten Bantaeng, Senin (26/10/2026).


Mengusung tema “Remaja Cerdas, Sehat Reproduksi dan Bebas Kekerasan Menuju Generasi Santri Berdaya”, seminar ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran santri di era modern.


Dalam sambutannya, Gunya Paramasukhaputri menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial belaka. Menurutnya, ini adalah langkah nyata dalam upaya membangun generasi muda yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki kemampuan proteksi diri dari berbagai bentuk kekerasan.


“Santri hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Mereka tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan agama yang kuat, tetapi juga perlu dibekali wawasan kesehatan, keterampilan hidup, kecerdasan emosional, serta pemahaman tentang hak dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Gunya.


Lebih lanjut, Gunya menyebutkan bahwa peringatan Hari Santri Nasional harus dimaknai untuk mengenang peran besar ulama dan santri dalam perjuangan bangsa, sekaligus memperkuat komitmen mempersiapkan generasi penerus yang berilmu dan beriman.


Ia menyoroti tiga poin krusial yang menjadi fokus perhatian bersama dalam seminar ini. Pertama, pentingnya membangun remaja yang cerdas dan berkarakter. Kedua, meningkatkan pemahaman kesehatan reproduksi agar remaja mampu menjaga diri secara bertanggung jawab. Ketiga, memperkuat sinergi dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.


Sinergi Perlindungan Perempuan dan Anak

Salah satu momen penting dalam rangkaian kegiatan ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Bantaeng dengan Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak (YBH PA) Bangkit.


Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat jejaring perlindungan hukum dan pendampingan bagi korban kekerasan, khususnya bagi perempuan dan anak di lingkungan pesantren dan masyarakat luas.


Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan pemangku kepentingan di Kabupaten Bantaeng, di antaranya Ketua PC Fatayat NU Bantaeng, Ahriana S.; Direktur RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng, dr. Yusri Lisangan; serta Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bantaeng, Sangkala Irwan.


Turut hadir pula Ketua Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Bantaeng, Aspar Ramli; perwakilan Ketua YBH PA Bangkit, A. Muh. Fuad Ikramullah; pengurus harian YBH PA Bangkit, Mutmainah; kepala madrasah MTs Ma’arif Lasepang dan MTs DDI Mattoanging, serta perwakilan Forum Anak Butta Toa Bantaeng.

Jumat, 23 Oktober 2026

Perangi Kanker Serviks, Unhas dan Pemkab Bantaeng Gelar Layanan Pap Smear Gratis untuk 300 Perempuan


BN Online Bantaeng – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, resmi membuka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang digelar oleh Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas). Acara berlangsung di Gedung Balai Kartini, Kabupaten Bantaeng, Jumat (23/10/2026).


Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Bantaeng, khususnya kaum perempuan, untuk mendapatkan edukasi serta layanan kesehatan preventif. Mengusung tema “Perempuan Sehat, Masa Depan Hebat: Kenali Kesehatan Reproduksi dan Cegah Kanker Serviks Sejak Dini”, acara ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara FK Unhas, RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng, Tim Penggerak PKK, dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Bantaeng.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzi menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran puluhan dokter spesialis dan residen dari Makassar. Ia menekankan bahwa kesehatan ibu dan reproduksi adalah prioritas yang membutuhkan sinergi lintas sektor, terutama dengan pihak akademisi.


“Kami memang membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari Universitas Hasanuddin untuk membantu mengidentifikasi berbagai faktor penyebab permasalahan kesehatan ibu hamil, sehingga langkah penanganan yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran,” ujar Fathul Fauzi di hadapan peserta seminar.


Bawa 25 Dokter Spesialis dan 66 Residen


Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi FK Unhas, Prof. Dr. dr. Sahrul Rauf, mengungkapkan bahwa kegiatan ini melibatkan tenaga ahli dalam jumlah besar untuk memastikan pelayanan prima bagi masyarakat Bantaeng. Tim yang diterjunkan terdiri dari 25 dokter spesialis Obgyn—yang sebagian besar merupakan dokter konsultan—serta 66 dokter residen.


"Kehadiran kami di sini adalah wujud nyata pengabdian perguruan tinggi untuk melayani masyarakat Bantaeng secara langsung," ungkapnya.


Layanan Gratis Pap Smear dan USG


Selain seminar dan edukasi, nilai utama dari kegiatan ini adalah adanya layanan medis gratis yang didukung penuh oleh BPJS Kesehatan. Sebanyak 300 peserta terdaftar untuk mendapatkan layanan pemeriksaan Pap smear guna deteksi dini kanker serviks.


Tak hanya itu, kegiatan ini juga menyediakan layanan ultrasonography (USG) untuk skrining kehamilan bagi 30 peserta. Pelayanan ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan canggih dan mendorong deteksi dini berbagai permasalahan kesehatan reproduksi perempuan yang sering kali terlambat tertangani.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir; Sekretaris Program Studi Spesialis Obgyn FK Unhas, Dr. dr. Imam Ahmadi Farid; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. H. Andi Ihsan; Direktur RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng, dr. Yusri Lisangan; Ketua YKI Cabang Bantaeng, serta para ketua organisasi perempuan se-Kabupaten Bantaeng.

Bupati Bantaeng Resmikan Vertical Dryer Jagung 10 Ton, Solusi Pengeringan Panen Saat Musim Hujan


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi meresmikan fasilitas Vertical Dryer (pengering vertikal) jagung berkapasitas 10 ton milik Kelompok Tani Matahari. Peresmian berlangsung di Panaikang, Kelurahan Bonto Manai, Kecamatan Bissappu, pada Kamis (22/10/2026).


Fasilitas pengering jagung modern tersebut merupakan bantuan langsung dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kehadirannya diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas hasil panen, khususnya pada komoditas jagung, sekaligus menjadi solusi bagi petani dalam menghadapi kendala proses pengeringan saat musim hujan tiba.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan pemerintah pusat melalui berbagai bantuan fasilitas pertanian. Ia menekankan bahwa fasilitas ini harus memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi kelompok tani di Kabupaten Bantaeng.


"Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan bantuan Vertical Dryer jagung berkapasitas 10 ton untuk Kelompok Tani Matahari di Kecamatan Bissappu. Ini merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian yang diharapkan dapat membantu petani, khususnya dalam menjaga kualitas hasil panen jagung, terutama saat musim hujan," ujar Muh. Fathul Fauzy Nurdin.


Bupati juga berpesan agar keberadaan alat ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani, tidak hanya untuk menjaga kualitas jagung pasca-panen, tetapi juga untuk meningkatkan nilai ekonomi dari produksi jagung tersebut.


Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Mahyudin, menjelaskan bahwa orientasi pembangunan sektor pertanian saat ini telah bergeser. Tidak lagi hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga harus menitikberatkan pada kualitas hasil panen.


"Pembangunan pertanian tidak lagi cukup hanya berorientasi pada peningkatan hasil produksi. Kita juga harus memperhatikan kualitas agar hasil produksi jagung kita memiliki daya saing dan manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya petani," tegas Mahyudin.


Diketahui, selain satu unit yang telah diresmikan, saat ini terdapat dua unit Vertical Dryer lainnya yang masih dalam proses pengerjaan di wilayah Kabupaten Bantaeng. Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap seluruh fasilitas tersebut dapat segera selesai dan dimanfaatkan secara maksimal.


Dengan adanya fasilitas ini, petani diharapkan lebih terlindungi dari risiko penurunan kualitas jagung akibat cuaca yang tidak menentu, sehingga kesejahteraan petani di Bantaeng dapat terus meningkat.

Kamis, 22 Oktober 2026

Pj Sekda Bantaeng Serahkan BLT DBHCHT 2026, Prioritas Lansia dan Disabilitas


BN Online Bantaeng – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir, memimpin langsung penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng, Kamis (22/10/2026).

Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan jaring pengaman sosial bagi kelompok masyarakat rentan.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng, Abdi Sam, Plt. Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Bantaeng, Andi Sukmawati, pimpinan cabang Bank Sulselbar Bantaeng, para fasilitator, serta puluhan penerima manfaat.


Dalam sambutannya, Pj Sekda Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan penerima. Ia menegaskan bahwa program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya bagi lansia dan penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian khusus.


“Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat. Kami juga berharap penyaluran bantuan ini dapat berjalan dengan tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Tafsir.


Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng, Abdi Sam, melaporkan bahwa pada penyaluran Tahun Anggaran 2026 ini, terdapat sebanyak 47 orang penerima manfaat.


“Jumlah penerima manfaat BLT DBHCHT tahun ini sebanyak 47 orang, yang terdiri atas kelompok lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas,” ujar Abdi Sam.


Abdi menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan melalui mekanisme perbankan untuk memastikan keamanan dan akuntabilitas dana. Proses penyaluran akan dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan mekanisme dan ketentuan program yang berlaku dari pemerintah pusat maupun daerah.

Perkuat Sinergi Kelembagaan, Rapat Penguatan Tata Kelola Dekranas, PKK, dan Posyandu se-Indonesia Bagian Tengah Digelar di Bali


BN Online Bali– Dalam upaya menyatukan langkah strategis antara Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas)/Dekranasda, Tim Penggerak (TP) PKK, TP Posyandu, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu se-Indonesia Bagian Tengah resmi dilangsungkan di Bali Sunset Road Convention Center (BSCC), Jl. Pura Mertasari, Denpasar, Bali, Kamis (22/10/2026).


Kegiatan strategis ini dihadiri oleh para Ketua TP PKK dan Dekranasda dari berbagai daerah di wilayah Indonesia Bagian Tengah. Turut hadir dalam forum tersebut adalah Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri. Kehadirannya menjadi wujud nyata komitmen dalam membangun sinergi organisasi dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus menyelaraskan program pembangunan di tingkat daerah dengan arahan dari pemerintah pusat.


Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya forum ini.


"Ini merupakan kegiatan yang sangat strategis karena tentunya penting untuk penyamaan persepsi dalam tata kelola kelembagaan," tuturnya di sela-sela kegiatan.


Rapat penguatan tata kelola ini dirancang sebagai momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar-lembaga terkait. Selain itu, agenda ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para perajin serta mendorong pengembangan produk kerajinan daerah melalui sistem kelembagaan yang tertata dengan baik, profesional, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.


Dengan adanya penyamaan persepsi dan penguatan tata kelola ini, diharapkan Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu di berbagai daerah dapat semakin optimal dalam menjalankan peran dan fungsinya. Hal ini pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelestarian kerajinan lokal, serta penguatan ekonomi kreatif di wilayah Indonesia Bagian Tengah.

Hadiri Hari Santri 2026 di Tompobulu, Bupati Bantaeng: Santri Punya Tanggung Jawab Besar Menuju Indonesia Emas


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026. Acara berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Riyadus Shalihin, Desa Bonto-Bontoa, Kecamatan Tompobulu, Kamis (22/10/2026).


Dalam amanatnya, Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin ini menegaskan bahwa peringatan setiap tanggal 22 Oktober bukan sekadar rutinitas kalender, melainkan momentum sakral untuk mengenang jasa para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.


"Sejarah mencatat, Resolusi Jihad yang dimaklumatkan Hadratussyekh Kiai Haji Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945 telah membangkitkan semangat perjuangan umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan," ujar Uji Nurdin di hadapan para kiai, santri, dan tamu undangan.


Bupati menekankan bahwa peristiwa bersejarah tersebut mengajarkan bahwa santri memiliki peran ganda yang vital. Santri tidak hanya berfungsi sebagai penjaga nilai-nilai agama, tetapi juga merupakan bagian integral dari perjalanan bangsa Indonesia.


"Karena itu, mengenang jasa para pendahulu tidak cukup hanya dengan upacara dan seremonial. Kita harus melanjutkan perjuangan mereka melalui pengabdian, karya, dan kontribusi nyata bagi Indonesia," tegasnya.


Pada peringatan Hari Santri Tahun 2026 ini, pemerintah mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas". Menurut Bupati, tema ini mengandung pesan strategis bahwa santri memiliki tanggung jawab moral dan intelektual yang besar dalam menentukan arah masa depan bangsa menuju era kejayaan.


Di kesempatan yang sama, Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bantaeng ini menyoroti dukungan penuh pemerintah pusat terhadap dunia pesantren.


Ia membeberkan bahwa pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini, Kementerian Agama telah membentuk Direktorat Jenderal Pesantren. Unit eselon I ini secara khusus dibentuk untuk menangani pengembangan dan penguatan lembaga pesantren.


"Kehadiran direktorat jenderal ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk memberikan perhatian yang lebih besar kepada pesantren, sekaligus memperkuat peran strategisnya dalam pembangunan nasional," pungkas Bupati.


Upacara ditutup dengan doa dan pembacaan ikrar santri, menandakan semangat baru para santri Bantaeng untuk terus berkarya bagi nusa dan bangsa.

Silaturahmi ke Dusun Tangalla, Kapolsek Barombong Sampaikan Program Kapolri dan Gaungkan 'Polisi Bersama Masyarakat'


 

BN Online GOWA – Kapolsek Barombong, AKP Muh Rizal, SH, MH, melakukan kunjungan silaturahmi ke Dusun Tangalla, Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Kamis (22/10/2026).


Kunjungan orang nomor satu di jajaran kepolisian Kecamatan Barombong ini didampingi langsung oleh Kepala Desa Kanjilo, Muh Nasir, S.Sos. Kehadiran Kapolsek bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dengan para tokoh masyarakat sekaligus mensosialisasikan program kerja Kapolri secara langsung ke tingkat dusun.


Di hadapan para tokoh masyarakat Dusun Tangalla yang hadir, AKP Muh Rizal menegaskan pentingnya sinergitas dan kedekatan emosional antara kepolisian dengan warga.


"Kami datang untuk menyampaikan program Bapak Kapolri, maka dari itu kami hadir untuk bersama masyarakat dengan tagline 'Polisi Bersama Masyarakat'," ucap Kapolsek Barombong, AKP Muh Rizal, SH, MH.


Sementara itu, Kepala Desa Kanjilo, Muh Nasir, S.Sos, memberikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan dan silaturahmi Kapolsek ke wilayahnya. Ia menilai langkah ini sebagai upaya preventif dan strategis dalam menjaga kondusivitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), serta sebagai bentuk dukungan terhadap Program 100 Hari Kerja Kapolri.


"Alhamdulillah kita kedatangan Bapak Kapolsek memberikan himbauan terkait Kamtibmas, dan tokoh masyarakat menyambut baik kehadiran Bapak Kapolsek," ungkap Muh Nasir.


Melalui kegiatan sambang dan silaturahmi ini, diharapkan komunikasi antara kepolisian, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat dapat terus terjalin harmonis. Hal ini bertujuan agar berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini melalui deteksi dini dan kepedulian bersama antara polisi dan masyarakat.


Laporan Sunandar Sultan Ketua BPD Desa Kanjilo

News Of This Week