Selasa, 06 Oktober 2026

Tim URC Resmob Bantaeng Berhasil Menangkap Terduga Pelaku Pencurian Mesin Air di Jalan Lingkar



BN Online Bantaeng – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Reserse Mobile (Resmob) Polres Bantaeng berhasil meringkus dua pria berinisial RM (35) dan WA (27). Keduanya ditangkap karena diduga terlibat dalam aksi pencurian satu unit mesin air di Jalan Lingkar Barat, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng.

Penangkapan kedua tersangka dilakukan pada Selasa (6/10/2026), setelah sebelumnya melakukan penyelidikan intensif terkait kejadian yang terjadi sebulan lalu.


Kapolres Bantaeng AKBP Andi Mayasari Patongai, S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim AKP Andi Aldiansyah, S.E., M.M., menjelaskan kronologis kejadian bermula pada Selasa (1/9/2026). Sekitar pukul 02.00 WITA, korban terlihat menggunakan mesin air miliknya untuk mengaliri sawah. Namun, sekitar pukul 04.00 WITA, korban meninggalkan area persawahan untuk pulang dan beristirahat.


Saat kembali ke lokasi sekitar pukul 05.30 WITA, korban terkejut mendapati mesin airnya telah raib dari tempat semula. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian material diperkirakan mencapai Rp6.000.000 (enam juta rupiah).


"Kejadian ini kemudian dilaporkan oleh korban ke pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan ini, kita langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi TKP serta memintai keterangan saksi termasuk memeriksa rekaman CCTV di lokasi," ujar AKP Andi Aldiansyah.


Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengembangan bukti, tim URC Resmob Polres Bantaeng yang dipimpin Aipda Sabil berhasil mengungkap persembunyian para pelaku. Pada Selasa (6/10/2026), RM (35) diamankan di Jalan Monginsidi, Kelurahan Bonto Rita, sedangkan WA (27) diringkus di Dusun Parigi, Desa Bonto Cinde.


Dari hasil interogasi, kedua tersangka mengakui perbuatannya. RM berperan sebagai "joki" atau orang dalam yang menunjukkan target kepada rekannya, sementara WA bertindak sebagai eksekutor yang mengambil mesin air tersebut.


"RM dan WA telah diamankan di Mapolres Bantaeng untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Barang bukti berupa 1 (satu) unit mesin air merk LC Power dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Soul-GT 125 juga turut diamankan," tutup AKP Andi Aldiansyah.


Kasus ini kini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh Polresta Polres Bantaeng.

Bupati Bantaeng Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Juara Usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti


BN Online Bantaeng – Suasana haru bercampur euphoria kemenangan menyelimuti Tribun Pantai Seruni, Bantaeng, pada Senin malam (5/10/2026). Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, turut berbaur bersama ratusan masyarakat untuk menonton bareng (nobar) laga puncak Final FIFA ASEAN Cup 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Indonesia melawan Thailand.


Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bantaeng tersebut disambut antusias oleh warga yang telah memadati area pantai sejak sore hari. Ikut hadir dalam kegiatan nobar tersebut antara lain Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng, Hadi Sukma Siregar, Asisten I Bidang Pemerintahan Kab. Bantaeng, Asruddin, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bantaeng, dr. H. Sultan, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan elemen masyarakat lainnya.


Laga final yang berlangsung sengit itu berakhir dengan drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu dua kali (2x15 menit). Dalam sesi adu penalti yang menegangkan, Timnas Indonesia berhasil menunjukkan ketenangan dan presisi lebih baik dibandingkan lawan mereka, sehingga keluar sebagai juara dengan skor akhir 4-2.


Kemenangan bersejarah ini langsung disambut meriah oleh para penonton di Pantai Seruni. Sorak-sorai dan nyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya bergema keras, menandai kebahagiaan atas gelar juara yang diraih skuad Garuda.


Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin dalam sambutannya usai pertandingan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain dan pelatih Timnas Indonesia yang telah berjuang maksimal mengharumkan nama bangsa. Ia juga menekankan pentingnya momen seperti ini untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.


"Ini adalah momen kebersamaan kita. Selain merayakan kemenangan Timnas, kita juga ingin menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bantaeng selalu dekat dengan rakyatnya. Semoga semangat juang Timnas Indonesia ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua dalam membangun daerah," ujar Fathul Fauzy.


Kegiatan nobar ini juga dinilai sukses menciptakan suasana kondusif dan positif di tengah masyarakat, sekaligus menjadi wadah hiburan sehat yang melibatkan berbagai lapisan komunitas di Bantaeng.

Senin, 05 Oktober 2026

Bupati Bantaeng Luncurkan Gerakan “Bantaeng Peduli” Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kekeringan Ekstrem


BN Online Bantaeng, – Pemerintah Kabupaten Bantaeng, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), secara resmi meluncurkan gerakan terpadur bertajuk “Bantaeng Peduli” untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Peluncuran program ini ditandai dengan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Senin (5/10/2026).


Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Kajari Bantaeng Hadi Sukma Siregar, Dandim 1410 Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, serta perwakilan Kapolres Bantaeng AKP Dr. Nurhayati. Turut hadir pula Pj. Sekretaris Daerah H. Muhammad Tafsir, Anggota DPRD Marzuki Hasan, para Asisten Sekda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan seluruh camat se-Kabupaten Bantaeng.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul menegaskan bahwa langkah konkret telah diambil untuk merespons kesulitan akses air bersih yang dialami warga. Ia menyebutkan bahwa beberapa hari sebelumnya, dirinya bersama para kepala OPD telah turun langsung mendistribusikan air menggunakan mobil tangki ke Kecamatan Pa'jukukang dan Kecamatan Bissappu.


“Ini adalah gerakan bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Kami terus melakukan pemetaan terhadap wilayah yang mengalami penurunan debit air dan masuk dalam kondisi kekeringan ekstrem,” ujar Bupati Fathul.


Durasi dan Mekanisme Distribusi


Program “Bantaeng Peduli” dijadwalkan berjalan selama satu bulan, mulai 6 Oktober hingga 6 November 2026. Distribusi air bersih akan dilakukan dua kali dalam sepekan dengan jeda waktu tiga hari antar-pengiriman.


Kekeringan yang melanda Bantaeng terjadi akibat tidak adanya curah hujan sejak minggu ketiga Juli 2026. Kondisi hari tanpa hujan (HTH) yang berkepanjangan sejak awal Agustus hingga saat ini tidak hanya menyulitkan akses air bersih warga, tetapi juga mengeringkan lahan pertanian serta meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Wilayah Terdampak


Berdasarkan data yang dipaparkan, dampak kekeringan paling signifikan terjadi di dua kecamatan:


1.Kecamatan Pa'jukukang: Meliputi lima desa, yaitu Batu Karaeng, Nipa-Nipa, Pa'jukukang, Borrong Loe, dan Biangloe. Terdapat 19 titik distribusi berbasis dusun yang menjadi sasaran bantuan.


2.Kecamatan Bissappu: Meliputi tujuh wilayah, yakni Bonto Rita, Bontosunggu, Bonto Atu, Bonto Lebang, Bonto Cinde, Bonto Jai, dan Bonto Langkasa. Di kecamatan ini, tercatat sekitar 60 titik krisis air bersih berbasis RT dan RW.


Prediksi Musim Hujan


Mengacu pada informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang disampaikan dalam rakor, awal musim hujan di Kabupaten Bantaeng diperkirakan baru akan masuk pada minggu kedua Desember 2026. Puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Januari hingga Maret 2027.


Melihat jangka waktu tersebut, gerakan “Bantaeng Peduli” diharapkan dapat menjadi jembatan bantuan vital bagi masyarakat selama masa tunggu menuju musim hujan. Selain memenuhi kebutuhan dasar, program ini juga bertujuan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mitigasi dampak kekeringan di daerah tersebut.


Bupati Bantaeng Lantik Inspektur Daerah Baru dan 21 Kepala Sekolah, Tekankan Integritas Pengelolaan Dana BOS

BN Online Bantaeng,– Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta pejabat dengan tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah dan Fungsional Guru di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng. Acara pelantikan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng pada Senin, 5 Oktober 2026.


Dalam kesempatan ini, satu orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilantik, yakni Masrul Alam yang diangkat menjadi Inspektur Daerah Kabupaten Bantaeng. Sebelumnya, Masrul Alam menjabat sebagai Inspektur Pembantu Bidang Pencegahan dan Investigasi pada Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu, sebanyak 21 orang tenaga pendidik juga dilantik untuk menduduki jabatan Kepala Sekolah dan Fungsional Guru.


Prosesi pelantikan ini disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bantaeng.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik. Ia khususnya menyoroti peran strategis Inspektur Daerah yang baru dalam upaya perbaikan tata kelola pemerintahan.


"Perkenalkan bapak inspektorat yang baru ini, panggilannya Pak Arul. Sebelumnya dari Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan. Kebetulan saya sudah menghadap dengan Pak Gubernur Sulsel, beliau menyarankan Pak Arul untuk bisa membantu kami di Kabupaten Bantaeng," ujar Bupati.


Bupati menekankan bahwa amanah yang diberikan bukanlah tugas yang ringan. Ia mengakui masih adanya berbagai persoalan internal di lingkungan Pemda yang perlu diselesaikan bersama melalui pengawasan yang ketat dan profesional.


Sementara itu, terkait sektor pendidikan, Bupati memberikan perhatian khusus kepada para kepala sekolah dan tenaga pendidik. Ia berharap mereka dapat berperan aktif tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter generasi muda.


Bupati juga memberikan peringatan keras terkait pengelolaan keuangan sekolah, khususnya Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOSP). Ia menginstruksikan para kepala sekolah untuk bersikap proaktif, transparan, dan sangat berhati-hati dalam perencanaan maupun penggunaan dana tersebut.


"Kami ingatkan sekali lagi, hati-hati dalam mengelola dana BOS karena dana BOS ini bersumber dari APBN. Tentunya kita juga punya kewajiban yang besar untuk mempertanggungjawabkannya," pesan Bupati Fathul Fauzy Nurdin.


Dengan dilantiknya pejabat-pejabat baru ini, Pemkab Bantaeng berharap terjadi peningkatan kinerja dalam aspek pengawasan internal maupun kualitas pendidikan di daerah tersebut.


 

Peringati HUT ke-81 TNI, Bupati Bantaeng Apresiasi Sinergi Kodim dan Masyarakat


BN Online Bantaeng – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81 tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama jajaran Kodim 1410/Bantaeng menggelar acara syukuran di Aula Butta Toa, Makodim 1410 Bantaeng, pada Senin (5/10/2026).


Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, yang didampingi oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan institusi militer dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.


Peringatan HUT TNI ke-81 tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema ini menegaskan kembali pentingnya kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi utama dalam mempertahankan kedaulatan dan keutuhan bangsa.


Dandim 1410/Bantaeng, Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, yang memimpin jalannya acara tasyakuran didampingi Ketua Persit KCK Cab. XXVII Kodim 1410/Bantaeng, Seny Anggelina Husni, menekankan bahwa momen ini bukan sekadar seremonial belaka.


"Peringatan HUT TNI adalah momentum untuk mengenang kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat komitmen seluruh prajurit untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara," ujar Dandim dalam sambutannya.


Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Forkopimda Kabupaten Bantaeng atas dukungan dan kerjasama yang selama ini terjalin dengan baik bersama Kodim 1410/Bantaeng.


Sementara itu, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, mengucapkan selamat HUT ke-81 TNI. Ia berharap TNI semakin profesional, solid, dan kuat, serta senantiasa menjadi kebanggaan dan pelindung bagi masyarakat Indonesia.


"Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran serta pengabdian para prajurit TNI. Kehadiran TNI tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan komitmen dalam membantu serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bantaeng," kata Bupati.


Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan, dalam rangkaian kegiatan tersebut dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada sejumlah Kepala Dinas dan Kepala Desa oleh unsur Forkopimda Kabupaten Bantaeng.


Selain acara formal, jajaran Kodim 1410/Bantaeng juga melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi donor darah, pengobatan umum gratis, hingga penyaluran 100 paket sembako kepada warga yang membutuhkan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua DPRD Kabupaten Bantaeng H. Budi Santoso, Wakapolres Bantaeng Kompol Andi Ikbal (mewakili Kapolres), Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bantaeng Ahmad Putra Dwi (mewakili Kajari), Hakim Pengadilan Negeri Bantaeng Tri Hariyono Patria Mangambe (mewakili Ketua PN), Kasdim 1410/Bantaeng Mayor Inf. Ruben Jacob Tana, Pimpinan Cabang PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Agus Kusworo, serta para perwira, kepala OPD, FKPPI, dan tokoh masyarakat.


Sabtu, 03 Oktober 2026

Bupati Bantaeng Turun Langsung Tangani Kebakaran di Uluere, Imbau Masyarakat Waspada Karhutla


BN Online Bantaeng – Musibah kebakaran melanda area Bonto Lojong, tepatnya di belakang kawasan Mini Show Farm, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng. Kejadian ini terjadi pada Kamis malam, 1 Oktober 2026.


Menanggapi situasi tersebut, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, langsung turun ke lokasi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Kehadiran mereka sudah terlihat sejak malam kejadian hingga menjelang subuh, dan berlanjut hingga hari kedua untuk memastikan penanganan teknis di lapangan berjalan optimal.


Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran tersebut. Namun, insiden ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat tentang urgensi kesadaran bersama dalam mengantisipasi hal-hal yang dapat memicu bencana serupa.


Dalam kesempatan di lokasi, Bupati Bantaeng menekankan bahwa pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) adalah tanggung jawab kolektif.


"Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami menghimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Hindari pula hal-hal yang sering dianggap sepele namun berisiko tinggi, seperti membuang puntung rokok sembarangan, apalagi di tengah musim kering seperti saat ini," pesan Bupati Fathul Fauzy.


Pemerintah Kabupaten Bantaeng mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bahu-membahu menangani kejadian ini. Upaya bersama diperlukan untuk memadamkan api dan mengantisipasi perluasan area kebakaran agar tidak semakin melebar ke wilayah sekitarnya.


Bupati Bantaeng Hadiri Pelantikan IKA Unismuh Cabang Bantaeng dan Teken MoU dengan Rektor Unismuh


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri acara Pelantikan Pengurus Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah Makassar (IKA Unismuh Makassar) Cabang Bantaeng Periode 2026–2030. Acara tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng pada Sabtu, 3 Oktober 2026.


Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPD IKA Unismuh Makassar Periode 2026–2030, Prof. Dr. H. Andi Sukri Syamsuri. Kegiatan ini ditandai dengan pembacaan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara sebagai bentuk pengukuhan resmi kepengurusan baru untuk masa bakti lima tahun ke depan.


Dalam kesempatan yang sama, momen strategis juga terjadi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan Universitas Muhammadiyah Makassar. Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, bersama Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, H. Abd. Rakhim Nanda.


Kerja sama ini dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Fokus utamanya adalah mendukung pelaksanaan program pembangunan serta percepatan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Bantaeng.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pelantikan pengurus IKA Unismuh Cabang Bantaeng. Ia berharap keberadaan organisasi alumni ini dapat terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah.


“Kami berharap IKA Unismuh Makassar Cabang Bantaeng dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan kontribusi pemikiran, gagasan, dan kerja nyata bagi kemajuan Kabupaten Bantaeng,” ujar Bupati Fathul Fauzy.


Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mendukung berbagai program strategis, khususnya di bidang penguatan SDM, pendidikan, dan kesehatan. Ia melihat peran alumni universitas sebagai jembatan efektif antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat.


Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat penting, termasuk Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. Muhammad Tafsir; Kabag Log Polres Bantaeng, Kompol Supriyadi; Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unismuh Makassar, Dr. dr. Suryani As’ad; serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. H. Andi Ihsan.


Dengan terbentuknya kepengurusan baru dan adanya payung hukum kerja sama melalui MoU, diharapkan kolaborasi antara Pemkab Bantaeng dan Unismuh Makassar dapat menghasilkan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bantaeng di masa mendatang.


Tim Verifikasi dan Validasi Pemkab Bantaeng Tinjau KDKMP Kelurahan Bonto Sunggu, Dukung Pengembangan Ekonomi Masyarakat


BN Online Bantaeng, – Tim Verifikasi dan Validasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng melakukan kunjungan kerja ke Kantor Desa/Kelurahan Koperasi Merah Putih (KDKMP) Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, pada Sabtu (04/10/2026).


Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Armawansyah, S.Sos., M.M., yang bertindak selaku Ketua Tim Verifikasi dan Validasi mewakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan. Kedatangan tim bertujuan untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap aset dan operasional KDKMP, meliputi kondisi tanah, bangunan, kendaraan operasional, serta inventaris isi bangunan.


Armawansyah menjelaskan bahwa proses verifikasi dan validasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kelayakan dan potensi pengembangan KDKMP di masa depan.


"Kami datang untuk memverifikasi dan memvalidasi. Tujuannya adalah untuk melihat bagaimana ke depannya KDKMP Kelurahan Bonto Sunggu bisa terus berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat," ujar Armawansyah dalam keterangannya.


Kegiatan tinjauan tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur penting, termasuk Pasiter Kodim 1410 Bantaeng, Kapten Harpil; Babinsa Kelurahan Bonto; Lurah Bonto Sunggu, Hajeriah; serta para pengurus dan pengawas KDKMP Kelurahan Bonto Sunggu. Kehadiran unsur TNI dan pemerintah daerah menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan ekonomi berbasis koperasi di tingkat kelurahan.


Menanggapi kunjungan tersebut, Ketua KDKMP Kelurahan Bonto Sunggu, Ruhaedi Hasan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah. Menurutnya, kehadiran tim verifikasi sudah lama dinantikan oleh para pengelola koperasi.


"Alhamdulillah, terima kasih kepada Tim Verifikasi dan Validasi telah hadir di tempat kami yang sederhana ini. Kami sudah lama menanti dan menunggu kapan jadwal verifikasi untuk KDKMP Kelurahan Bonto Sunggu," ungkap Ruhaedi.


Ia juga mengakui bahwa terlaksananya kegiatan ini tidak lepas dari sinergi yang baik antara Dinas Koperasi Kabupaten Bantaeng dengan pihak Babinsa yang saling memberikan informasi terkait jadwal dan prosedur verifikasi.


"Intinya, kami akan mengikuti segala arahan dan ketentuan yang harus kami lakukan agar KDKMP ini dapat terus berkembang," tutup Ruhaedi.


Dengan dilakukannya verifikasi dan validasi ini, diharapkan KDKMP Kelurahan Bonto Sunggu dapat memenuhi standar operasional yang ditetapkan sehingga layak mendapatkan pendampingan atau bantuan pengembangan lebih lanjut dari Pemkab Bantaeng.


Jumat, 02 Oktober 2026

Bawa Sajam Jenis Parang Seorang Pria ditangkap Unit Reserse Criminal Polres Bantaeng, diduga Aniaya Warga


BN Online Bantaeng – Seorang pria berinisial IR (25) berhasil diamankan oleh Unit Reserse Kriminal (URC) Resmob Polres Bantaeng. Pria tersebut diduga kuat melakukan penganiayaan terhadap seorang warga menggunakan senjata tajam jenis parang.


Peristiwa kekerasan ini terjadi pada Jumat malam, 25 September 2026, sekitar pukul 23.30 WITA di Jalan Lingkar, Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Namun, terduga pelaku baru berhasil ditangkap pada Rabu, 30 September 2026, sekitar pukul 17.00 WITA.


Korban dalam kasus ini adalah seorang pria berinisial W (24), warga Jalan Sungai Calendu, Kelurahan Mallilingi. Akibat aksi brutal tersebut, korban mengalami luka robek pada kaki kiri dan luka gores di bagian betis kiri.


Kronologi Kejadian


Berdasarkan hasil penyelidikan, kasus ini bermula dari kesalahpahaman sosial. Saat kejadian, korban W sedang mengantar temannya pulang. Setelah tiba di rumah temannya, korban sempat singgah beberapa menit.


Situasi memanas ketika seseorang bernama Doni berteriak kepada korban agar segera pulang karena sudah larut malam, menggunakan bahasa Makassar. Mendengar teguran tersebut, korban W langsung bergegas pulang menggunakan sepeda motor. Namun, saat melintasi Jalan Lingkar Kelurahan Bonto Atu, korban dicegat oleh terduga pelaku IR. Tanpa peringatan lebih lanjut, IR langsung menyerang korban menggunakan parang.


Penangkapan Pelaku


Tim Resmob Polres Bantaeng yang dipimpin oleh Dantim Aipda Sabil segera merespons laporan yang masuk. Tim mendatangi lokasi kejadian (TKP), memeriksa saksi-saksi di lapangan, dan berhasil mengantongi identitas serta keberadaan terduga pelaku yang diketahui berada di Kampung Beru, Kelurahan Bonto Atu.


Tim kemudian bergerak cepat ke lokasi tersebut dan berhasil mengamankan IR tanpa perlawanan berarti.


Motif Mabuk dan Teguran Abai


Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Andi Aldiansyah, S.E., M.M., menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan kurang lebih sepekan setelah kejadian. Ia mengungkapkan bahwa motif utama aksi tersebut didasari oleh rasa kesal terduga pelaku terhadap korban.


"Terduga pelaku IR merasa kesal karena korban W berkali-kali diperingatkan agar tidak datang ke rumah sepupunya—yang juga merupakan pacar korban—hingga larut malam. Namun, korban tidak menghiraukan teguran tersebut," jelas AKP Andi Aldiansyah.


Lebih lanjut, Kasat Reskrim menyebutkan bahwa saat melakukan aksinya, IR mengakui sedang berada di bawah pengaruh minuman keras jenis ballo.


"IR mengakui telah melakukan penganiayaan menggunakan parang saat dirinya dalam keadaan mabuk. Kami masih mendalami penyebab perselisihan lebih lanjut," tambahnya.


Hingga saat ini, polisi masih terus berupaya mencari parang yang digunakan sebagai barang bukti. Proses penyidikan terhadap terduga pelaku IR tetap dilanjutkan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

Kamis, 01 Oktober 2026

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Bantaeng Tanamkan Nilai Persatuan dan Berikan Apresiasi pada Siswa Berbakat


BN Online Bantaeng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Bantaeng, Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan komitmen menjaga ideologi negara di tengah dinamika zaman.


Upacara kali ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin.


Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bantaeng, meliputi Kapolres Bantaeng AKBP Andi Mayasari Patongai, Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng Hadi Sukma Siregar, Dandim 1410/Bantaeng Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, serta Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng Bambang Supriyono.


Turut hadir pula Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng Dr. Muhammad Tafsir, Anggota DPRD Bantaeng Hj. Emmywaty yang mewakili Ketua DPRD, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Bantaeng.


Dalam rangkaian upacara, dilakukan pembacaan ikrar sebagai bentuk peneguhan tekad seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk mempertahankan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Peringatan 1 Oktober ini dinilai strategis untuk memperkuat semangat persatuan guna menghadapi berbagai tantangan kebangsaan.


Usai pelaksanaan upacara, suasana berubah menjadi lebih santai dengan acara ramah tamah. Acara ini dimeriahkan oleh penampilan atraktif dari Polisi Cilik (Pocil) Polres Bantaeng yang berhasil menarik perhatian para hadirin.


Sebagai bentuk apresiasi terhadap generasi muda, Pemkab Bantaeng juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada 31 siswa dan siswi berbakat dari berbagai sekolah se-Kabupaten Bantaeng. Penyerahan ini merupakan wujud dukungan pemerintah daerah terhadap prestasi dan bakat yang dimiliki oleh pelajar di Bumi Butta Toa.


Dengan digelarnya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya sekadar diingat, tetapi benar-benar diamalkan dalam setiap aspek pembangunan dan kehidupan sosial di Kabupaten Bantaeng.


Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Rutan dan Imigrasi Bantaeng Gelar Upacara Bersama untuk Perkuat Sinergi


BN Online Bantaeng – Semangat persatuan dan pengabdian mewarnai peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Bantaeng. Dalam momentum bersejarah tersebut, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantaeng dan Kantor Imigrasi Non TPI Kelas III Bantaeng menyatukan langkah dengan melaksanakan upacara bendera bersama di Lapangan Rutan Bantaeng, Kamis (1/10/2026).


Pelaksanaan upacara bersama ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial belaka, melainkan dimaknai sebagai ruang strategis untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila. Nilai-nilai luhur tersebut dijadikan landasan utama dalam menjalankan tugas negara serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jajaran personel dari kedua instansi mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan penuh khidmat, sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai perjuangan para pahlawan revolusi dan persatuan bangsa.


Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” peringatan tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kebersamaan. Hal ini dinilai krusial mengingat masing-masing instansi memiliki tanggung jawab dan tantangan operasional yang berbeda, namun tetap berada dalam satu koridor pengabdian kepada negara. Diharapkan, nilai persatuan, gotong royong, dan integritas tidak berhenti saat upacara usai, tetapi tercermin nyata dalam sikap dan kinerja sehari-hari.


Kepala Rutan Kelas IIB Bantaeng, Ambo Asse A, menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif jajaran Kantor Imigrasi Non TPI Kelas III Bantaeng. Ia menilai bahwa kolaborasi dalam momen kebangsaan seperti ini merupakan fondasi penting dalam membangun hubungan kerja antarinstansi yang semakin solid.


“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita bahwa persatuan merupakan kekuatan dalam menjalankan pengabdian. Kebersamaan antarinstansi juga perlu terus dijaga, sehingga koordinasi dan sinergi dalam pelaksanaan tugas dapat semakin kuat,” ujar Ambo Asse A.


Lebih lanjut, Ambo Asse A mengajak seluruh jajaran petugas untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup dalam bekerja. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, membangun kerja sama yang harmonis, serta memberikan pelayanan publik secara bertanggung jawab dan profesional.


Upacara yang berlangsung aman, tertib, dan khidmat tersebut ditutup dengan komitmen bersama dari Rutan Bantaeng dan Kantor Imigrasi Bantaeng untuk terus membangun sinergi. Dengan semangat Pancasila sebagai pemersatu, kedua instansi bertekad membawa nilai-nilai persatuan dari lapangan upacara ke dalam setiap langkah pengabdian mereka demi kemajuan daerah dan bangsa.

Sabtu, 26 September 2026

Bupati Bantaeng Apresiasi Yuliana, Peraih Medali Perunggu Asian Games 2026


BN Online Bantaeng – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada atlet sepak takraw asal Kabupaten Bantaeng, Yuliana. Prestasi gemilang tersebut diraih setelah Yuliana bersama Tim Merah Putih berhasil mempersembahkan medali perunggu untuk Indonesia pada nomor women’s team regu di ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.


Kemenangan bersejarah ini terjadi dalam laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium pada Jumat (25/9). Tim Indonesia tampil dominan dengan mengalahkan tuan rumah Jepang dengan skor tipis namun meyakinkan, 2-0.


M. Fathul Fauzy Nurdin menyatakan bahwa pencapaian Yuliana menjadi sumber kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bantaeng.


"Kita masyarakat Bantaeng tentunya sangat bangga kepada Yuliana yang telah mengharumkan nama Indonesia pada ajang Asian Games di Jepang," ujar Bupati Fathul.


Sebagai kepala daerah termuda di Sulawesi Selatan, Fathul menilai prestasi ini bukan sekadar kemenangan individu, melainkan momentum kebangkitan olahraga di daerah. Ia berharap hal ini dapat memperkuat semangat dalam mempersiapkan atlet-atlet muda Bantaeng untuk menghadapi berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional di masa depan.


"Terimakasih kepada adik kita Yuliana yang telah mengharumkan nama Bantaeng pada ajang internasional. Ini membuka asa bagi anak-anak kita, kalau kita konsisten dan komitmen kita bisa mencapai level yang membanggakan," katanya.


Bupati juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari seluruh pihak, khususnya pemerintah daerah, terhadap bakat-bakat muda di wilayah tersebut. "Untuk itu seluruh pihak harus mendukung bakat anak kita terutama dari pemerintah daerah," tambahnya.


Perlu diketahui, perjalanan Tim Sepak Takraw Putri Indonesia hingga ke podium tidak mudah. Sebelumnya, mereka harus mengakui keunggulan Korea Selatan dengan skor 0-2 di babak semifinal. Namun, mental juang para atlet kembali bangkit saat menghadapi Jepang, hingga akhirnya berhasil mengamankan medali perunggu.


Tim putri Indonesia yang diperkuat oleh Dini Mita Sari, Fujy Anggy Lestari, Yuliana, Wan Annisa Rachmadi, Ayvonne Halimatu Zahra Perdhana, Kusnelia, Choirunnisa, Dita Pratiwi, dan Frisca Kharisma Indrasari ini ditangani oleh pelatih Ramli Kumang dan Noldi Suleman Husain.

News Of This Week