Sabtu, 27 Juni 2026

Bupati Bantaeng Pimpin Pelepasan Jenazah Almarhum Wabup Periode 2013-2018, Muhammad Yasin


BN Online Bantaeng, – Suasana haru dan duka menyelimuti Halaman Kantor Bupati Bantaeng pada Sabtu pagi (27/6/2026). Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, memimpin langsung upacara pelepasan jenazah almarhum Drs. H. Muhammad Yasin, MT., yang menjabat sebagai Wakil Bupati Bantaeng periode 2013-2018.


Almarhum Muhammad Yasin, putra dari Letnan Kolonel Purnawirawan H. Bohari, dikabarkan menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat (26/6/2026) pukul 11.15 WITA. Kabar duka ini segera menyebar luas dan mendapat respons cepat dari pemerintah daerah serta masyarakat Bantaeng.


Dalam sambutannya, Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin yang juga menjabat sebagai Dewan Penasehat KORPRI Kabupaten Bantaeng, menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Ia mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan agar segala amal ibadah, pengabdian, dan kebaikan almarhum selama hidupnya diterima di sisi Allah SWT.


"Saya atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam dan merasa kehilangan atas kepergian beliau. Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami mengharapkan kiranya menerima cobaan ini dengan sabar, tawakkal, tulus, dan ikhlas," ujar Bupati Fathul.


Ia menambahkan, semoga Tuhan Yang Maha Pengasih menerima semua dharma bakti almarhum dan menempatkan arwahnya di tempat terbaik di sisi-Nya, serta memberikan ketabahan dan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.


Sebelum prosesi pelepasan jenazah, Bupati Bantaeng telah lebih dahulu mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk menggelar doa bersama. Himbauan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada tokoh agama, pengurus masjid, dan pondok pesantren se-Kabupaten Bantaeng pada Jumat (26/6/2026).


"Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kita atas dedikasi Bapak Muh. Yasin atas pengabdiannya untuk masyarakat Bantaeng, mari kita gelar doa bersama setelah salat Magrib. Semoga Almarhum husnul khatimah," tulis Bupati dalam himbauannya.


Himbauan tersebut mendapat respons positif dari berbagai elemen masyarakat, yang kemudian melaksanakan doa bersama sebagai bentuk penghargaan terakhir terhadap jasa-jasa almarhum dalam membangun Kabupaten Bantaeng.


Jenazah almarhum kemudian dilanjutkan perjalanannya ke tempat pemakaman untuk dimakamkan secara Islam.


Kolaborasi Tiga Pilar, Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW Resmi Dibentuk di Masjid Marwah BTN Green Garden


BN Online Bantaeng, – Guna menyemarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, telah resmi dibentuk panitia penyelenggara melalui kolaborasi strategis antara Pengurus Masjid Marwah BTN Green Garden Bonthain, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), dan Majelis Taklim Bukit Marwah. Pembentukan panitia ini menandai sinergi positif antar elemen masyarakat dalam menghidupkan syiar Islam di wilayah tersebut.


Kegiatan pembentukan panitia ini berlangsung di Masjid Marwah, yang berlokasi di BTN Green Garden Bonthain, Dusun Kampalayya, Desa Pa'jukukang, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng.


Ketua Pengurus Masjid Marwah BTN Green Garden, Asrullah Syam, menyatakan optimisme bahwa kegiatan Maulid Nabi kali ini akan berjalan dengan lancar. Ia menekankan pentingnya momen ini sebagai sarana perekat sosial bagi warga perumahan.


"Saya berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan bisa menyatukan keakraban warga BTN Green Garden," ujar Asrullah Syam.


Sementara itu, Ketua Fatayat NU, Ariana, menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. Baginya, pembentukan panitia bersama ini bukan sekadar untuk satu acara, melainkan menjadi fondasi untuk kerja sama jangka panjang.


"Ini langkah awal semoga ke depan bisa kembali berkolaborasi. Kami dari Fatayat siap mendukung kegiatan-kegiatan dari Masjid Marwah," kata Ariana.


Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Majelis Taklim Bukit Marwah, Ninik Sumarni Nanring, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta mensukseskan agenda besar ini. Ia berharap adanya dukungan moral maupun materiil dari warga setempat.


"Kami dari pengurus Majelis Taklim berharap support dari warga, khususnya warga BTN Green Garden, untuk mensukseskan kegiatan kita bersama nantinya," harap Ninik.


Dengan terbentuknya panitia yang solid melibatkan tiga unsur utama ini, diharapkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan BTN Green Garden Bonthain dapat terlaksana dengan khidmat, meriah, dan mampu memperkuat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.



Polres Bantaeng Bongkar Jaringan Narkoba "Btg Paradise.idn", Dua Pengedar Sabu via Instagram Ditangkap



BN Online Bantaeng, – Kepolisian Resor (Polres) Bantaeng berhasil mengungkap dan menangkap jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu yang memanfaatkan media sosial Instagram sebagai sarana transaksi. Dalam operasi tersebut, dua orang terduga pengedar yang beroperasi melalui akun Instagram bernama "Btg Paradise.idn" berhasil diringkus beserta belasan paket sabu siap edar.


Kapolres Bantaeng melalui Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba), AKP Hendra Firdaus, S.H., M.H., membenarkan adanya operasi penangkapan dan pengembangan taktis tersebut. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kanit Idik I Ipda Awaluddin Latif.


Penangkapan bermula dari keresahan masyarakat terkait maraknya aktivitas transaksi narkoba dengan modus "sistem tempel" di sekitar wilayah Jalan Mangga. Polisi meyakini aktivitas ilegal tersebut dikendalikan secara daring lewat akun Instagram "Btg Paradise.idn".


"Merespons informasi tersebut, pada Rabu malam, 24 Juni 2026 sekira pukul 23.30 WITA, personil operasional menyergap terduga pelaku pertama di Jalan Jambu, Kelurahan Tappanjeng, Kecamatan Bantaeng," jelas AKP Hendra Firdaus dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026).


Dalam penyergapan itu, polisi mengamankan seorang pria berinisial RH alias Petong (34). Saat dilakukan penggeledahan badan, petugas menemukan tiga sachet kristal bening yang diduga sabu disembunyikan di kantong depan hoodie berwarna oranye milik tersangka, serta satu unit handphone Android.


Dari hasil interogasi awal, RH mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya untuk dijual kembali melalui sistem tempel menggunakan akun Instagram tersebut. RH juga membocorkan identitas rekannya, berinisial MR, sebagai pemasok utama.


Berbekal keterangan dari RH, tim Satresnarkoba Polres Bantaeng langsung melakukan pengembangan dini hari pada Kamis, 25 Juni 2026 sekitar pukul 02.00 WITA. Polisi mengepung sebuah rumah di Jalan Mangga Lorong III, Kelurahan Tappanjeng.


Di lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sang pemasok utama berinisial MR alias Wandi (24). Sadar tengah diincar, pelaku sempat menyembunyikan barang bukti. Namun, ketajaman tim operasional berhasil menemukan 11 sachet diduga sabu serta satu unit handphone Android yang disembunyikan di atas plafon kamar tersangka. Polisi juga menyita satu rol double tip hijau yang diduga kuat digunakan untuk menempelkan paket sabu di jalanan sesuai modus operandi mereka.


Berdasarkan pengakuan MR alias Wandi, ia membeli paket sabu tersebut dengan modal sendiri dari sebuah akun Instagram jaringan atas bernama "BLACK DEVIL IS BACK" dengan sistem tempel di Kota Makassar. Sabu itu kemudian dipecah dan dijual kembali di wilayah Kabupaten Bantaeng bekerja sama dengan RH selama kurun waktu satu bulan terakhir.


Dari pengungkapan beruntun ini, Satresnarkoba Polres Bantaeng mengamankan total barang bukti berupa:


14 sachet sabu siap pakai;


2 unit handphone Android;


1 lembar hoodie oranye; dan


1 rol double tip.


Kedua terduga pelaku saat ini berada di Mapolres Bantaeng guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Keduanya dijerat dengan pasal berlapis yang mengancam hukuman berat.


"Kedua tersangka dipersangkakan Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo UU No. 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana Pasal 609 ayat (1) huruf 'a' KUHP," tegas AKP Hendra Firdaus.


Kepada masyarakat, Polres Bantaeng mengimbau untuk terus proaktif dan tidak acuh untuk melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan yang berpotensi merusak generasi bangsa lewat barang haram narkoba. Kepolisian Bantaeng berkomitmen penuh untuk memastikan tidak ada ruang aman bagi para pengedar narkoba di Bumi Butta Toa.







Anggota Komisi XIII DPR RI Kunjungi Rutan Kelas IIB Bantaeng, Tinjau Layanan dan Berikan Motivasi kepada Warga Binaan


BN Online Bantaeng – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantaeng menerima kunjungan kerja Anggota Komisi XIII DPR RI, Dr. Hj. Meity Rahmatia, S.Pd., S.E., M.M., pada Sabtu (27/06). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Bantaeng, Ambo Asse A, S.Pd., M.H., bersama pejabat struktural, Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan seluruh jajaran pegawai.


Dalam kunjungan tersebut, Dr. Hj. Meity Rahmatia berkesempatan meninjau berbagai fasilitas layanan serta melihat secara langsung kondisi blok hunian warga binaan. Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam aspek pelayanan dan pembinaan bagi warga binaan.


Selain meninjau sarana dan prasarana, Anggota Komisi XIII DPR RI juga berinteraksi langsung dengan warga binaan. Pada kesempatan itu, beliau mendengarkan berbagai aspirasi serta memberikan motivasi agar para warga binaan tetap optimis menjalani masa pidana, terus memperbaiki diri, dan mempersiapkan diri untuk kembali menjadi pribadi yang lebih baik di tengah masyarakat.


Dr. Hj. Meity Rahmatia turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Rutan Kelas IIB Bantaeng atas dedikasi dan komitmen dalam memberikan pelayanan yang humanis serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.


Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Bantaeng, Ambo Asse A, S.Pd., M.H., menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembinaan bagi warga binaan.


Kegiatan kunjungan kerja berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta diharapkan semakin memperkuat sinergi antara DPR RI dan jajaran pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.


Jumat, 26 Juni 2026

Kapolres Kediri dan Kapolres Kediri Kota Berganti

Kapolres Kediri dan Kediri Kota yang akan pindah tugas (Foto : Hari)


KEDIRI - JATIM, BIDIK NASIONAL MEDIA GROUP || Rotasi dan mutasi jabatan terhadap perwira menengah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali bergulir. Terjadi pergantian pucuk pimpinan di wilayah hukum Polres Kediri dan Polres Kediri Kota jelang Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati setiap 1 Juli.


Jabatan Kapolres Kediri Kota, kini diemban oleh AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., yang sebelumnya bertugas sebagai Kasubbagsumda Bagrenmin Divpropam Polri.


Sementara itu, posisi Kapolres Kediri kini dipercayakan kepada AKBP dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Probolinggo dan kini mendapat amanah baru untuk memimpin jajaran Polres Kediri.


Di sisi lain, pejabat lama Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, memperoleh penugasan baru sebagai Kasubbaglekdikbangum Baglekdik Rodalpers SSDM Polri.


Sedangkan mantan Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Prijadi, dimutasi untuk mengemban jabatan sebagai Kabag Binkar Polda Jawa Tengah.


Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pengembangan karier personel. Pergantian tersebut juga menjadi upaya meningkatkan efektivitas kinerja organisasi dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.


Dengan hadirnya pimpinan baru di Polres Kediri maupun Polres Kediri Kota, diharapkan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan dapat semakin diperkuat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

(Hrb)

Bupati Bantaeng Resmi Buka Gebyar Muharam 1448 H, Dorong Syiar Islam dan Pengembangan Karakter Generasi Muda


BN Online Bantaeng,– Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi membuka kegiatan Gebyar Muharam 1448 Hijriah yang diselenggarakan oleh DPD BKPRMI Kabupaten Bantaeng yang berlangsung di Gedung Balai Kartini, Jumat 26 Juni 2026.


Kegiatan yang digelar dalam rangka Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tersebut berlangsung meriah dengan menghadirkan peserta dari empat kabupaten, yakni Bantaeng, Gowa, Jeneponto dan Bulukumba.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, Muh.Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada DPD BKPRMI Kabupaten Bantaeng atas inisiatif dan kreativitasnya dalam menyelenggarakan kegiatan yang bernilai edukatif sekaligus menjadi media syiar Islam.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bantaeng, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus BKPRMI Kabupaten Bantaeng yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini. Meski persiapannya singkat, kegiatan ini terselenggara dengan sangat baik dan menghadirkan konsep yang kreatif serta berbeda dari kegiatan-kegiatan sebelumnya," ujarnya.


Gebyar Muharam bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda, khususnya dalam menumbuhkan rasa percaya diri, kecintaan terhadap nilai-nilai Islam, dan semangat berkompetisi secara positif.


Menurutnya, lomba Peragaan Busana Muslimah Anak tidak hanya menampilkan kreativitas berpakaian sesuai syariat, tetapi juga melatih keberanian dan kepercayaan diri anak-anak sejak usia dini. Sementara lomba Sambung Lirik Lagu Religi menjadi media hiburan yang edukatif sekaligus memperkuat kecintaan terhadap syiar Islam.


Bupati Bantaeng juga menyampaikan rasa bangga karena kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat serta diikuti peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.


Adapun perlombaan yang digelar dalam Gebyar Muharam 1448 H meliputi Lomba Sambung Lirik Lagu Religi yang diikuti 17 orang dengan masing-masing 4 Grup serta Lomba Peragaan Busana Muslimah Anak usia 6–12 tahun yang diikuti sebanyak 36 peserta.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Bantaeng Ustaz Yusuf, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para peserta lomba.


Ditresnarkoba Polda Sulsel Ungkap Jaringan Narkotika Lintas Provinsi, Dua Pelaku Diamankan dengan Barang Bukti 4,4 Kg Sabu


BN Online Makassar,-- Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Selatan melalui Unit 2 Subdit 3 berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika lintas provinsi yang melibatkan wilayah Makassar dan Pekanbaru. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang pelaku dengan total barang bukti sabu seberat 4,4 kilogram.


Pengungkapan kasus ini bermula pada Kamis, 18 Juni 2026 sekitar pukul 13.10 Wita, saat personel Opsnal Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulsel melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial A.M di Jalan Nusantara, Kelurahan Melayu Baru, Kecamatan Wajo, Kota Makassar.


Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat terkait adanya penumpang kapal KM Perindo I rute Surabaya–Makassar yang diduga membawa narkotika jenis sabu. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim yang dipimpin Kanit Unit 2 Subdit 3 melakukan penyelidikan dan pemantauan di area Pelabuhan Makassar.


Sekitar pukul 13.10 Wita, petugas berhasil mengidentifikasi target dan langsung melakukan penangkapan serta penggeledahan. Dari hasil penggeledahan, ditemukan 1 (satu) paket besar sabu dengan berat bruto 103,64 gram yang disembunyikan di dalam mainan mobil anak dan dilakban warna hijau.


Dari hasil interogasi awal, pelaku mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang berinisial F yang berada di Pekanbaru atas perintah seorang perempuan berinisial R yang berada di Makassar, dengan imbalan sebesar Rp10 juta setelah barang diserahkan. Pelaku juga mengaku telah membuang telepon genggamnya ke laut atas arahan pengendali.


Berdasarkan keterangan tersebut, petugas kemudian melakukan pengembangan ke Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Hasilnya, pada Minggu, 21 Juni 2026 sekitar pukul 18.10 WIB, tim berhasil mengamankan seorang pria berinisial N.R  di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.


Penangkapan dilakukan melalui metode undercover buy setelah petugas berkoordinasi dengan jaringan pelaku. Saat dilakukan penangkapan, petugas menemukan 309 gram sabu yang dibawa oleh tersangka.


Selanjutnya, dari hasil pengembangan dan penggeledahan di tempat tinggal pelaku, ditemukan tambahan barang bukti berupa 4 paket besar sabu dengan total berat bruto 4.051 gram. Dengan demikian, total keseluruhan barang bukti yang diamankan mencapai 4.360 gram (4,36 kilogram). Selain itu, turut diamankan dua unit telepon genggam, plastik klip kosong, serta alat bantu berupa sendok.


Dalam pemeriksaan, pelaku N.R mengakui bahwa dirinya berperan sebagai pemasok yang memberikan narkotika kepada pelaku A.M. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya dijanjikan upah sebesar Rp10 juta untuk setiap kilogram sabu yang berhasil diedarkan.


Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


Saat ini, Ditresnarkoba Polda Sulsel masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika lintas provinsi tersebut.


Jelang Tahun Ajaran Baru, Gaji ke-13 ASN Lingkup Pemkab Bantaeng Mulai Cair Hari Ini


BN Online Bantaeng – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantaeng mendapatkan kabar gembira di penghujung bulan Juni. Informasi terbaru mengonfirmasi bahwa pencairan Tunjangan Kinerja atau yang lebih dikenal sebagai Gaji ke-13 akan mulai ditransfer pada hari ini, Jumat (26/6/2026).


Meskipun secara nasional pemerintah telah menjadwalkan pencairan Gaji ke-13 bagi ASN dan pensiunan dilakukan secara bertahap sejak awal Juni lalu, realisasi di Kabupaten Bantaeng mengalami penyesuaian jadwal. Pencairan baru dapat dilaksanakan hari ini setelah seluruh proses administrasi dan penganggaran daerah diselesaikan dengan tuntas.


Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Bantaeng, Hj. Jumriatni Masyita. Menurutnya, keterlambatan teknis tersebut diperlukan untuk memastikan akurasi data dan kelengkapan dokumen anggaran sebelum dana disalurkan ke rekening masing-masing pegawai.


"Proses administrasi dan penganggaran daerah telah kami selesaikan, sehingga hari ini Gaji ke-13 mulai bisa dicairkan kepada rekan-rekan ASN," ujar Jumriatni.


Sementara itu, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, memberikan himbauan khusus terkait penggunaan dana tersebut. Mengingat momen ini bertepatan dengan menjelang tahun ajaran baru, Bupati berharap para ASN dapat memprioritaskan penggunaan gaji ke-13 untuk membantu pembiayaan pendidikan anak-anak mereka.


"Tentunya kami selalu berusaha maksimal memberikan yang terbaik untuk seluruh ASN kami di tengah masa efisiensi seperti saat sekarang ini. Namun, selain dari itu, masyarakat juga mengharapkan kinerja yang maksimal untuk pelayanan publik," kata Bupati Fathul Fauzy.


Gaji ke-13 ini merupakan bentuk apresiasi dan pemenuhan hak ASN yang meliputi beberapa komponen penghasilan, antara lain gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tunjangan jabatan atau umum sesuai dengan pangkat dan kelas jabatan masing-masing instansi.


Pencairan dana segar ini sangat dinantikan oleh ribuan ASN di Bantaeng, terutama untuk meringankan beban keuangan di masa transisi tahun ajaran baru. Seluruh ASN diharapkan dapat menerima pembayaran tersebut melalui mekanisme transfer langsung ke rekening masing-masing sesuai prosedur yang telah ditetapkan oleh BPKD.


Kamis, 25 Juni 2026

Bupati Bantaeng Buka Bimtek Penguatan Pengawasan Keuangan Desa Melalui Siskeudes Online Versi 2.0.9


BN Online Makassar,– Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin didampingi Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa melalui Optimalisasi Sistem Informasi Keuangan Desa (Siskeudes) Versi 2.0.9 Berbasis Online. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Desa dan Pengelola Keuangan Desa se-Kabupaten Bantaeng Tahun 2026.


Acara yang berlangsung di Hotel Grand Asia Makassar tersebut dijadwalkan selama empat hari, mulai tanggal 25 hingga 28 Juni 2026. Tujuan utama dari penyelenggaraan bimtek ini adalah meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola keuangan desa secara transparan, akuntabel, efektif, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan strategis ini. Menurutnya, langkah ini merupakan ikhtiar besar bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.


“Saya menghaturkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan ini. Ini merupakan ikhtiar besar kita bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang profesional, transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujar Bupati Fathul.


Bupati juga menegaskan peran strategis desa dalam pembangunan daerah maupun nasional. Berbagai program prioritas pemerintah, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, ketahanan pangan, pengembangan ekonomi lokal, hingga penguatan pelayanan dasar, sebagian besar dilaksanakan di tingkat desa. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan yang baik menjadi kunci keberhasilan program-program tersebut.


Terkait implementasi teknologi, Bupati menyebutkan bahwa penerapan Siskeudes Versi 2.0.9 berbasis online memberikan kemudahan signifikan dalam proses perencanaan, penganggaran, penatausahaan, pelaporan, hingga pertanggungjawaban keuangan desa.


“Sistem ini memungkinkan pengawasan yang lebih baik karena seluruh data dan transaksi keuangan terdokumentasi secara digital. Dengan demikian, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa dapat semakin ditingkatkan,” tambahnya.


Siskeudes dinilai sebagai instrumen penting yang dirancang untuk memastikan pengelolaan keuangan desa berjalan secara sistematis, terdokumentasi dengan baik, dan mudah diawasi. Kehadiran sistem ini tidak hanya membantu proses administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan penyimpangan serta penguatan akuntabilitas.


Melalui bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap seluruh kepala desa dan pengelola keuangan desa dapat memahami secara komprehensif penerapan Siskeudes Online Versi 2.0.9 serta mampu mengimplementasikannya secara optimal demi mendukung tata kelola pemerintahan desa yang bersih, profesional, dan berintegritas.


Hadir pada kesempatan tersebut antara lain Wakil Bupati Bantaeng H. Sahabuddin, Ketua DPRD Kabupaten Bantaeng H. Budi Santoso, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng Dr. H. Muhammad Tafsir, Kasat Reskrim Polres Bantaeng AKP Gunawan Amin mewakili Kapolres Bantaeng, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bantaeng Akhmad Putra Dwi mewakili Kajari Bantaeng, Plt. Inspektur Daerah Kabupaten Bantaeng Fiqih S. Luhulima, Kepala Dinas PMD, PP dan PA H. Hariyanto, para camat, serta seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Bantaeng.


Bupati Bantaeng Jalin Kerja Sama dengan FIB Unhas, Fokus pada Pelatihan Bahasa Jepang dan Identitas Daerah


BN Online Makassar,– Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, melakukan kunjungan resmi ke Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas), Kamis (25/6/2026). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara staf FIB Unhas dengan pihak Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk membahas peluang kolaborasi strategis antara kedua institusi.


Pertemuan yang berlangsung di Ruang Pertemuan FIB Unhas tersebut menghasilkan beberapa poin penting terkait kerja sama yang akan dikembangkan, khususnya dalam bidang pendidikan vokasi dan penelitian budaya.


Salah satu agenda utama yang dibahas adalah kerja sama pengajaran Bahasa Jepang di Balai Latihan Kerja (BLK) Bantaeng. Program ini ditujukan untuk mempersiapkan calon tenaga kerja Indonesia yang akan ditempatkan di Jepang melalui skema Authorized Care Organization Management (AKOM).


Bupati Fathul Fauzy menjelaskan bahwa meskipun Bantaeng memiliki fasilitas AKOM dan BLK yang memadai, terdapat kendala signifikan berupa keterbatasan tenaga pengajar Bahasa Jepang yang kompeten.


"Kami memiliki AKOM dan BLK yang bisa memberi peluang untuk melaksanakan pelatihan Bahasa Jepang, namun ada kendala seperti kurangnya tenaga pengajar bahasa Jepang. Maka dari itu, kami sangat mengharapkan kolaborasi dari FIB Unhas untuk menjadi solusi dari kendala tersebut," ujar Bupati Fathul Fauzy dalam sambutannya.


Selain aspek ketenagakerjaan, kedua pihak juga sepakat untuk menjalin kerja sama dalam perumusan identitas daerah Bantaeng. Kolaborasi ini akan diawali dengan kegiatan penelitian bersama antara akademisi FIB Unhas dan pemangku kepentingan di Bantaeng. Hasil penelitian tersebut nantinya akan didiseminasikan melalui berbagai kegiatan akademik dan publik, seperti Seminar, Workshop, Focus Group Discussion (FGD), maupun Kuliah Umum.


Hadir mendampingi Bupati dalam kesempatan tersebut adalah Putri Fatimah Nurdin. Selain berperan sebagai Dosen di Universitas Hasanuddin, Putri Fatimah juga dikenal aktif sebagai Ketua Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak Bangkit (YBH PA Bangkit). Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aspek akademis, sosial, dan pemerintahan dalam mewujudkan kerja sama yang berkelanjutan.


Dengan adanya inisiatif ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal serta memperkaya khazanah pengetahuan mengenai identitas budaya daerah melalui pendekatan akademis yang komprehensif.

Peringati Hari Pelaut Sedunia, Capt. Burhanuddin Thalib Apresiasi Dedikasi Pelaut Dunia


BN Online Jakarta,– Memperingati Hari Pelaut Sedunia yang jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026, praktisi maritim senior, Capt. Burhanuddin Thalib, SE, MM, M. Mar (Master Mariner), menyampaikan pesan khusus dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelaut di dunia.

Melalui pernyataannya, Capt. Burhanuddin menekankan pentingnya menjaga semangat, profesionalisme, dan integritas dalam menghadapi tantangan industri maritim ke depan.


"Selamat Hari Pelaut Sedunia. Mari terus berlayar dengan semangat, profesionalisme, dan integritas yang tinggi demi masa depan maritim yang lebih baik," ujar Capt. Burhanuddin.


Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada para pelaut atas peran krusial mereka dalam perekonomian global. Menurutnya, pengabdian para pelaut tidak hanya sekadar pekerjaan, melainkan sebuah bentuk keberanian dan dedikasi tanpa batas.


"Kepada seluruh pelaut di dunia, terima kasih atas dedikasinya, keberaniannya, serta pengabdian tanpa batas dalam menjaga kelancaran arus perdagangan dunia serta menghubungkan bangsa-bangsa," ungkapnya.


Capt. Burhanuddin menutup pesannya dengan harapan agar para pelaut senantiasa mengutamakan keselamatan dan membawa kebanggaan bagi profesi mereka.


"Teruslah berlayar dengan semangat, keselamatan, dan kebanggaan bagi kita semua," pungkasnya.


Hari Pelaut Sedunia diperingati setiap tahun untuk mengakui kontribusi berharga dari para pelaut di seluruh dunia terhadap ekonomi internasional dan masyarakat sipil. Tema peringatan tahun ini terus mendorong peningkatan kesejahteraan, keselamatan, dan pengakuan terhadap profesi maritim.

Rabu, 24 Juni 2026

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bantaeng dan Baznas Gelar Bedah Rumah untuk Warga Kurang Mampu


BN Online Bantaeng, – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Bantaeng Polda Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bantaeng melaksanakan kegiatan sosial berupa bedah rumah. Kegiatan ini ditujukan bagi warga kurang mampu atas nama Bapak Sala, yang bertempat tinggal di Kampung Panrangputan, Desa Biangkeke, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng.


Kegiatan renovasi rumah tersebut dilaksanakan pada Senin (22/6/2026). Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dan lembaga zakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.


Usai proses renovasi, jajaran Kapolres Bantaeng meninjau langsung kondisi rumah yang telah diperbaiki. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat, kenyamanan, serta kelayakan huni bagi penerima, sehingga momentum peringatan Hari Bhayangkara dapat menghadirkan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.


Plt. Kasi Humas Polres Bantaeng, AKP Gunawang Amin, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara bukan hanya sekadar perayaan institusi, melainkan momentum strategis bagi Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.


“Bedah rumah ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar AKP Gunawang.


Melalui program bedah rumah ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian integral dari semangat “Polri Untuk Masyarakat” yang terus diwujudkan melalui berbagai aksi sosial dan kemanusiaan lainnya di wilayah hukum Polres Bantaeng.


News Of This Week