Sabtu, 05 September 2026

Polres Bantaeng Gagalkan Peredaran Narkoba, Tiga Pria Diamankan Bersama 12,63 Gram Sabu


BN Online Bantaeng, – Satuan Reserse Narkotika (Satresnarkoba) Polres Bantaeng, Polda Sulawesi Selatan, berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis methamphetamine atau sabu-sabu. Dalam operasi tersebut, tiga pria diamankan dan barang bukti berupa 12,63 gram sabu berhasil disita.


Kasat Resnarkoba Polres Bantaeng, IPTU Chaidir, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Investigasi I Opsnal Satresnarkoba Polres Bantaeng yang dipimpin oleh Ipda Awaluddin Latif langsung melakukan penyelidikan intensif.


"Tim kami menemukan tiga terduga pelaku beserta barang bukti di wilayah Morowa, Desa Bonto Matene, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng pada Kamis, 3 September 2026, sekitar pukul 04.30 WITA," ujar Chaidir saat dikonfirmasi, Sabtu (5/9/2026).


Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan tiga tersangka dengan inisial DM (47) warga Parampangi, Desa Bonto Maccini; IR (30) warga Jalan Ki Hajar Dewantoro, Bissappu; dan SA (41) warga Kelurahan Onto.


Selain ketiga tersangka, tim juga menyita sejumlah barang bukti usai melakukan penggeledahan badan dan lokasi. Barang bukti yang diamankan meliputi:


1 sachet besar kristal bening diduga sabu (berat 6,39 gram);


1 sachet sedang kristal bening diduga sabu (berat 3,00 gram);


1 sachet sedang bening diduga sabu (berat 3,24 gram);


1 buah bong alat hisap sabu;


1 bungkus isi sachet kosong belum terpakai;


1 sachet kosong ukuran kecil bekas sabu;


1 buah korek api;


2 buah pirex kaca;


1 buah timbangan digital;


3 unit handphone masing-masing merk Oppo (hitam), Vivo (biru muda), dan Realme (biru muda).


Total berat sabu yang disita mencapai 12,63 gram. Saat ini, para tersangka dan seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolres Bantaeng untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.


Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, jo. Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Subsidiar, serta Pasal 609 ayat (1) huruf "a" Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) jo. Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


Polres Bantaeng mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, serta aktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba di lingkungan sekitarnya.


Kolaborasi Unhas dan Pemkab Bantaeng Gelar Pelatihan Penangkaran Benih Jagung JJUH untuk Kemandirian Petani


BN Online Bantaeng – Upaya penguatan ketahanan pangan melalui kemandirian perbenihan terus digalakan di Sulawesi Selatan. Pada Sabtu (5/9/2026), pelatihan bertajuk "Peningkatan Kemampuan Penangkaran Parent Seed dengan Teknik Budidaya Jagung JJUH" resmi digelar di kawasan Erbol, Kelurahan Campaga, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng.


Kegiatan strategis ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan Universitas Hasanuddin (Unhas), dengan melibatkan Dinas Pertanian dari tiga kabupaten yakni Bantaeng, Bulukumba, dan Gowa, serta mendapat dukungan penuh dari International Cooperation and Development Fund (ICDF).


Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng. Dalam arahannya, ia menekankan urgensi kemandirian perbenihan di tingkat petani sebagai fondasi utama ketahanan pangan daerah. Ia menyambut baik kolaborasi lintas kabupaten dan dukungan akademis dari perguruan tinggi negeri terkemuka tersebut.


“Melalui pelatihan ini, penyuluh dan petani tidak hanya belajar teori, tetapi siap terampil mempraktikkan standar benih murni dan berkualitas tinggi,” ujar Kepala Dinas Pertanian Bantaeng dalam sambutannya.


Sebagai narasumber utama, pakar pertanian dari Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Muhammad Azrai, menyampaikan materi teknis komprehensif mengenai prinsip penangkaran benih induk (parent seed). Prof. Azrai menguraikan secara detail karakteristik dan keunggulan varietas Jagung JJUH, serta tata cara penanganannya secara utuh.


Materi yang disampaikan mencakup tahapan kritis mulai dari pemilihan lokasi yang tepat, teknik isolasi tanam untuk menjaga kemurnian genetik, pemeliharaan intensif, hingga prosedur panen dan pascapanen. Tujuannya adalah agar mutu benih yang dihasilkan tetap terjaga sesuai standar nasional penangkaran benih sumber.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Bantaeng, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Bulukumba, anggota Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), serta puluhan peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota kelompok tani di wilayah Bantaeng dan sekitarnya.


Pelatihan ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem perbenihan melalui pendekatan kolaboratif. Dengan bekal ilmu dan keterampilan teknis yang memadai, diharapkan kelompok tani semakin mandiri, profesional, dan berdaya saing dalam mendukung ketersediaan pangan berkualitas di wilayah Sulawesi Selatan.


PLN ULP Bantaeng Gelar Pemeliharaan Terpadu Tuntas (PTT) untuk Tingkatkan Keandalan Listrik di Gantarangkeke


BN Online Bantaeng – Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Bantaeng terus berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. Pada Sabtu (5/9/2026), Manajer ULP PLN Bantaeng, Hermawan, bersama Tim Pemeliharaan Terpadu Tuntas (PTT) melaksanakan kegiatan pemeliharaan jaringan distribusi di Kelurahan Gantarangkeke, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng.


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan jaringan distribusi serta meminimalkan potensi gangguan listrik yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan dunia usaha.


Menurut Hermawan, pelaksanaan PTT dilakukan secara terpadu dan komprehensif. Rangkaian kegiatan meliputi inspeksi menyeluruh terhadap kondisi jaringan, pemangkasan atau penebangan pohon di area Right of Way (ROW) atau jalur aman saluran listrik, hingga perbaikan konstruksi dan komponen jaringan yang teridentifikasi berpotensi menyebabkan gangguan.


"Kami memastikan seluruh temuan lapangan dituntaskan sesuai dengan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku," ujar Hermawan dalam keterangannya.


Dalam pelaksanaannya, PLN ULP Bantaeng melibatkan kolaborasi solid antara tim teknik, pelayanan teknik, serta personel pendukung lainnya. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat proses pemeliharaan dan memastikan kualitas layanan listrik tetap optimal bagi pelanggan di wilayah Gantarangkeke dan sekitarnya.


Hermawan juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menanam pohon atau mendirikan bangunan di bawah saluran udara tegangan menengah maupun rendah guna mencegah terjadinya gangguan listrik di masa mendatang.


PLN Jeneponto Peringati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asmar Komitmen Berikan Pelayanan Sepenuh Hati


BN Online Jeneponto,– Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada tanggal 4 September 2026, PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Barat dan Utara (UID Sulselbarut) Area Jeneponto menggelar kegiatan spesial untuk menunjukkan apresiasi kepada para pelanggan setia.


Asmar, Manager PLN Area Jeneponto yang merupakan salah satu putra terbaik daerah ini, secara langsung menyampaikan ucapan selamat Hari Pelanggan Nasional kepada seluruh masyarakat Jeneponto. Asmar menekankan pentingnya peran pelanggan sebagai mitra strategis dalam pembangunan kelistrikan di wilayah tersebut.


"Dengan semangat Hari Pelanggan Nasional, kami siap memberikan pelayanan sepenuh hati," ujar Asmar.


Ia menegaskan bahwa komitmen pelayanan tersebut tidak hanya sebatas pada penyediaan energi listrik, tetapi juga mencakup aspek pemeliharaan infrastruktur hingga ke titik terdekat dengan rumah pelanggan. Hal ini bertujuan untuk memastikan keandalan suplai listrik dan kenyamanan bagi masyarakat Jeneponto.


"Mulai dari pemeliharaan infrastruktur jaringan hingga layanan di rumah pelanggan, kami hadir untuk memastikan listrik tetap menyala dengan stabil dan aman," tambah Asmar.


Peringatan Hari Pelanggan Nasional tahun ini menjadi momentum bagi PLN Jeneponto untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat hubungan baik dengan masyarakat. Melalui berbagai inisiatif pelayanan, PLN berharap dapat terus berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jeneponto.


Bupati Bantaeng Jadi Sasaran Roasting dalam Gelaran Stand Up Comedy Sulsel Special


BN Online Bantaeng – Suasana malam di Gedung Balai Kartini Kabupaten Bantaeng, Jumat (4/9/2026), terasa berbeda. Bukan karena rapat dinas atau acara seremonial biasa, melainkan riuh rendah tawa penonton yang hadir dalam gelaran Stand Up Comedy Show Sulsel Special: Roasting Bupati Bantaeng.


Acara yang diselenggarakan oleh Komunitas Stand Up Indo Bantaeng ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin. Namun, kehadiran orang nomor satu di Bumi Butta Toa tersebut tidak hanya sekadar untuk membuka acara. Dengan sikap terbuka dan sportivitas tinggi, Bupati Fathul rela menjadi sasaran utama roasting atau pelawakan khas stand up comedy dari para komika yang tampil malam itu.


Gelaran ini dimeriahkan oleh penampilan komika-komika berbakat tidak hanya dari Bantaeng, tetapi juga dari daerah tetangga seperti Stand Up Indo Bulukumba, Stand Up Indo Jeneponto, dan Stand Up Indo Takalar. Materi-materi lucu yang menyasar kebijakan hingga gaya kepemimpinan Bupati berhasil memancing gelak tawa ratusan penonton yang memadati aula.


Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai stand up comedy bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah ruang kreatif bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.


"Kita mau mendengarkan, kita mau memeriahkan kembali stand up comedy di Bantaeng. Karena kita pahami, cara mengemukakan pendapat dan menyampaikan ide tidak selalu harus dengan demonstrasi. Bisa melalui komika, maupun stand up comedy, karena saya juga termasuk penggemar komika," ujar Bupati Fathul di hadapan para komika dan penonton.


Ia menekankan bahwa kritik yang disampaikan melalui humor bisa menjadi alternatif penyampaian gagasan yang lebih segar dan mudah diterima semua kalangan. Sikapnya yang bersedia di-roast dinilai sebagai bentuk kedekatan pemimpin dengan rakyatnya.


Melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa, Bupati berharap agenda semacam ini dapat terus dilaksanakan secara rutin. Ia bahkan menargetkan Bantaeng dapat menjadi salah satu pusat pengembangan stand up comedy di wilayah Selatan Sulawesi Selatan.


"Melihat antusiasme teman-teman yang hadir malam ini sangat luar biasa, saya menyampaikan terima kasih kepada teman-teman panitia atas terlaksananya kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa rutin kita laksanakan dan kita kembangkan di Sulawesi Selatan," tuturnya.


Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah pejabat Forkopimda dan instansi terkait, antara lain Danramil 1410-02/Eremerasa mewakili Dandim 1410/Bantaeng, Kapten Inf. Jufri; Kabag Log Polres Bantaeng, Kompol Supriadi; serta Kasi Pemulihan Aset dan Pengembalian Barang Bukti yang mewakili Kajari Bantaeng, Sepriadi.


Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan ekosistem seni komedi di Bantaeng semakin berkembang dan menjadi wadah positif bagi kreativitas pemuda setempat.


Jumat, 04 September 2026

Bupati Bantaeng Hadiri Tabliqh Akbar Peringatan Maulid Nabi di Masjid Nurut Taqwa Dampang


BN Online Bantaeng – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri kegiatan Tabliqh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Acara tersebut berlangsung khidmat di Masjid Nurut Taqwa Dampang, Kecamatan Gantarangkeke, pada Jumat (4/9/2026).


Peringatan tahun ini mengusung tema "Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah". Sebagai pembawa hikmah maulid, hadir KM. Hamsah Awing yang menyampaikan tausiyah mengenai keteladanan sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW.


Dalam sambutannya, Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin menekankan pentingnya menginternalisasi nilai-nilai keteladanan Rasulullah tidak hanya sebagai momen seremonial tahunan, melainkan sebagai panduan hidup sehari-hari. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat iman, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.


"Kita berharap maulid nabi ini mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, memperkuat persaudaraan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW," ujar Bupati.


Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi umat Islam di Kabupaten Bantaeng untuk terus menjaga ukhuwah islamiyah dan mengamalkan ajaran agama dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.


Bupati Bantaeng Resmikan Kampung Pancasila, Siap Ikuti Penilaian Tingkat Nasional


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, secara resmi meresmikan Kampung Pancasila wilayah Kodim 1410/Bantaeng yang berpusat di Kantor Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu. Peresmian ini berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, dan menjadi momen penting bagi kabupaten tersebut untuk menunjukkan komitmennya dalam penguatan nilai-nilai dasar negara.


Kegiatan peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Waaster Kasad Bidang Renminter yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penilaian Kampung Pancasila, Brigjen TNI Jamaluddin. Turut hadir Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, beserta istri Ny. Seny Angelina Husni, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Asruddin, para Kepala OPD, Camat Bissappu Muzakkir, serta Kepala Desa Bonto Salluang, Marzuki.


Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kodim 1410/Bantaeng atas kontribusi nyata mereka dalam mendukung pembangunan daerah dan internalisasi nilai Pancasila. Ia menekankan bahwa kehadiran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memenuhi aspek penilaian dari pusat.


“Kami berterima kasih kepada Bapak Jenderal karena Kabupaten Bantaeng menjadi salah satu Kampung Pancasila yang dinilai langsung oleh pusat. Kami juga telah menghadirkan seluruh OPD terkait untuk memenuhi berbagai aspek penilaian,” ujar Bupati Fathul.


Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat diharapkan dapat menghasilkan penilaian yang maksimal. Bupati juga menyoroti keberhasilan program-program sebelumnya, seperti terbentuknya 32 Koperasi Desa Merah Putih dan pembangunan Jembatan Garuda yang telah diresmikan oleh Presiden RI.


Sementara itu, Brigjen TNI Jamaluddin menjelaskan bahwa program Kampung Pancasila tahun 2026 melibatkan seleksi ketat terhadap 63 kampung terbaik dari seluruh Indonesia yang mewakili masing-masing Kodam. Penilaian mencakup berbagai kategori strategis, meliputi pembinaan ketahanan pangan, pengembangan UMKM, pembinaan Wirausaha Mandiri (Wandra), pemberdayaan Karang Taruna, hingga tantangan media sosial (social media challenge).


“Dengan adanya lomba Kampung Pancasila ini, tentunya diharapkan dapat menjadi leader bagi kampung-kampung lainnya untuk menjadi Kampung Pancasila berikutnya,” kata Brigjen Jamaluddin. Para pemenang akan ditentukan melalui kompetisi untuk meraih juara 1, 2, 3, serta penghargaan Juara Umum tingkat nasional.


Dandim 1410/Bantaeng, Letkol Arh. Muh. Husni Hidayat Muchlis, dalam keterangannya mengungkapkan bahwa Desa Bonto Salluang memiliki potensi multidimensi dengan mata pencaharian masyarakat yang beragam, mulai dari pertanian, swasta, perdagangan, hingga ASN dan anggota TNI/Polri.


Dari sisi infrastruktur, Desa Bonto Salluang telah mencatatkan kemajuan signifikan. Tercatat lima jembatan telah berhasil dibangun dan direhabilitasi secara tuntas, terdiri dari dua jembatan gantung dan tiga jembatan beton. Tiga di antaranya telah masuk dalam data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).


Peresmian Kampung Pancasila ini tidak hanya sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi pentahelix—melibatkan pemerintah daerah, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat—dalam mewujudkan kehidupan sosial yang harmonis berlandaskan Pancasila serta mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bantaeng.


Kamis, 03 September 2026

Diduga Bunuh Teman Demi Tagih Utang Rp6 Juta, Pria di Bantaeng Dibekuk Polisi di Gowa


BN Online Bantaeng,– Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Bantaeng, bersinergi dengan Tim URC Resmob Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan, berhasil mengamankan seorang tersangka pembunuhan berinisial SY (40). Penangkapan dilakukan pada Rabu (2/9/2026) dini hari di wilayah Kabupaten Gowa.


Tersangka yang merupakan warga Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, tersebut diamankan sekitar pukul 03.20 WITA di Jalan Poros Limbung, Kelurahan Kalebajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.


Kasus ini bermula dari penemuan jenazah seorang pria bernama RA (53) di rumahnya yang berlokasi di BTN Nelayan, Desa Pajukukang, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng. Jenazah ditemukan oleh istri korban sekembalinya ia ke rumah pada Selasa (1/9/2026) pukul 23.30 WITA. Saat itu, korban terlihat tergeletak di ruang tamu dengan luka-luka yang diduga akibat senjata tajam.


Mendapati kejadian tersebut, pihak keluarga segera melaporkan kasus ini ke Polres Bantaeng. Melalui penyelidikan intensif dan pemeriksaan sejumlah saksi, polisi mengidentifikasi SY sebagai pelaku utama. Informasi lapangan menyebutkan bahwa SY sempat menjemput ibunya di wilayah Tombo-Tombolo, Kabupaten Jeneponto, sebelum berupaya melarikan diri menuju Makassar.


Mengetahui pergerakan tersangka, Tim URC Resmob Polres Bantaeng berkoordinasi dengan Ditreskrimum Polda Sulsel untuk melakukan pengejaran. Berdasarkan intelijen, keberadaan SY terlacak di kawasan Bajeng, Gowa, hingga akhirnya tim gabungan berhasil meringkusnya.


Dalam interogasi awal di Posko Resmob Polda Sulsel, SY mengakui perbuatannya. Ia juga mengungkapkan lokasi persembunyian barang bukti berupa satu bilah parang yang disembunyikan di bawah pohon di samping rumah orang tuanya di Tombo-Tombolo, Jeneponto. Tim polisi langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan parang tersebut serta satu unit mobil pikap Grand Max warna hitam yang digunakan dalam aksi kejahatan.


Dari hasil pemeriksaan, motif pembunuhan terungkap berasal dari sengketa utang piutang. SY mengaku mendatangi rumah korban untuk menagih utang sebesar Rp6 juta yang telah dipinjam sejak dua tahun lalu. Namun, korban menyatakan tidak memiliki uang saat itu. Perselisihan pun memanas dan berujung pada aksi kekerasan menggunakan senjata tajam. Polisi juga menduga SY berada dalam pengaruh minuman keras saat melakukan aksinya.


Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Andi Aldiansyah, S.E., M.M., membenarkan adanya penangkapan tersebut. Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolres Bantaeng dan diserahkan kepada penyidik Satreskrim untuk proses hukum lebih lanjut.


"Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara lengkap rangkaian peristiwa dalam kasus pembunuhan tersebut," ujar AKP Andi Aldiansyah.

Rabu, 02 September 2026

Wabup Bantaeng Sambut Tim Summer Program “My UNHAS”–Kanazawa University 2026


 

BN Online Bantaeng, – Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, secara resmi menerima kunjungan Tim Summer Program “My UNHAS”–Kanazawa University 2026 di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, pada Rabu (2/9/2026). Kunjungan ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan akademik dan budaya yang akan berlangsung selama satu minggu, dari 2 hingga 7 September 2026, di Kabupaten Bantaeng.


Program tahunan yang merupakan kolaborasi antara Universitas Hasanuddin (UNHAS) dan Kanazawa University, Jepang, ini memasuki tahun kedua pelaksanaannya di Bantaeng. Keputusan melanjutkan program di daerah ini didasari oleh respons positif dari Pemerintah Kabupaten Bantaeng terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya.


Dr. Saaduddin, dosen sekaligus peneliti dari Departemen Geofisika FMIPA UNHAS, menjelaskan bahwa total peserta dalam program kali ini berjumlah 27 orang, yang terdiri dari mahasiswa, staf, dan pendamping. Komposisi peserta menunjukkan peningkatan partisipasi dibandingkan tahun lalu.


“Dari pihak Kanazawa University, terdapat 13 mahasiswa yang terdiri atas 11 perempuan dan 2 laki-laki. Selain itu, ada 4 mahasiswa internasional UNHAS yang berasal dari Nigeria, Irak, Somalia, dan Pakistan. Sementara dari UNHAS lokal, terlibat 3 mahasiswa, 3 staf, serta 4 orang pendamping,” ungkap Dr. Saaduddin.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UNHAS dan Kanazawa University atas terselenggaranya program prestisius ini. Ia menilai kehadiran mahasiswa dari berbagai latar belakang negara dan perguruan tinggi sebagai momentum strategis untuk mempromosikan potensi daerah.


“Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyambut baik pelaksanaan program ini. Kehadiran mahasiswa dari Kanazawa University dan mahasiswa internasional UNHAS menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan potensi Bantaeng sekaligus membangun hubungan dan jejaring akademik yang lebih luas,” ujar Wabup Sahabuddin.


Lebih lanjut, Wabup berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi para peserta, tetapi juga dapat memperkuat kolaborasi jangka panjang antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng, UNHAS, dan Kanazawa University. Ia menekankan pentingnya pertukaran pengetahuan, budaya, dan pengalaman akademik sebagai wadah diplomasi pendidikan.


Turut hadir mendampingi Wakil Bupati dalam acara penerimaan tersebut antara lain Pembimbing KKN Tematik UNHAS, Putri Fatima Nurdin; Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekda Bantaeng, dr. H. Sultan; Kepala Dinas Kesehatan, dr. H. Andi Ihsan; Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, H. Subhan; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Muh. Yusuf; Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Irfan Fajar; serta Kepala Dinas Perhubungan, Andi Rigas Panawang Hakim.


Kegiatan Summer Program “My UNHAS”–Kanazawa University 2026 dijadwalkan akan melibatkan berbagai aktivitas lapangan, observasi, dan interaksi langsung dengan masyarakat lokal di sepanjang pesisir dan wilayah strategis lainnya di Kabupaten Bantaeng hingga 7 September mendatang.


Bupati Bantaeng Awasi Langsung Pilkades PAW Desa Pattallassang, Tegas Tolak Politik Uang


BN Online Bantaeng – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, memantau langsung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Antarwaktu (Pilkades PAW) di Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, pada Rabu (2/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas selama proses pemilihan berlangsung.


Pelaksanaan Pilkades PAW ini digelar untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Desa Pattallassang periode 2026–2030, menyusul meninggalnya kepala desa sebelumnya. Proses menuju hari pemungutan suara telah melalui tahapan yang cukup panjang, mulai dari seleksi administrasi, wawancara, hingga penetapan calon.


Bupati Fathul Fauzy menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI, Polri, dan Satpol PP yang telah membantu mengamankan jalannya pemilihan. Menurutnya, sinergitas antara pemerintah daerah dan aparat keamanan sangat krusial untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lancar tanpa gangguan.


"Kami berharap pelaksanaan Pilkades PAW ini dapat menghasilkan kepala desa yang benar-benar peduli dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Desa Pattallassang. Tentunya 102 pemilih yang memiliki hak suara agar menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani karena ketiga calon ini adalah putra terbaiknya Pattallassang," ungkap Bupati saat menghadiri acara di Aula Desa Pattallassang.


Selain mengimbau pemilih, Bupati juga memberikan peringatan keras kepada tiga calon kepala desa untuk bersaing secara sehat. Ia secara tegas melarang praktik politik uang atau money politics dalam kontestasi kali ini.


"Jangan sampai ada money politik karena saya bisa melihat, saya bisa merasakan. Banyak pemimpin-pemimpin yang terpilih tanpa money politik, itulah pemimpin yang benar-benar bekerja untuk rakyat," tegasnya.


Adapun tiga calon yang ditetapkan untuk mengikuti Pilkades PAW Desa Pattallassang adalah:


1.Haeruddin (Nomor Urut 1)


2.Muhammad Mikail Febrianto (Nomor Urut 2)


3.Muammar (Nomor Urut 3)


Dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 102 orang, pemerintah desa dan panitia pemilihan berharap partisipasi masyarakat tetap tinggi namun tetap mengedepankan asas jujur, adil, dan transparan demi terciptanya kepemimpinan desa yang berkualitas.


Bupati Bantaeng Imbau Warga Waspada Kebakaran Lahan di Tengah Kekeringan Saat Hadiri Maulid Nabi


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Babul Khaer Bombong, Desa Biangkeke, Kecamatan Pa’jukukang, pada Selasa malam (1/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Bantaeng ini menyampaikan sejumlah pesan penting terkait kondisi cuaca dan ketersediaan air bersih.


Mengingat fenomena kekeringan yang sedang melanda, Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin ini meminta masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap potensi kebakaran lahan atau hutan. Ia menekankan bahwa kondisi kering saat ini sangat rentan memicu bencana jika tidak diimbangi dengan kehati-hatian.


"Kita bisa lihat kondisi Indonesia saat ini, akibat kekeringan ini, kebakaran lahan atau hutan gampang terjadi. Untuk itu saya meminta warga selalu berhati-hati atau tidak melakukan aktivitas seperti bakar sampah namun bisa berpotensi terjadinya kebakaran lahan," ujar Uji Nurdin dalam sambutannya.


Selain mengimbau kewaspadaan bencana, kepala daerah termuda di Sulawesi Selatan ini juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan perangkat daerah di bawah naungan Pemkab Bantaeng. Ia meminta mereka untuk lebih responsif dalam membantu warga yang mengalami kesulitan air bersih.


"Saya meminta perangkat daerah mulai camat hingga tingkat bawah untuk memfasilitasi warga yang sudah mendesak membutuhkan air. Kita komunikasikan dengan PDAM untuk warga segera mendapatkan air bersih," tegasnya.


Di akhir sambutannya, Uji Nurdin mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia berharap melalui doa dan pendekatan spiritual tersebut, masyarakat Bantaeng dapat memperoleh keberkahan dan kekuatan untuk menghadapi cobaan alam.


"Kita berharap Maulid Nabi ini kita mendapatkan keberkahan dari Allah. Mari kita meminta agar cobaan kekeringan ini bisa cepat kita lewatkan," pungkasnya.


Kehadiran Bupati dalam acara keagamaan ini disambut antusias oleh warga setempat, sekaligus menjadi momen pengingat pentingnya menjaga lingkungan dan solidaritas sosial di masa krisis air dan cuaca ekstrem.


Selasa, 01 September 2026

Polres Batu Tak Main - Main Tangani Kasus Minerba, Publik Masih Percaya Polisi

Ilustrasi tambang ilegal & lokasi penambangan galian C
 wilayah hukum Polres Batu, Malang


MALANG - JATIM, BIDIK NASIONAL MEDIA GROUP || Setelah Konsultasi dan Kordinasi dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Satreskrim Polres Batu kembali memanggil pelapor dan saksi untuk didengar keterangannya dalam perkara dugaan tindak pidana "Setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR, atau IPK", sebagaimana dimaksud dalam Pasal 158 Jo Pasal 35 UU No. 3 Tahun 2020 perubahan atas UU No. 4 Tahun 2009 tentang Minerba yang terjadi di Dusun Kajang Desa Sukosari Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang.


Surat panggilan Polres Batu ter-register dengan Nomor : S.Pgl/194/VIII/2026/Satreskrim dan S.Pgl/195/VIII/2026/Satreskrim


Selama kurang lebih satu jam di ruang unit III Satreskrim Polres Batu, pelapor dan saksi dimintai keterangan tambahan oleh Brigadir Dimas Bagus Pamungkas, S.H., selaku penyidik pembantu untuk melengkapi pemberkasan sesuai arahan dan petunjuk dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Selasa 01/09/2026.


Pelapor dan saksi merasa lega sekarang, mereka tidak berandai - andai lagi. Penegak hukum bekerja secara profesional dan sudah sesuai dengan koridornya, masyarakat/publik masih percaya kepada polisi.


"Sebelumnya saya sempat berpikir kalau polisi nya masuk angin, kok berlarut - larut, tersangka tidak ditahan, barang bukti nya juga keluar", ungkap Kariyaji.


Penyidik Satreskrim saat ditemui di Polres Batu menyampaikan bahwa semua pihak juga akan dipanggil kembali untuk dimintai keterangan lanjutan seraya menunjukkan surat panggilan yang sudah disiapkan, termasuk tersangka Hariyono alias Mbah Wo Kajang dan juga sopir dump truck Nopol N 8132 YG bernama Imam Suud.


"Terkait barang bukti dump truk yang dipinjam pakai atau sewa harus dikembalikan atau ditunjukkan kembali sewaktu-waktu diminta oleh penyidik, dan juga bila dump truck tersebut dipergunakan kembali untuk melakukan kegiatan penambangan ilegal maka akan diminta/ ditarik kembali oleh penyidik", terang Dimas B.P.

(Hrb/Kap)

News Of This Week