Rabu, 17 Juni 2026

Ustaz Muslimin Bohari Berikan Tadzkiratul Maut di Kompleks BTN Sasayya, Ungkap Rahasia dan Pahala Shalat


BN Online Bantaeng,– Pimpinan Pondok Pesantren Assa'diyah Kaloling, Ustadz Kyai Muda Muslimin Bohari, S.Pd.I, S.H.I, M.Pd., memberikan tausiyah bertajuk Tadzkiratul Maut (peringatan akan kematian) kepada jamaah di Kompleks BTN Sasayya, Blok A3 No 2. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengambil tema khusus mengenai "Rahasia dan Pahala Shalat".

Dalam ceramahnya, Ustaz Muslimin Bohari menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan ibadah shalat bagi umat Islam. Menurutnya, shalat bukan sekadar ritual rutin, melainkan sarana untuk melatih keteguhan hati dan konsistensi spiritual yang tidak boleh terputus.


Salah satu poin menarik yang disampaikan oleh pimpinan ponpes tersebut adalah tentang keutamaan menuntut ilmu. Ustaz Muslimin menyatakan bahwa langkah kaki seseorang yang hadir untuk mendengarkan tausiyah atau majelis ilmu memiliki nilai kemuliaan yang sangat tinggi.


"Baru saja hadir di tempat tausiyah, melangkah ke tempat ini sudah merupakan amalan. Mendengarkan ceramah dan tausiyah di sini lebih mulia daripada melaksanakan shalat tahajud hingga waktu Subuh," ungkap Ustaz Muslimin Bohari di hadapan para jamaah.


Beliau menjelaskan bahwa kehadiran dalam majelis ilmu merupakan bentuk pendidikan tentang Islam itu sendiri. Dengan mendengarkan ilmu, seorang muslim tidak hanya mendapatkan pahala, tetapi juga memperdalam pemahaman agama yang menjadi landasan kehidupan sehari-hari.


Kegiatan tausiyah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran spiritual masyarakat sekitar, khususnya dalam memaknai hakikat shalat dan urgensi mencari ilmu agama sebagai bekal menghadapi akhirat.


Rahasia dan Pahala Shalat,menggabungkan dua aspek penting dalam kehidupan beragama: dimensi spiritual (pahala shalat) dan dimensi sosial (opini publik atau pandangan masyarakat).

Dalam Islam, shalat bukan sekadar gerakan fisik, melainkan ibadah yang memiliki kedalaman makna dan keutamaan besar. Beberapa "rahasia" atau keistimewaan pahala shalat meliputi:

Pencegah Perbuatan Keji dan Mungkar: Sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Ankabut ayat 45, shalat yang khusyuk mampu membentengi diri dari perilaku buruk. Ini adalah "rahasia" terbesar shalat, yaitu transformasi akhlak.


Pahala Berjamaah: Shalat berjamaah memiliki keutamaan hingga 27 derajat lebih tinggi dibandingkan shalat sendirian. Ini menunjukkan pentingnya aspek komunitas dalam Islam.


Kualitas Hati (Menurut Imam Al-Ghazali): Kualitas shalat seseorang adalah cermin kondisi hatinya. Jika hati lalai, shalat menjadi kosong. Sebaliknya, jika hati hidup dengan kesadaran akan Allah, shalat menjadi sumber ketenangan dan kebahagiaan dunia-akhirat.


Penghapus Dosa dan Peningkat Derajat: Setiap langkah menuju tempat shalat, menunggu shalat, dan pelaksanaan shalat itu sendiri dicatat sebagai kebaikan yang dapat menghapus dosa-dosa kecil.Dan  bagaimana masyarakat memandang pentingnya shalat, atau bagaimana isu-isu terkait shalat dibahas di ruang publik.


Shalat sebagai Tiang Agama: Secara umum, opini publik Muslim sepakat bahwa shalat adalah fondasi utama. Meninggalkan shalat sering kali dianggap sebagai tanda kemunduran iman atau bahkan batas antara Islam dan kekufuran dalam pandangan sebagian ulama.


Isu Kontemporer: Di media sosial dan diskusi publik, sering muncul opini tentang tantangan menjaga kualitas shalat di era modern (misalnya: gangguan gadget, kesibukan kerja). Ada juga diskusi tentang bagaimana membuat shalat lebih bermakna bagi generasi muda.


Peran Sosial,juga menyoroti peran shalat dalam membentuk karakter kolektif umat. Masyarakat yang rutin shalat dinilai cenderung lebih disiplin dan memiliki integritas sosial yang lebih baik, meskipun ini tentu tergantung pada kualitas pemahaman dan pengamalan masing-masing individu.


Kepala Desa Bonto Salluang Terima Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Hari Libur, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Pembangunan Desa


BN Online Bantaeng,– Kepala Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Marzuki, menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung program pemerintah pusat melalui penerimaan langsung Petugas Sensus Ekonomi (PSE) Tahun 2026. Kegiatan sensus yang secara resmi dibuka oleh Bupati Bantaeng ini kini telah memasuki tahap pendataan di tingkat desa.


Meskipun hari Selasa merupakan hari libur nasional, Kades Marzuki memilih untuk tetap melayani petugas sensus di kediaman pribadinya. Langkah ini diambil sebagai bentuk pelayanan publik yang tidak mengenal waktu dan hari libur, guna memastikan kelancaran proses pendataan di wilayahnya.


"Karena hari Selasa adalah hari libur, maka kami terima di rumah kami sebagai pelayanan publik tak mengenal hari libur," ujar Marzuki saat menyambut kedatangan petugas BPS di rumahnya, Selasa 16 Juni 2026.


Dalam kesempatan tersebut, Kades Marzuki juga menyampaikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat Desa Bonto Salluang. Ia meminta warga untuk menerima kehadiran petugas sensus dengan baik dan memberikan informasi sesuai dengan kondisi ekonomi masing-masing secara jujur dan transparan.


Menurut Marzuki, partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan. "Mohon diterima dan diberikan informasi sesuai kondisi ekonomi masing-masing, agar bisa memberikan gambaran akurat mengenai peta, kekuatan, dan potensi struktur perekonomian wilayah khususnya di Desa Bonto Salluang," tegasnya.


Data yang terkumpul dari Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, serta membantu pemerintah daerah dalam mengidentifikasi potensi unggulan dan tantangan ekonomi di tingkat desa.


Hingga saat ini, petugas dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bantaeng terus melakukan pendataan dari rumah ke rumah (door to door) di berbagai wilayah, termasuk Desa Bonto Salluang. Masyarakat diharapkan dapat kooperatif demi kesuksesan sensus nasional tahun ini.

Plt. Camat Eremerasa Hadiri Penamatan dan Pentas Seni TK Chamsiyah di Desa Ulugalung


BN Online Bantaeng,– Plt. Camat Eremerasa, Zulkarnain, SE.MM., menghadiri acara penamatan siswa-siswi serta pentas seni Taman Kanak-Kanak (TK) Chamsiyah yang berlokasi di Dusun Pulauweng, Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, pada Rabu (17/6/2026).

Kehadiran Plt. Camat dalam acara tersebut merupakan bentuk apresiasi dan dukungan pemerintah kecamatan terhadap dunia pendidikan anak usia dini di wilayah Eremerasa. Dalam sambutannya, Zulkarnain menyampaikan ucapan selamat kepada para lulusan TK Chamsiyah yang telah menyelesaikan masa pendidikannya dengan baik.


"Selamat kepada anak-anak kami yang telah tamat dari TK Chamsiyah. Ini adalah langkah awal yang sangat penting dalam perjalanan pendidikan kalian. Teruslah semangat belajar dan raih cita-cita setinggi langit," ujar Zulkarnain.


Acara penamatan kali ini dimeriahkan dengan berbagai penampilan pentas seni dari para siswa, mulai dari tarian, nyanyian, hingga drama pendek yang menampilkan kreativitas dan keceriaan anak-anak usia dini. Orang tua siswa dan warga sekitar tampak antusias menyaksikan pertunjukan tersebut.


Kepala TK Chamsiyah mengucapkan terima kasih atas kehadiran Plt. Camat Eremerasa serta dukungan seluruh pihak yang telah menyukseskan acara penamatan tahun ajaran 2025/2026 ini. Diharapkan, sinergi antara lembaga pendidikan, orang tua, dan pemerintah daerah dapat terus terjalin untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Desa Ulugalung khususnya, dan Kecamatan Eremerasa pada umumnya.


Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, diakhiri dengan sesi foto bersama antara Plt. Camat, guru, siswa, dan orang tua wali murid.

Keluarga Besar Rutan Kelas IIB Bantaeng Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-56 kepada Bapak Ambo Asse, A.S.Pd., M.H.


BN Online Bantaeng, – Segenap keluarga besar Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantaeng dengan penuh khidmat dan rasa hormat mengucapkan Selamat Ulang Tahun yang ke-56 kepada Bapak Ambo Asse, A.S.Pd., M.H.


Dalam momen spesial ini, seluruh jajaran pegawai dan warga binaan Rutan Kelas IIB Bantaeng mendoakan agar Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat-Nya berupa kesehatan yang prima, umur yang panjang, serta kebijaksanaan dalam setiap langkah kepemimpinan beliau.


Doa juga dipanjatkan agar Bapak Ambo Asse senantiasa diberikan kekuatan lahir dan batin dalam menjalankan amanah. Semoga setiap keputusan yang diambil selalu membawa keberkahan, kemajuan, dan kebaikan bagi masyarakat luas serta institusi yang dipimpinnya.


Harapan ini merupakan wujud apresiasi dan dukungan moral dari seluruh keluarga besar Rutan Kelas IIB Bantaeng atas dedikasi dan kepemimpinan Bapak Ambo Asse selama ini.


Selamat Ulang Tahun, Bapak Ambo Asse, A.S.Pd., M.H. Sehat selalu dan sukses dalam mengemban tugas.


Rombongan KTNA Kabupaten Bantaeng Berangkat ke PENAS XXIII di Gorontalo, Plt Sekda Lepas Secara Resmi

 

BN Online Bantaeng, – Rombongan Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Bantaeng resmi bertolak pagi ini, Rabu (17/6/2026), untuk mengikuti ajang bergengsi Pekan Nelayan dan Petani Nasional (PENAS) XXIII. Pelepasan rombongan dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng.


Kegiatan PENAS XXIII tahun ini akan diselenggarakan di Sulawesi Utara, tepatnya di Gorontalo, pada tanggal 20 hingga 25 Juni 2026 mendatang.


Dalam pelepasan tersebut, terlihat antusiasme tinggi dari para peserta. Turut serta dalam rombongan tersebut adalah Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng bersama Kepala Bidang Penyuluh Pertanian. Kehadiran pejabat struktural juga mewarnai keberangkatan ini, di mana Staf Ahli Bupati Bantaeng dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan tampak ikut bergabung di dalam bus yang akan membawa rombongan menuju lokasi acara.


Total ada 56 orang delegasi dari Kabupaten Bantaeng yang akan mewakili daerah dalam even nasional tersebut. Mengingat jarak tempuh yang cukup jauh dan pilihan moda transportasi darat, rombongan memutuskan untuk berangkat lebih awal tiga hari sebelum acara puncak dimulai.


Kepala Bidang Penyuluh Pertanian, Achmad Natsir, S.Sos., MM., menjelaskan alasan keberangkatan lebih dini tersebut.


"Kami sengaja berangkat lebih dahulu, karena kami berangkat lewat darat menggunakan mobil bus. Perjalanan darat membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan udara," ujar Achmad Natsir.


Ia menambahkan bahwa jadwal kedatangan pimpinan daerah telah diatur sedemikian rupa. "Insya Allah, jika tidak ada halangan dan rintangan, Bapak Bupati akan menyusul dan berangkat pada tanggal 19 Juni 2026 untuk mengikuti kegiatan tersebut," tambahnya.


Kehadiran kontingen Bantaeng di PENAS XXIII diharapkan dapat menjadi sarana silaturahmi, pertukaran informasi teknologi pertanian dan perikanan terkini, serta mempromosikan potensi unggulan sektor agraris dan maritim Kabupaten Bantaeng di kancah nasional.


Bupati Bantaeng Buka Training Raya Nasional HMI, Tekankan Pentingnya Nalar Kritis di Tengah Perubahan Global


BN Online Bantaeng, – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Training Raya Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bantaeng. Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Gedung Balai Kartini Kabupaten Bantaeng pada Senin (15/6) malam.


Kegiatan strategis ini mencakup dua program utama, yakni Intermediate Training atau Latihan Kader II (LK II) dan Latihan Khusus Kohati (LKK). Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta dukungan penuh atas terselenggaranya agenda tersebut. Ia menilai kegiatan ini merupakan wadah krusial untuk menempa kapasitas intelektual, integritas, serta jiwa kepemimpinan bagi generasi muda, khususnya kader HMI.


Mengusung tema "Meretas Episteme HMI dalam Simulakra Geostrategi Indonesia", acara ini dirancang tidak sekadar sebagai pelatihan rutin, melainkan sebagai panggilan intelektual. Tema tersebut merefleksikan urgensi bagi para kader untuk memperkuat landasan pengetahuan dan mempertajam nalar kritis.


Bupati menekankan bahwa di tengah arus perubahan sosial, politik, dan teknologi yang semakin kompleks, peran strategis pemuda sangat dibutuhkan. Melalui pelatihan ini, diharapkan kader HMI mampu merumuskan langkah-langkah konkret dalam menjawab tantangan kebangsaan dengan berbasis pada keilmuan dan wawasan geostrategis yang mendalam.


"Kegiatan ini adalah momentum bagi kita semua untuk kembali menguatkan fondasi keilmuan dan kepemimpinan. Saya berharap para peserta dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dan kelak menjadi agen perubahan yang mampu membawa dampak positif bagi masyarakat dan bangsa," ujar Bupati Fathul Fauzy dalam sambutannya.


Pelaksanaan Training Raya Nasional ini diharapkan dapat melahirkan kader-kader HMI yang tidak hanya unggul dalam organisasi, tetapi juga memiliki kedalaman berpikir dan kepekaan terhadap dinamika nasional maupun global.


Selasa, 16 Juni 2026

Klarifikasi Kanwil Ditjenpas Sulsel: Insiden Penikaman di Lapas Makassar Bukan Akibat Narkoba, Hasil Tes Urin Negatif


BN Online Makassar,– Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Selatan bergerak cepat menanggapi pemberitaan yang beredar di sejumlah media terkait dugaan penyalahgunaan narkoba yang dikaitkan dengan insiden penikaman narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar. Melalui pemeriksaan mendalam dan tes urin, pihak berwenang memastikan bahwa insiden tersebut murni konflik interpersonal dan tidak ada keterkaitan dengan narkotika.

Kegiatan klarifikasi dan pemeriksaan yang dilaksanakan pada Senin (15/6/2026) itu dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal bersama Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemasyarakatan dalam menjaga objektivitas informasi serta menjamin keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.


Dalam proses pemeriksaan terstruktur yang dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan, tim mendalami keterangan dari empat warga binaan yang terlibat dalam insiden tersebut.


Awal Mula Konflik Kesalahpahaman

Berdasarkan hasil investigasi, peristiwa bermula dari kesalahpahaman antar penghuni kamar hunian. Salah seorang warga binaan yang baru menempati kamar tersebut mendapat teguran berulang kali dari penghuni lain karena dianggap mengganggu ketertiban, khususnya saat pelaksanaan ibadah shalat.


Teguran yang bertujuan menjaga kenyamanan bersama tersebut justru memicu adu mulut yang berujung pada perkelahian. Dalam kondisi emosi yang memuncak, terjadi tindakan kekerasan fisik yang melibatkan beberapa warga binaan lain di lokasi kejadian, hingga mengakibatkan luka pada salah satu pihak.


Meski demikian, pantauan medis menunjukkan kondisi korban kini telah pulih sepenuhnya. Luka telah sembuh tanpa tanda infeksi atau keluhan lanjutan, dan yang bersangkutan sudah dapat beraktivitas normal seperti sedia kala.


Hasil Tes Urin Negatif Narkoba

Untuk membantah isu penyalahgunaan zat terlarang, Tim Satops Patnal juga melaksanakan tes urin terhadap keempat warga binaan yang terlibat. Hasilnya menegaskan bahwa seluruh warga binaan dinyatakan NEGATIF dari penggunaan narkoba.


Temuan ini memperkuat kesimpulan bahwa insiden tersebut merupakan konflik pribadi akibat kesalahpahaman dan teguran terkait tata tertib ibadah, bukan akibat pengaruh narkotika atau peredaran gelap narkoba di dalam Lapas Kelas I Makassar.

Penyelesaian Secara Kekeluargaan

Pasca-insiden, para pihak yang terlibat telah menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Mereka menandatangani surat pernyataan damai yang berisi kesepakatan untuk saling memaafkan, tidak memperpanjang masalah, tidak melakukan tindakan balasan, serta berkomitmen penuh untuk mematuhi tata tertib lapas demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.


Komitmen Pengawasan Ketat

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Selatan, Mulyadi, menegaskan bahwa jajaran pemasyarakatan akan terus mengedepankan deteksi dini dan penegakan disiplin.


"Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap informasi yang berkembang dengan cepat, objektif, dan transparan. Hasil pemeriksaan serta tes urin yang telah dilakukan menunjukkan bahwa insiden tersebut tidak terkait dengan penyalahgunaan narkoba sebagaimana yang diberitakan. Kami akan terus memperkuat pengawasan dan menjaga keamanan serta ketertiban di seluruh satuan kerja pemasyarakatan di Sulawesi Selatan," tegas Mulyadi.


Melalui langkah-langkah akuntabel ini, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan memastikan situasi di Lapas Kelas I Makassar tetap terkendali, sekaligus memberikan kepastian hukum dan informasi faktual kepada masyarakat.


Tanggapi Postingan Anonim Atas Nama FAKSI, Kasat Reskrim Polres Bantaeng: Itu Mengada-ada


BN Online Bantaeng, – Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bantaeng, AKP Gunawang Amin, SH, M.Si, menanggapi keras beredarnya postingan gambar di media sosial yang mengatasnamakan Forum Aktivis Nasional Anti Korupsi (FAKSI). Dalam pamflet tersebut, terdapat sejumlah poin opini publik yang menuduh Kasat Reskrim telah mencederai marwah kepolisian.


Menurut pantauan, forum atau kelompok yang menyebarkan pamflet tersebut tidak mencantumkan alamat lengkap maupun identitas jelas dalam selebaran digital yang beredar. Hal ini menjadi sorotan utama karena tuduhan serius dilontarkan tanpa adanya komunikasi awal dengan pihak yang bersangkutan.


AKP Gunawang Amin menyatakan penyesalannya atas cara penyampaian kritik tersebut. Ia menilai seharusnya elemen masyarakat atau aktivis terlebih dahulu menghubungi dirinya untuk mengonfirmasi fakta sebelum melempar opini ke ruang publik.


"Itu mengada-ada. Apalagi melempar opini ke publik dengan menggunakan akun fake (palsu)," ucap Kasat Reskrim AKP Gunawang Amin, saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).


Ia menegaskan bahwa sebagai aparatur penegak hukum, seluruh personel Polres Bantaeng senantiasa menjalankan tugas pokok dan fungsinya sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Setiap tindakan yang diambil merupakan bagian dari instruksi kerja yang sistematis dan terstandar untuk melayani masyarakat.


"Tentunya kami melaksanakan tugas pokok kami sebagai Polisi sesuai dengan SOP sebagai bagian dari serangkaian instruksi kerja sistematis dan terstandar," tambahnya.


Meski demikian, Gunawang Amin membuka ruang seluas-luasnya bagi elemen masyarakat manapun untuk berkomunikasi langsung jika memiliki pertanyaan atau keberatan terkait kinerja personel Polres Bantaeng. Ia mengajak agar dialog dilakukan secara langsung dan transparan, bukan melalui serangan anonim di media sosial.


"Intinya, kami membuka ruang untuk mempertanyakan langsung ke kami," tegas Kasat Reskrim Polres Bantaeng tersebut.


Polres Bantaeng Meriahkan Hari Bhayangkara ke - 80 Tahun, Menggelar Jalan Santai dan Senam


BN Online Bantaeng- Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Bantaeng Polda Sulsel menggelar acara jalan santai dan senam bersama yang diikuti oleh anggota Polres Bantaeng, Bhayangkari serta masyarakat

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Polres Bantaeng ini berlangsung meriah dan penuh semangat. Selasa pagi (16/6/26)


Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S.I.K., M.H., melalui Plt. Kasi Humas AKP Gunawang Amin, S.H., M.Si., disela-sela kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan dan solidaritas antara keluarga besar Polres Bantaeng dan masyarakat luas serta meningkatkan kesehatan dan kebugaran.


“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mempererat tali silaturahmi dan kekompakan di antara kita, serta menjaga kesehatan fisik yang sangat penting dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ujar AKP Gunawang.


Jalan santai yang menempuh jarak kurang lebih sekitar 5 kilometer ini diikuti oleh seluruh anggota Polres Bantaeng, Bhayangkari dan masyarakat dengan penuh antusias. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama yang dipimpin oleh instruktur profesional.


Plt. Kasi Humas AKP Gunawang Amin, S.H., M.Si., juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Kami sangat senang dan bangga bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selain meningkatkan kebugaran, acara ini juga menjadi ajang untuk lebih mengenal satu sama lain dan mempererat kekeluargaan di lingkungan Polres Bantaeng,” ujarnya.


Rangkaian acara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 ini diharapkan dapat memberikan semangat baru dan motivasi bagi seluruh anggota Polres Bantaeng dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Keluarga Besar UPT SMA Negeri 2 Bantaeng Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H: Hijrahkan Hati, Satukan Langkah, Raih Ridha Ilahi


BN Online Bantaeng, – Dalam rangka menyambut datangnya tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah, seluruh Keluarga Besar UPT SMA Negeri 2 Bantaeng mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam. Momen pergantian tahun ini dimaknai bukan sekadar perayaan kalender, melainkan sebagai momentum suci untuk memperbarui niat (tajdidun niyyah), meningkatkan keimanan, serta memperbaiki diri menuju pribadi yang lebih baik dan berakhlak mulia.

Tahun Baru Islam 1448 H menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika, mulai dari tenaga pendidik, kependidikan, hingga para peserta didik, untuk melakukan introspeksi diri (muhasabah). Ini adalah saat yang tepat untuk meninggalkan kebiasaan buruk masa lalu dan memulai lembaran baru dengan semangat hijrah yang positif.


Kepala UPT SMA Negeri 2 Bantaeng menyampaikan pesan inspiratif menyongsong tahun baru ini. Beliau berharap agar di tahun 1448 H ini, seluruh warga sekolah senantiasa diberi kesehatan, keberkahan, dan kemudahan dalam menuntut ilmu.


"Semoga tahun ini, kita senantiasa diberi kesehatan, keberkahan, dan kemudahan dalam menuntut ilmu, serta mampu mengamalkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Kepala UPT SMA Negeri 2 Bantaeng.


Pesan tersebut juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pencapaian akademik dan penguatan karakter spiritual. Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diamalkan, dan amal yang diterima adalah amal yang dilandasi dengan keikhlasan.


Menyemarakkan suasana tahun baru Islam ini, UPT SMA Negeri 2 Bantaeng mengusung tagline khusus: "Hijrahkan Hati, Satukan Langkah, Raih Ridha Ilahi."


Tagline ini mengajak seluruh elemen sekolah untuk:

Hijrahkan Hati: Membersihkan hati dari sifat-sifat tercela seperti iri, dengki, dan malas, menggantinya dengan ketulusan dan semangat belajar.


Satukan Langkah: Mempererat ukhuwah islamiyah dan kebersamaan antara guru, staf, dan siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dan harmonis.


Raih Ridha Ilahi: Menjadikan setiap aktivitas belajar dan mengajar sebagai bentuk ibadah untuk mendapatkan keridhaan Allah SWT.


Melalui semangat 1 Muharram 1448 H, UPT SMA Negeri 2 Bantaeng berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan emosional.


Selamat Tahun Baru Islam 1448 H. Mari kita bersama-sama hijrah menuju kebaikan.

Senin, 15 Juni 2026

Hadiri Penamatan SD Negeri 5 Lembang Cina, Bupati Bantaeng Harap Para Siswa Terus Lanjutkan Pendidikan


BN Online Bantaeng,- Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin menghadiri penamatan siswa siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri 5 Lembang Cina, Kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026. Suasana haru, bangga dan penuh kebersamaan mewarnai acara pelepasan siswa siswi yang dilangsungkan di Halaman SD Negeri 5 Lembang Cina, Jl. Merpati, Kelurahan Pallantikang, Bantaeng, Senin (15/6).


Pada kesempatan itu, Bupati Bantaeng memberi motivasi serta pesan penuh makna kepada para siswa agar dapat terus semangat mengejar cita-cita dan menjadi generasi penerus yang mampu membawa kebanggaan bagi keluarga, daerah dan bangsa.


"Apresiasi sebesar-besarnya kepada para siswa siswi yang telah bekerja keras menyelesaikan pendidikannya di jenjang ini, selamat atas kelulusannya. Juga kepada para tenaga pendidik atas dedikasinya yang tanpa henti dalam mencerdaskan bangsa", tuturnya.


Bupati juga menekankan pentingnya pendidikan karakter, dan berpesan agar para pelajar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bantaeng Lepas Peserta Pawai Hijraturrasul


BN Online Bantaeng, - Dalam rangka menyambut 1 Muharram 1448 H / Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bantaeng bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama dan Pengurus Masjid Agung Syekh Abdul Gani Kab. Bantaeng, melaksanakan rangkaian kegiatan Pawai Hijraturrasul, bersih-bersih lingkungan dan penanaman pohon bertempat. Peserta pawai dilepas oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin bersama Kepala Kantor Kemenag Bantaeng, H. Misbah, di Pantai Seruni Bantaeng, Senin (15/6).


Titik start Pawai Hijraturrasul yakni Pantai Seruni, Jl. Seruni, Jl. Mangga, Jl. Manggis, Jl. Elang dan finish di Halaman Masjid Agung Syekh Abdul Gani. Yang mana kemudian di sela-sela pawai para peserta melakukan bersih-bersih lingkungan di sepanjang perjalanan pawai dengan metode Lihat Sampah Ambil (LiSA).


Wabup menyampaikan bahwa tentunya ini merupakan kegiatan positif yang menggabungkan syiar Islam dengan kampanye peduli lingkungan. "Konsep ini diselenggarakan sebagai rangkaian dalam menyambut Tahun Baru Islam (1 Muharram) untuk mewujudkan lingkungan yang bersih sesuai dengan ajaran Islam yang mengutamakan kebersihan", pungkasnya.

News Of This Week